Determinants of Debt Maturity Structure: Evidence from Indonesian Companies

Theresia Elsa, S. Butar
{"title":"Determinants of Debt Maturity Structure: Evidence from Indonesian Companies","authors":"Theresia Elsa, S. Butar","doi":"10.24167/jab.v20i1.4312","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"AbstractThis study examines the effect of earnings management, firm size, asset maturity, and leverage on the debt maturity structure. The debt maturity structure refers to the proportion of long-term debt to total debt. The choice between long-term and short-term debt has its own consequences. Long-term debt bears higher debt costs but the payback period is long enough to make it easier for companies to pay debt installments. Samples were taken from public companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in 2016-2020 that met the sample criteria. The final observations that meet the sample criteria during the research period are 2,229 company years. Hypotheses were tested using multiple linear regression and the results showed that earnings management had a negative effect on the debt maturity structure. These results indicate that the company prefers short-term debt rather than long-term debt. In addition, firm size and asset maturity have a positive effect on the structure of debt maturity and leverage has no effect on the structure of debt maturity.AbstrakPenelitian ini menguji pengaruh manajemen laba, ukuran perusahaan, maturitas aset, dan leverage terhadap struktur maturitas utang. Struktur jatuh tempo utang mengacu pada proporsi utang jangka panjang terhadap total utang. Pilihan antara utang jangka panjang dan jangka pendek memiliki konsekuensi tersendiri. Utang jangka panjang menanggung biaya utang yang lebih tinggi namun payback periodnya cukup lama sehingga memudahkan perusahaan dalam membayar cicilan utang. Sampel diambil dari perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2016-2020 yang memenuhi kriteria sampel. Observasi akhir yang memenuhi kriteria sampel selama periode penelitian adalah 2.229 tahun perusahaan. Pengujian hipotesis menggunakan regresi linier berganda dan hasilnya menunjukkan bahwa manajemen laba berpengaruh negatif terhadap struktur jatuh tempo utang. Hasil ini menunjukkan bahwa perusahaan lebih menyukai utang jangka pendek daripada utang jangka panjang. Selain itu, ukuran perusahaan dan jatuh tempo aset berpengaruh positif terhadap struktur jatuh tempo utang dan leverage tidak berpengaruh terhadap struktur jatuh tempo utang.","PeriodicalId":32687,"journal":{"name":"Jurnal Akuntansi dan Bisnis","volume":"12 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-03-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Akuntansi dan Bisnis","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.24167/jab.v20i1.4312","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

AbstractThis study examines the effect of earnings management, firm size, asset maturity, and leverage on the debt maturity structure. The debt maturity structure refers to the proportion of long-term debt to total debt. The choice between long-term and short-term debt has its own consequences. Long-term debt bears higher debt costs but the payback period is long enough to make it easier for companies to pay debt installments. Samples were taken from public companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in 2016-2020 that met the sample criteria. The final observations that meet the sample criteria during the research period are 2,229 company years. Hypotheses were tested using multiple linear regression and the results showed that earnings management had a negative effect on the debt maturity structure. These results indicate that the company prefers short-term debt rather than long-term debt. In addition, firm size and asset maturity have a positive effect on the structure of debt maturity and leverage has no effect on the structure of debt maturity.AbstrakPenelitian ini menguji pengaruh manajemen laba, ukuran perusahaan, maturitas aset, dan leverage terhadap struktur maturitas utang. Struktur jatuh tempo utang mengacu pada proporsi utang jangka panjang terhadap total utang. Pilihan antara utang jangka panjang dan jangka pendek memiliki konsekuensi tersendiri. Utang jangka panjang menanggung biaya utang yang lebih tinggi namun payback periodnya cukup lama sehingga memudahkan perusahaan dalam membayar cicilan utang. Sampel diambil dari perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2016-2020 yang memenuhi kriteria sampel. Observasi akhir yang memenuhi kriteria sampel selama periode penelitian adalah 2.229 tahun perusahaan. Pengujian hipotesis menggunakan regresi linier berganda dan hasilnya menunjukkan bahwa manajemen laba berpengaruh negatif terhadap struktur jatuh tempo utang. Hasil ini menunjukkan bahwa perusahaan lebih menyukai utang jangka pendek daripada utang jangka panjang. Selain itu, ukuran perusahaan dan jatuh tempo aset berpengaruh positif terhadap struktur jatuh tempo utang dan leverage tidak berpengaruh terhadap struktur jatuh tempo utang.
债务期限结构的决定因素:来自印尼公司的证据
摘要本研究探讨盈余管理、企业规模、资产期限和杠杆对债务期限结构的影响。债务期限结构是指长期债务占总债务的比例。长期和短期债务之间的选择有其自身的后果。长期债务承担更高的债务成本,但回收期足够长,使公司更容易分期偿还债务。样本取自2016-2020年在印度尼西亚证券交易所(IDX)上市的符合样本标准的上市公司。在研究期间符合样本标准的最终观察结果为2229个公司年。采用多元线性回归对假设进行检验,结果表明盈余管理对债务期限结构具有负向影响。这些结果表明,该公司更喜欢短期债务而不是长期债务。此外,企业规模和资产期限对债务期限结构有正向影响,杠杆对债务期限结构没有影响。摘要:penelitian在menguji pengararu管理laba, ukuran perushaan,到期资产,杠杆结构到期资产。Struktur jatuh tempo utang mengacu pada proporsi utang jangka panjang terhadap total utang。Pilihan antara utang jangka panjang dan jangka pendek memiliki konsekuensi tersendiri。Utang janka panjang menanggung biaya Utang yang lebih tinggi namun回收期cucuup lama seingga memudahkan perusahaan dalam membayar cicilan Utang。Sampel diambil dari perusahaan public yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2016-2020 yang memuhi标准样品。[3]观测资料:杨氏显微显微判据,中国地质大学学报(自然科学版),2.229 .]企鹅的生殖能力menggunakan regresi linier berganda dan hasilnya menunjukkan bahwa manajemen laba berpengaruh negative hahadap strkur jatuh tempo utang。哈哈哈哈哈哈哈哈哈哈哈哈哈哈哈哈哈哈哈哈哈哈哈哈哈哈哈哈哈哈哈哈哈哈哈哈哈哈哈哈Selain itu, ukuran perusahaan dan jatuh tempo aset berpengaruh positive, hadap structure, jatuh tempo utang,杠杆,berpengaruh, hadap structure, jatuh tempo utang。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
10
审稿时长
9 weeks
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书