{"title":"Mandat Ilahi tentang Memberitakan Kerajaan Allah","authors":"Lucky Antonio","doi":"10.59947/redominate.v4i2.41","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":" The divine mandate given to man by God from the very beginning of creation was to rule the world (Gen. 1:27). The foundation of God’s Kingdom has already existed since its creation. After man fell into sin, there was enmity between the serpent, the women, and their respective offspring (Gen. 3:6-7). God’s promise that the serpent will be crushed pointed to the coming of the Messiah and the assurance of victory (Gen. 3:15). The divine mandate to proclaim the kingdom of God can not be hindered by anyone and needs to be known by every believer. Therefore, every believer is called to fulfill God’s plan to proclaim the kingdom of God. To find out the divine mandate for preaching God’s Kingdom, the qualitative method of literature study is used. AbstrakMandat ilahi diberikan Allah kepada manusia sejak awal penciptaan adalah menguasai dunia (Kej. 1:27). Dasar tentang kerajaan Allah juga sudah ada sejak penciptaan. Setelah manusia jatuh dalam dosa, terjadilah permusuhan antara si ular dengan perempuan, dan keturunan masing-masing (Kej. 3:6-7). Janji Allah bahwa ular itu akan diremukkan menunjuk kepada kedatangan Mesias dan jaminan kemenangan, (Kej.3:15). Mandat ilahi tentang memberitakan kerajaan Allah tidak bisa dihalangi oleh siapapun dan perlu diketahui oleh setiap orang percaya. Oleh sebab itu orang percaya terpanggil untuk menggenapi rencana Allah yaitu memberitakan kerajaan Allah. Untuk mengetahui mandat ilahi tentang memberitakan kerajaan Allah, maka dalam penulisan menggunakan metode kualitatif yaitu studi literatur atau studi pustaka. ","PeriodicalId":32879,"journal":{"name":"Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani","volume":"33 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-12-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.59947/redominate.v4i2.41","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
The divine mandate given to man by God from the very beginning of creation was to rule the world (Gen. 1:27). The foundation of God’s Kingdom has already existed since its creation. After man fell into sin, there was enmity between the serpent, the women, and their respective offspring (Gen. 3:6-7). God’s promise that the serpent will be crushed pointed to the coming of the Messiah and the assurance of victory (Gen. 3:15). The divine mandate to proclaim the kingdom of God can not be hindered by anyone and needs to be known by every believer. Therefore, every believer is called to fulfill God’s plan to proclaim the kingdom of God. To find out the divine mandate for preaching God’s Kingdom, the qualitative method of literature study is used. AbstrakMandat ilahi diberikan Allah kepada manusia sejak awal penciptaan adalah menguasai dunia (Kej. 1:27). Dasar tentang kerajaan Allah juga sudah ada sejak penciptaan. Setelah manusia jatuh dalam dosa, terjadilah permusuhan antara si ular dengan perempuan, dan keturunan masing-masing (Kej. 3:6-7). Janji Allah bahwa ular itu akan diremukkan menunjuk kepada kedatangan Mesias dan jaminan kemenangan, (Kej.3:15). Mandat ilahi tentang memberitakan kerajaan Allah tidak bisa dihalangi oleh siapapun dan perlu diketahui oleh setiap orang percaya. Oleh sebab itu orang percaya terpanggil untuk menggenapi rencana Allah yaitu memberitakan kerajaan Allah. Untuk mengetahui mandat ilahi tentang memberitakan kerajaan Allah, maka dalam penulisan menggunakan metode kualitatif yaitu studi literatur atau studi pustaka.
上帝从创造之初就给人的神圣使命是统治世界(创世记1:27)。上帝国度的根基自创造以来就已经存在了。在人犯罪之后,蛇、女人和她们各自的后代之间产生了敌意(创3:6-7)。神应许蛇将被压碎,指向弥赛亚的到来和胜利的保证(创3:15)。宣讲神国的神圣使命不能被任何人阻碍,需要每一个信徒都知道。因此,每一个信徒都被呼召去完成神的计划,传扬神的国度。为了找出宣讲上帝国度的神圣使命,我们使用了文献研究的定性方法。[摘要]mandat ilahi diberikkan Allah kepada manusia sejak awal penciptaan adalah menguasai dunia (Kej. 1:27)。真主之神,上帝之神,上帝之神。Setelah manusia jatuh dalam dosa, terjadilah permusuhan antara si ular dengan perempuan, dan keturunan masing-masing(迦3:6-7)。Janji Allah bahwa ulitu akan diremukkan menunjuk kepada kedatangan Mesias dan jaminan kemenangan(启3:15)。Mandat ilahi tentang成员akan kerajaan Allah tidak bisa dihalangi oleh siapapun dan perlu diketahui oleh setiap orang peraya。Oleh sebab itu orang peraya terpanggil untuk menggenapi rencana Allah yitu memberitakan kerajaan Allah。Untuk mengetahui命令ilahi tententenmemberitakan kerajaan Allah, maka dalam penulisan menggunakan方法,质量,yitu研究文学,研究pustaka。