{"title":"Media Sosial Sebagai Strategi Pencegahan Tawuran Pelajar","authors":"Monica Margaret, Awaluddin Marifatullah","doi":"10.37817/ikraith-humaniora.v7i1.2270","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Penelitian ini membahas tentang tawuran pelajar yang merupakan tradisi buruk yang turunmenurun hingga saat ini belum terselesaikan. Peran alumni sangat berpengaruh terhadap generasibaru di dalam sekolah tersebut. Pada era perkembangan teknologi, teknologi berkembang sangatpesat sehingga membawa penggunanya lebih mudah dalam mengekspresikan diri, baikmengekspresikan ke arah yang positif maupun negatif. Tawuran pelajar yang mengikutiperkembangan teknologi, kini menyebar luas di kalangan media sosial yang menyebabkantimbulnya konten kekerasan. Peran alumni dan masyarakat di luar unit kepolisian yang bekerjasama dalam melakukan pencegahan tawuran tersebut dengan memanfaatkan sosial media sebagaiwadah dalam melakukan tindakan pencegahan dan kampanye stop tawuran. Penelitian inidilakukan dengan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif dengan menggunakan data primeryang diperoleh dari wawancara dengan seputar kampanye stop tawuran pelajar denganmenggunakan Social Bond Theory beserta teori pencegahan kejahatan sosial (Social CrimePrevention Theory) sehingga menekan niat bagi konsumen tersebut untuk tidak melakukantawuran dengan pencegahan yang dilakukan dari elemen masyarakat","PeriodicalId":30812,"journal":{"name":"Wacana Jurnal Sosial dan Humaniora","volume":"37 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-11-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Wacana Jurnal Sosial dan Humaniora","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.37817/ikraith-humaniora.v7i1.2270","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Penelitian ini membahas tentang tawuran pelajar yang merupakan tradisi buruk yang turunmenurun hingga saat ini belum terselesaikan. Peran alumni sangat berpengaruh terhadap generasibaru di dalam sekolah tersebut. Pada era perkembangan teknologi, teknologi berkembang sangatpesat sehingga membawa penggunanya lebih mudah dalam mengekspresikan diri, baikmengekspresikan ke arah yang positif maupun negatif. Tawuran pelajar yang mengikutiperkembangan teknologi, kini menyebar luas di kalangan media sosial yang menyebabkantimbulnya konten kekerasan. Peran alumni dan masyarakat di luar unit kepolisian yang bekerjasama dalam melakukan pencegahan tawuran tersebut dengan memanfaatkan sosial media sebagaiwadah dalam melakukan tindakan pencegahan dan kampanye stop tawuran. Penelitian inidilakukan dengan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif dengan menggunakan data primeryang diperoleh dari wawancara dengan seputar kampanye stop tawuran pelajar denganmenggunakan Social Bond Theory beserta teori pencegahan kejahatan sosial (Social CrimePrevention Theory) sehingga menekan niat bagi konsumen tersebut untuk tidak melakukantawuran dengan pencegahan yang dilakukan dari elemen masyarakat