Pengaruh Media Komunikasi terhadap Kesesuaian dan Penggunaan Suplemen di Masyarakat Kota Surabaya Saat Pandemi COVID-19

Firda Arifatu Rizkia, Mareta Putri Anugrahswari, Nurhalima Nurhalima, Paskalis Yosna Priyambudi, Rahma Khoirunnisa Wirabuana, Elok Dzul Afifah, Naomi Tri Handayani, Abid Ananta Yuwawira, L. Nuraini, Aisyah Nabila Ramadhanty, G. Achmad
{"title":"Pengaruh Media Komunikasi terhadap Kesesuaian dan Penggunaan Suplemen di Masyarakat Kota Surabaya Saat Pandemi COVID-19","authors":"Firda Arifatu Rizkia, Mareta Putri Anugrahswari, Nurhalima Nurhalima, Paskalis Yosna Priyambudi, Rahma Khoirunnisa Wirabuana, Elok Dzul Afifah, Naomi Tri Handayani, Abid Ananta Yuwawira, L. Nuraini, Aisyah Nabila Ramadhanty, G. Achmad","doi":"10.20473/jfk.v9i1.24139","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Pola perilaku masyarakat dalam mencari pengobatan dipengaruhi oleh faktor pengetahuan, keyakinan dan sarana kesehatan. Paparan iklan pada media komunikasi akan mempengaruhi perilaku dalam konsumsi suplemen. Adanya informasi yang tidak tepat dan tidak lengkap pada iklan obat dapat menyebabkan kesalahan penggunaan obat hingga berpengaruh pada kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media komunikasi terhadap kesesuaian penggunaan suplemen dan peningkatan penggunaan suplemen saat pandemi COVID-19. Penelitian ini termasuk penelitian survei dengan metode analitik dan pendekatan kuantitatif yang dilakukan di Kota Surabaya dengan instrumen kuesioner yang disebarkan secara online dengan platform google form. Penelitian menggunakan teknik non-random sampling. Dalam pengujian terhadap hubungan antar variabel atau hipotesis peneliti menggunakan uji Kendall’s Tau. Hasil penelitian dari 322 responden menunjukkan tidak ada pengaruh media komunikasi terhadap penggunaan suplemen dengan p = 0,122 (α >0,05). Mayoritas responden (252 responden; 78,3%) memiliki kesesuaian penggunaan suplemen saat pandemi COVID-19 dalam hal frekuensi, jumlah, dan indikasi yang baik. Pada uji beda mengenai penggunaan suplemen didapatkan p = 0,000 (α <0,05) yang menunjukkan adanya perbedaan penggunaan suplemen sebelum dan saat pandemi COVID-19. Terdapat peningkatan konsumsi suplemen saat pandemi COVID-19. Kesimpulan pada penelitian ini adalah media komunikasi tidak berpengaruh terhadap kesesuaian dan penggunaan suplemen saat pandemi COVID-19 serta terdapat peningkatan penggunaan suplemen sebelum dan saat pandemi.","PeriodicalId":31942,"journal":{"name":"Jurnal Farmasi Sains dan Komunitas","volume":"44 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-04-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Farmasi Sains dan Komunitas","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.20473/jfk.v9i1.24139","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Pola perilaku masyarakat dalam mencari pengobatan dipengaruhi oleh faktor pengetahuan, keyakinan dan sarana kesehatan. Paparan iklan pada media komunikasi akan mempengaruhi perilaku dalam konsumsi suplemen. Adanya informasi yang tidak tepat dan tidak lengkap pada iklan obat dapat menyebabkan kesalahan penggunaan obat hingga berpengaruh pada kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media komunikasi terhadap kesesuaian penggunaan suplemen dan peningkatan penggunaan suplemen saat pandemi COVID-19. Penelitian ini termasuk penelitian survei dengan metode analitik dan pendekatan kuantitatif yang dilakukan di Kota Surabaya dengan instrumen kuesioner yang disebarkan secara online dengan platform google form. Penelitian menggunakan teknik non-random sampling. Dalam pengujian terhadap hubungan antar variabel atau hipotesis peneliti menggunakan uji Kendall’s Tau. Hasil penelitian dari 322 responden menunjukkan tidak ada pengaruh media komunikasi terhadap penggunaan suplemen dengan p = 0,122 (α >0,05). Mayoritas responden (252 responden; 78,3%) memiliki kesesuaian penggunaan suplemen saat pandemi COVID-19 dalam hal frekuensi, jumlah, dan indikasi yang baik. Pada uji beda mengenai penggunaan suplemen didapatkan p = 0,000 (α <0,05) yang menunjukkan adanya perbedaan penggunaan suplemen sebelum dan saat pandemi COVID-19. Terdapat peningkatan konsumsi suplemen saat pandemi COVID-19. Kesimpulan pada penelitian ini adalah media komunikasi tidak berpengaruh terhadap kesesuaian dan penggunaan suplemen saat pandemi COVID-19 serta terdapat peningkatan penggunaan suplemen sebelum dan saat pandemi.
在COVID-19大流行期间,传播媒体对泗水社区的适当使用和补充剂的影响
人们寻求治疗的行为模式受到知识、信仰和卫生设施因素的影响。接触通讯媒体上的广告将影响补充消费中的行为。药物广告中不准确和不完整的信息可能会导致药物滥用,从而影响健康。本研究旨在确定通讯媒体对增刊使用能力的影响,以及COVID-19大流行期间增刊使用的影响。该研究包括在泗水市进行的分析方法和定量方法调查,该研究采用谷歌格式平台在网上部署的问卷工具。采用非随机抽样技术进行研究。在测试变量之间或假设研究人员使用肯德尔已知的测试。322的受访者表示没有影响媒体的研究结果对使用补充剂与p = 0.122(α> 0。05)。多数受访者(252人;78.3%)就COVID-19大流行的频率、数量和良好的指标而言,补充剂的使用是恰当的。不同试验最终获得关于使用补品的p =万(α< 0。05)显示之前使用补品和当COVID-19流行病的区别。COVID-19大流行期间,增刊的消费有所增加。本研究得出的结论是,传播媒介对COVID-19大流行期间的一致性和增刊使用没有影响,在大流行之前和大流行期间的增刊使用也有所增加。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
8
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书