{"title":"MODEL KOMUNIKASI RELAWAN TEMANCO DALAM MEMBERIKAN PENDAMPINGAN DAN DUKUNGAN PADA PASIEN COVID DI BOGOR","authors":"Dyah Kusumawati","doi":"10.24853/pk.6.1.37-50","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Orang yang dinyatakan positif covid 19 sangat rentan untuk menularkan virus SAR-COV 2 yang ada di dalam dirinya kepada orang lain, baik di lingkungan terdekat yaitu keluarga, tetangga, hingga rekan kerja. Untuk itu, orang dengan covid harus menjalani isolasi dari keluarga hingga lingkungannya. Masalah yang muncul dalam kesendirian menghadapi penyakit dan dijauhkan dari keluarga adalah masalah psikologis dan kebutuhan ekonomi. Salamaid merupakan lembaga kemanusiaan yang ada di Kota Bogor, melakukan bantuan dan pendampingan terhadap pasien covid 19 melalui program Temanco. Tujuan penelitian adalah untuk melihat model komunikasi TemanCo untuk memberikan dukungan dan pendampingan pada pasien Covid 19 Di Kota Bogor. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori dalam komunikasi Kesehatan, yaitu teori pengurangan ketidakpastian (uncertainty Theory). Penelitian ini adalah penelitian dengan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data peneliti melalui data primer yaitu wawancara mendalam dan observasi.Wawancara mendalam diperolehd ari tiga orang informan. Sementara observasi yang dilakukan tidak bisa secara langsung tetapi melalui akun media sosial milik Temanco. Observasi dilakukan untuk mengamati aktivitas relawan Temanco di akun Instagram Temanco dan SalamAid. Observasi sudah dilakukkan sejak Desember 2020 hingga Agustus 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model komunikasi terbuka dan pertemanan dilakukan sejak awal pasien mengajukan bantuan pendampingan ke TemanCo. Bantuan yang diberikan ada tiga jenis pendampingan psikis, edukasi dan ekonomi. Relawan TemanCo adalah mantan penderita sehingga ketika melakukkan pendampingan memposisikan sebagai teman. Model komunikasi terbuka dan pertemanan ini, membantu mengurangi ketidakpastian yang dialami pasien covid selama menjalani isolasi.","PeriodicalId":33874,"journal":{"name":"Expose","volume":"220 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-06-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Expose","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.24853/pk.6.1.37-50","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Orang yang dinyatakan positif covid 19 sangat rentan untuk menularkan virus SAR-COV 2 yang ada di dalam dirinya kepada orang lain, baik di lingkungan terdekat yaitu keluarga, tetangga, hingga rekan kerja. Untuk itu, orang dengan covid harus menjalani isolasi dari keluarga hingga lingkungannya. Masalah yang muncul dalam kesendirian menghadapi penyakit dan dijauhkan dari keluarga adalah masalah psikologis dan kebutuhan ekonomi. Salamaid merupakan lembaga kemanusiaan yang ada di Kota Bogor, melakukan bantuan dan pendampingan terhadap pasien covid 19 melalui program Temanco. Tujuan penelitian adalah untuk melihat model komunikasi TemanCo untuk memberikan dukungan dan pendampingan pada pasien Covid 19 Di Kota Bogor. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori dalam komunikasi Kesehatan, yaitu teori pengurangan ketidakpastian (uncertainty Theory). Penelitian ini adalah penelitian dengan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data peneliti melalui data primer yaitu wawancara mendalam dan observasi.Wawancara mendalam diperolehd ari tiga orang informan. Sementara observasi yang dilakukan tidak bisa secara langsung tetapi melalui akun media sosial milik Temanco. Observasi dilakukan untuk mengamati aktivitas relawan Temanco di akun Instagram Temanco dan SalamAid. Observasi sudah dilakukkan sejak Desember 2020 hingga Agustus 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model komunikasi terbuka dan pertemanan dilakukan sejak awal pasien mengajukan bantuan pendampingan ke TemanCo. Bantuan yang diberikan ada tiga jenis pendampingan psikis, edukasi dan ekonomi. Relawan TemanCo adalah mantan penderita sehingga ketika melakukkan pendampingan memposisikan sebagai teman. Model komunikasi terbuka dan pertemanan ini, membantu mengurangi ketidakpastian yang dialami pasien covid selama menjalani isolasi.