Faktor yang Berpengaruh terhadap Kesehatan Mental Karyawan Non Kesehatan ketika Kembali Bekerja saat Pandemi COVID-19

Alfiyah Hasanah, Alvita Raniah Aisyah Putri, Aranza Khoirina Audrey Abbas, Cici Aisyah Putri Rogahang, Cladita Pamungkas Putri, Clarissa Budiman, Desi Ratu Puspita, Erviana, Bambang Subakti Zulkarnain
{"title":"Faktor yang Berpengaruh terhadap Kesehatan Mental Karyawan Non Kesehatan ketika Kembali Bekerja saat Pandemi COVID-19","authors":"Alfiyah Hasanah, Alvita Raniah Aisyah Putri, Aranza Khoirina Audrey Abbas, Cici Aisyah Putri Rogahang, Cladita Pamungkas Putri, Clarissa Budiman, Desi Ratu Puspita, Erviana, Bambang Subakti Zulkarnain","doi":"10.20473/jfk.v10i1.32895","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Pandemi COVID-19 telah menyebabkan sebagian orang merasa khawatir atau takut berlebihan hingga menimbulkan kecemasan dan ketakutan. Kecemasan merupakan hal wajar yang dialami setiap manusia, dimana seseorang merasa ketakutan yang tidak jelas,seperti saat pandemi COVID-19 sebagai wabah yang membawa dampak termasuk korban. Terlebih banyaknya informasi yang belum akurat menambah dampak psikis termasuk stres dan kecemasan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan karakteristik demografi dengan tingkat stres dan kecemasan pada karyawan non kesehatan yang kembali bekerja di kantor setelah work from home. Studi observasional dilakukan dengan menggunakan kuesioner survei PSS (Perceived Stress Scale) dan GAD-7 (General Anxiety Disorder-7). Sampel diambil menggunakan metode accidental sampling dengan kriteria inklusi karyawan non kesehatan yang bekerja di kantor dan sudah kembali bekerja secara luring dengan intensitas kerja minimal 3 hari dalam seminggu. Terdapat 145 responden yang berpartisipasi pada penelitian ini. Uji korelasi pearson dilakukan untuk menganalisis hubungan antara karakteristik demografi terhadap stress dan kecemasan. Data demografi mencakup usia, jenis kelamin, pendidikan terakhir, status pernikahan, pekerjaan, jumlah jam kerja, pendapatan, riwayat COVID-19, vaksinasi, dan persepsi terhadap COVID-19. Terdapat hasil yang bermakna antara tingkat stres dengan usia dan pendidikan (p<0,05).. Kesehatan mental berupa stres dan kecemasan pada penelitian ini dipengaruhi oleh usia, dan tingkat pendidikan. Promosi kesehatan yang berfokus pada kesehatan mental perlu untuk dilakukan.","PeriodicalId":31942,"journal":{"name":"Jurnal Farmasi Sains dan Komunitas","volume":"7 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-05-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Farmasi Sains dan Komunitas","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.20473/jfk.v10i1.32895","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Pandemi COVID-19 telah menyebabkan sebagian orang merasa khawatir atau takut berlebihan hingga menimbulkan kecemasan dan ketakutan. Kecemasan merupakan hal wajar yang dialami setiap manusia, dimana seseorang merasa ketakutan yang tidak jelas,seperti saat pandemi COVID-19 sebagai wabah yang membawa dampak termasuk korban. Terlebih banyaknya informasi yang belum akurat menambah dampak psikis termasuk stres dan kecemasan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan karakteristik demografi dengan tingkat stres dan kecemasan pada karyawan non kesehatan yang kembali bekerja di kantor setelah work from home. Studi observasional dilakukan dengan menggunakan kuesioner survei PSS (Perceived Stress Scale) dan GAD-7 (General Anxiety Disorder-7). Sampel diambil menggunakan metode accidental sampling dengan kriteria inklusi karyawan non kesehatan yang bekerja di kantor dan sudah kembali bekerja secara luring dengan intensitas kerja minimal 3 hari dalam seminggu. Terdapat 145 responden yang berpartisipasi pada penelitian ini. Uji korelasi pearson dilakukan untuk menganalisis hubungan antara karakteristik demografi terhadap stress dan kecemasan. Data demografi mencakup usia, jenis kelamin, pendidikan terakhir, status pernikahan, pekerjaan, jumlah jam kerja, pendapatan, riwayat COVID-19, vaksinasi, dan persepsi terhadap COVID-19. Terdapat hasil yang bermakna antara tingkat stres dengan usia dan pendidikan (p<0,05).. Kesehatan mental berupa stres dan kecemasan pada penelitian ini dipengaruhi oleh usia, dan tingkat pendidikan. Promosi kesehatan yang berfokus pada kesehatan mental perlu untuk dilakukan.
这一因素影响了非健康雇员在COVID-19大流行期间重返工作岗位时的心理健康
COVID-19大流行导致一些人过度担心或害怕,导致焦虑和恐惧。焦虑是每个人的常态,在这种情况下,人们会感到模糊的恐惧,比如COVID-19大流行。更多不准确的信息增加了心理影响,包括压力和焦虑。这项研究的目的是确定非卫生雇员下班后重返办公室的压力和焦虑与人口统计学特征之间的关系。观察研究采用PSS压力调查问卷和GAD-7(一般焦距7)进行。该样本采用了一种与非卫生雇员在该处工作的标准相符的意外采样方法,该员工每周至少有3天的工作强度。145名受访者参与了这项研究。皮尔逊相关测试是为了分析人口特征与压力和焦虑之间的关系。人口数据包括年龄、性别、最新教育、婚姻状况、就业、工作时间、收入、COVID-19历史、接种疫苗和对COVID-19的感知。在年龄与教育的压力水平之间有意义的结果(p< 0.05)。这项研究的压力和焦虑心理健康受到年龄和教育水平的影响。健康促进关注心理健康需要的做法。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
8
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书