Peran Gembala Sidang Dalam Pelayanan Pastoral Terhadap Era Society 5.0

Yulius Subari Putra
{"title":"Peran Gembala Sidang Dalam Pelayanan Pastoral Terhadap Era Society 5.0","authors":"Yulius Subari Putra","doi":"10.33991/miktab.v2i2.386","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Perubahan yang terjadi di era baru ini dikenal dengan Society 5.0. Melalui pemanfaatan berbagai perubahan teknologi informasi dan komunikasi yang diikuti adanya kemajuan era seperti Internet, Kecerdasan buatan, dan Bank Data. Dimana suatu keadaan yang tidak dapat dihindari. Setiap orang perlu dipersiapkan dalam menghadapi perubahan Era Society 5.0. Demikian juga Gereja, perlu dipersiapkan untuk menghadapi perubahan Era Society 5.0 dan tentunya menjadi tugas gembala sidang dalam mempersiapkan gereja untuk menghadapi perubahan Era Society 5.0. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pelayanan pastoral semakin kontekstual dalam dunia digital saat ini yang turut mempengaruhi perubahan tatanan dan gaya hidup sehingga menuntut pendekatan pelayanan pastoral yang adaptif tanpa perlu kehilangan esensi pelayanan pastoral itu sendiri. Penulis melakukan analisis dengan menggunakan metode pendekatan analisis deskriptif berdasarkan literature sehingga menarik kesimpulan bahwa gembala sidang dalam pelayanan pastoral harus memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, inovatif, dan mampu memanfaatkan berbagai teknologi. Adapun keterbaharuan penelitian dibandingkan dengan penelitian sejenis sebelumnya terletak pada bagaimana Era Society 5.0 membawa paradigma baru pentingnya segi humanistis menjadi prioritas dan dasar dari sisi pentingnya terus menjaga esensi pelayanan pastoral tersebut juga berpangkal dari penelitian sebelumnya, seperti yang dikemukakan oleh Sonny Eli Zaluchu dalam pastoral ministry 5.0. Dimana gereja harus siap dalam menghadapi perubahan era Society 5.0. Seorang gembala perlu memberikan pengajaran yang menekankan pada penguatan keyakinan iman jemaat, sehingga keyakinan tersebut dapat di demonstrasikan dalam kehidupan sehari – hari dan dapat memberikan pengajaran yang mengarah pada komunikasi injil di tengah perubahan. ","PeriodicalId":33647,"journal":{"name":"Veritas Jurnal Teologi dan Pelayanan","volume":"68 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-12-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Veritas Jurnal Teologi dan Pelayanan","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.33991/miktab.v2i2.386","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Perubahan yang terjadi di era baru ini dikenal dengan Society 5.0. Melalui pemanfaatan berbagai perubahan teknologi informasi dan komunikasi yang diikuti adanya kemajuan era seperti Internet, Kecerdasan buatan, dan Bank Data. Dimana suatu keadaan yang tidak dapat dihindari. Setiap orang perlu dipersiapkan dalam menghadapi perubahan Era Society 5.0. Demikian juga Gereja, perlu dipersiapkan untuk menghadapi perubahan Era Society 5.0 dan tentunya menjadi tugas gembala sidang dalam mempersiapkan gereja untuk menghadapi perubahan Era Society 5.0. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pelayanan pastoral semakin kontekstual dalam dunia digital saat ini yang turut mempengaruhi perubahan tatanan dan gaya hidup sehingga menuntut pendekatan pelayanan pastoral yang adaptif tanpa perlu kehilangan esensi pelayanan pastoral itu sendiri. Penulis melakukan analisis dengan menggunakan metode pendekatan analisis deskriptif berdasarkan literature sehingga menarik kesimpulan bahwa gembala sidang dalam pelayanan pastoral harus memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, inovatif, dan mampu memanfaatkan berbagai teknologi. Adapun keterbaharuan penelitian dibandingkan dengan penelitian sejenis sebelumnya terletak pada bagaimana Era Society 5.0 membawa paradigma baru pentingnya segi humanistis menjadi prioritas dan dasar dari sisi pentingnya terus menjaga esensi pelayanan pastoral tersebut juga berpangkal dari penelitian sebelumnya, seperti yang dikemukakan oleh Sonny Eli Zaluchu dalam pastoral ministry 5.0. Dimana gereja harus siap dalam menghadapi perubahan era Society 5.0. Seorang gembala perlu memberikan pengajaran yang menekankan pada penguatan keyakinan iman jemaat, sehingga keyakinan tersebut dapat di demonstrasikan dalam kehidupan sehari – hari dan dapat memberikan pengajaran yang mengarah pada komunikasi injil di tengah perubahan. 
会众牧羊人在牧灵部对5.0时代的作用
这个新时代发生的变化被称为“社会5.0”。利用信息和通信技术的变化,以及互联网、人工智能和数据银行等时代的发展。一个不可避免的情况。每个人都需要为社会5.0的变化做好准备。同样地,教会也需要为5.0时代的变化做好准备,当然也需要为教会准备5.0时代的变化做好准备。本研究旨在描述,在当今数字世界,牧师服务是如何影响秩序和生活方式变化的,从而要求一种适应牧师服务的方法,而不需要失去牧师服务本身的本质。作者使用一种以文学为基础的描述性分析方法进行分析,得出结论,教会牧师必须有批判性、创造性、创新和利用各种技术的能力。与之前的研究相比,研究的进步在于《社会5.0》将如何将人文主义的重要性提升到一个新的范例,并将保持人文主义服务本质的重要性放在第一位,这也导致了前一项研究,正如Sonny Eli Zaluchu在《报》5.0中提出的那样。教会必须为社会5.0的变化做好准备。牧人需要在教导中强调会众信心的坚固,这样信心就可以在日常生活中表现出来,并能在改变的过程中教导福音的沟通。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
7
审稿时长
16 weeks
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书