{"title":"Polusi Udara dalam Ruangan dan Kondisi Kesehatan: Analisis Rumah Tangga Indonesia","authors":"Indanazulfa Qurrota A’yun, Rodhiah Umaroh","doi":"10.21002/jepi.2022.02","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Kualitas udara dalam ruangan merupakan faktor penting bagi kesehatan manusia karena polusi udara dalam ruangan memiliki dampak yang lebih berbahaya dibandingkan polusi udara di luar ruangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan bahan bakar memasak sebagai penentu kualitas polusi dalam ruangan terhadap kondisi kesehatan angota rumah tangga. Penelitian ini menggunakan data Indonesian Family Life Survey (IFLS) 5 dengan mengaplikasikan metode variabel instrumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan bahan bakar memasak berdampak pada penyakit batuk, demam, dan diare, terutama pada individu berusia 21 tahun ke atas.","PeriodicalId":32634,"journal":{"name":"JEPI Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia","volume":"50 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-01-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"JEPI Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.21002/jepi.2022.02","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Kualitas udara dalam ruangan merupakan faktor penting bagi kesehatan manusia karena polusi udara dalam ruangan memiliki dampak yang lebih berbahaya dibandingkan polusi udara di luar ruangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan bahan bakar memasak sebagai penentu kualitas polusi dalam ruangan terhadap kondisi kesehatan angota rumah tangga. Penelitian ini menggunakan data Indonesian Family Life Survey (IFLS) 5 dengan mengaplikasikan metode variabel instrumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan bahan bakar memasak berdampak pada penyakit batuk, demam, dan diare, terutama pada individu berusia 21 tahun ke atas.