{"title":"Praktik Destructive Fishing Nelayan Dan Pendekatan Ekologi Budaya Dalam Pembangunan Berkelanjutan","authors":"E. S. Kaseng","doi":"10.26858/sosialisasi.v1i1.43703","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Tujuan kajian penelitian untuk menggambarkan praktik destructive fishing nelayan dan pendekatan ekologi budaya dalam pembangunan berkelanjutan yang berfokus pada sektor kelautan dan perikanan. Kajian penelitian menggunakan jenis dan pendekatan deskriptif kualitatif, yang berlokasi di Kepulauan Togean Kabupaten Tojo Una Una. Informan dipilih secara sengaja dan berkriteria. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi kemudian data lapangan tersebut di analisis melalui analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menemukan bahwa praktik destructive fishing nelayan Tojo Una Una telah mengancam pelestarian potensi sumberdaya perairan dan pengembangan sektor pariwisata bahari yang selama ini terus dibenahi oleh pelaku usaha parawisata dan Pemerintah di Taman Nasional Kepulauan Togean. Mudahnya bahan baku didapatkan pada praktik destructive fishing menyebabkan masih terjadinya penggunaan bom ikan dan racun ikan dalam penangkapan ikan nelayan. Mendudukkan pendekatan ekologi budaya sebagai sub analisis alternatif pendekatan pada pembangunan sektor kelautan dan perikanan merupakan hal yang penting terutama dalam penerapan teknologi ke sistem sosial budaya masyarakat dimana dalam proses adaptasi ekologisnya memiliki hubungan timbalbalik dengan penggunanya untuk merekonstruksi struktur sosial komunitas nelayan/masyarakat pesisir.","PeriodicalId":31631,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan JPFK","volume":"234 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-03-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan JPFK","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.26858/sosialisasi.v1i1.43703","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Tujuan kajian penelitian untuk menggambarkan praktik destructive fishing nelayan dan pendekatan ekologi budaya dalam pembangunan berkelanjutan yang berfokus pada sektor kelautan dan perikanan. Kajian penelitian menggunakan jenis dan pendekatan deskriptif kualitatif, yang berlokasi di Kepulauan Togean Kabupaten Tojo Una Una. Informan dipilih secara sengaja dan berkriteria. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi kemudian data lapangan tersebut di analisis melalui analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menemukan bahwa praktik destructive fishing nelayan Tojo Una Una telah mengancam pelestarian potensi sumberdaya perairan dan pengembangan sektor pariwisata bahari yang selama ini terus dibenahi oleh pelaku usaha parawisata dan Pemerintah di Taman Nasional Kepulauan Togean. Mudahnya bahan baku didapatkan pada praktik destructive fishing menyebabkan masih terjadinya penggunaan bom ikan dan racun ikan dalam penangkapan ikan nelayan. Mendudukkan pendekatan ekologi budaya sebagai sub analisis alternatif pendekatan pada pembangunan sektor kelautan dan perikanan merupakan hal yang penting terutama dalam penerapan teknologi ke sistem sosial budaya masyarakat dimana dalam proses adaptasi ekologisnya memiliki hubungan timbalbalik dengan penggunanya untuk merekonstruksi struktur sosial komunitas nelayan/masyarakat pesisir.
实践研究,研究的目的是描述destructive钓渔民和文化生态的可持续发展方法关注海洋和渔业部门。定性研究使用描述性的类型和方法的研究,位于Togean群岛县的东条英机尤娜尤娜。告密者是被故意选中的。通过观察收集数据、结构化面试和文档,然后在通过定性分析描述性分析这些数据。研究发现,渔民Tojo Una Una的破坏性捕鱼行为威胁到保护水域的潜在资源和海洋旅游业的发展,这些旅游业一直受到旅游业和游客和政府在紧密联系的国家公园的不断加强。从破坏性捕鱼中获得的原材料很容易,因为在渔业中仍然使用鱼类炸弹和鱼类毒素。文化生态位的方法作为一种替代潜艇分析方法在海洋和渔业部门的建设是重要的,尤其是在技术应用到社会文化系统过程中适应ekologisnya用户关系timbalbalik重建沿海渔民社区/社会的社会结构。