Analisis Efektivitas Biaya Pelayanan Sectio Caesarea: Studi Kasus pada Masa Sebelum dan Saat Pandemi COVID-19 di Rumah Sakit X Tahun 2019-2020

Muhammad Raoul Taufiq Abdullah
{"title":"Analisis Efektivitas Biaya Pelayanan Sectio Caesarea: Studi Kasus pada Masa Sebelum dan Saat Pandemi COVID-19 di Rumah Sakit X Tahun 2019-2020","authors":"Muhammad Raoul Taufiq Abdullah","doi":"10.33221/jikes.v21i03.2221","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"\n \n \n \nPandemi COVID-19 membuat seluruh interaksi tatap muka menjadi terhambat, termasuk pelayanan sectio caesarea. Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) telah membuat sebuah pedoman pelayanan persalinan yang beradaptasi dengan masa pandemi COVID-19.  Pedoman terbaru menambahkan prosedur skrining COVID-19 pratindakan, pengadaan APD, dan sterilisasi ketat alat serta ruangan. Hal ini berpotensi untuk meningkatkan biaya dan mengurangi efisiensi pelayanan SC. Peneliti melakukan penelitian pada Rumah Sakit X dengan menggunakan data sekunder pasien tindakan SC dengan rentang waktu Juni-Desember 2019 sebagai kelompok sebelum pandemi dan Juni-Desember 2020 sebagai kelompok pada saat pandemi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengeluaran per pasien yang signifikan dibandingkan pada masa sebelum pandemi. Hal ini tidak diikuti dengan penambahan pendapatan per pasien sehingga berdampak pada penurunan profit per pasien yang signifikan. Kelompok sampel pada saat pandemi juga tidak menunjukan adanya peningkatan Length of Stay (LoS) yang signifikan sebagai luaran persalinan. Peneliti menggunakan analisis ACER dan ICER untuk menentukan efektivitas layanan secara keseluruhan. Hasil perhitungan menunjukan bahwa ACER pada masa pandemi lebih tinggi secara signifikan dibandingkan dengan sebelum pandemi. Hasil perhitungan mendapatkan juga nilai ICER sebesar -Rp426.940,77 per hari. Kedua nilai ini dapat menujukan bahwa prosedur tindakan SC pada saat pandemi tidak efektif dari segi biaya. Sehingga peneliti memiliki kesimpulan bahwa standar operasional prosedur tindakan SC selama masa pandemi COVID-19 tidak cost-effective jika dibandingkan dengan masa sebelum pandemi COVID-19. \n \n \n \n","PeriodicalId":17699,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan","volume":"73 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-12-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.33221/jikes.v21i03.2221","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Pandemi COVID-19 membuat seluruh interaksi tatap muka menjadi terhambat, termasuk pelayanan sectio caesarea. Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) telah membuat sebuah pedoman pelayanan persalinan yang beradaptasi dengan masa pandemi COVID-19.  Pedoman terbaru menambahkan prosedur skrining COVID-19 pratindakan, pengadaan APD, dan sterilisasi ketat alat serta ruangan. Hal ini berpotensi untuk meningkatkan biaya dan mengurangi efisiensi pelayanan SC. Peneliti melakukan penelitian pada Rumah Sakit X dengan menggunakan data sekunder pasien tindakan SC dengan rentang waktu Juni-Desember 2019 sebagai kelompok sebelum pandemi dan Juni-Desember 2020 sebagai kelompok pada saat pandemi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengeluaran per pasien yang signifikan dibandingkan pada masa sebelum pandemi. Hal ini tidak diikuti dengan penambahan pendapatan per pasien sehingga berdampak pada penurunan profit per pasien yang signifikan. Kelompok sampel pada saat pandemi juga tidak menunjukan adanya peningkatan Length of Stay (LoS) yang signifikan sebagai luaran persalinan. Peneliti menggunakan analisis ACER dan ICER untuk menentukan efektivitas layanan secara keseluruhan. Hasil perhitungan menunjukan bahwa ACER pada masa pandemi lebih tinggi secara signifikan dibandingkan dengan sebelum pandemi. Hasil perhitungan mendapatkan juga nilai ICER sebesar -Rp426.940,77 per hari. Kedua nilai ini dapat menujukan bahwa prosedur tindakan SC pada saat pandemi tidak efektif dari segi biaya. Sehingga peneliti memiliki kesimpulan bahwa standar operasional prosedur tindakan SC selama masa pandemi COVID-19 tidak cost-effective jika dibandingkan dengan masa sebelum pandemi COVID-19.
分析凯萨雷亚防疫组织服务成本的有效性:2011 -2020年X医院COVID-19大流行前后的病例研究
COVID-19大流行阻碍了所有的面对面交流,包括检疫凯撒服务。印度尼西亚妇产科协会(POGI)制定了适应科维-19大流行的生产服务指导方针。最新的指导方针添加了COVID-19预览、APD和严格的工具和房间消毒程序。这有可能增加和降低SC服务的成本和效率研究结果显示,与大流行之前相比,每个病人的平均支出增加了很多。这并没有增加每个病人的收入,从而导致一个显著患者的利润下降。大流行时期的样本组也没有显示出停留的数量显著增加,比如产褥期。研究人员使用ACER和ICER分析来确定整个服务的有效性。结果表明,与大流行之前相比,大流行期间的乙基人数要高得多。计算结果每天的ICER得分为- rp426,940.77。这两个值都可能表明,在大流行时期,SC的操作程序在成本方面都是无效的。因此,研究人员得出的结论是,安理会在COVID-19大流行期间的操作标准操作程序与COVID-19大流行之前的操作标准是没有成本效益的。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书