Upaya Pencegahan dan Penanganan Low Back Pain Akibat Work From Home pada Pekerja di Surabaya

Alfira Maulidyah Rahmah, Amelia Ghaisani, Andika Fajar Fortuna Dhonny Kusuma, Andwynanda Bhadra Nareswari, Anita Nur Azizah, Azzalin Devariany Mufidah, Farhan Athallah Rafif, Jessica Febe Prawadi, Noer Aqiel Natsier, Ridka Aulia Santi, Sinta Wahyu Nur Muthi, Sylvia Annisa Mahardiani, Tasya Salsabila, Yuniar Gusrianti Azzahra, Yunita Nita
{"title":"Upaya Pencegahan dan Penanganan Low Back Pain Akibat Work From Home pada Pekerja di Surabaya","authors":"Alfira Maulidyah Rahmah, Amelia Ghaisani, Andika Fajar Fortuna Dhonny Kusuma, Andwynanda Bhadra Nareswari, Anita Nur Azizah, Azzalin Devariany Mufidah, Farhan Athallah Rafif, Jessica Febe Prawadi, Noer Aqiel Natsier, Ridka Aulia Santi, Sinta Wahyu Nur Muthi, Sylvia Annisa Mahardiani, Tasya Salsabila, Yuniar Gusrianti Azzahra, Yunita Nita","doi":"10.20473/jfk.v10i1.32919","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Penetapan kebijakan Work From Home yang diberlakukan bagi pekerja di Surabaya selama pandemi COVID-19 berpotensi meningkatkan permasalahan terkait Low Back Pain. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan serta upaya pencegahan dan penanganan Low Back Pain (LBP) akibat Work From Home (WFH) pada pekerja di Surabaya. Desain penelitian berupa observasional deskriptif dengan metode survei secara online. Teknik pengambilan sampel dengan convenience sampling dan instrumen penelitian berupa kuesioner. Uji validitas instrumen yang dilakukan adalah uji validitas rupa. Kriteria inklusi penelitian adalah pekerja berusia 20-44 tahun, pernah atau sedang WFH di Surabaya, pernah atau sedang mengalami LBP akibat WFH. Sampel penelitian sebesar 141 responden. Variabel yang diteliti adalah pengetahuan dan pengalaman LBP, upaya pencegahan LBP, serta upaya penanganan LBP. Hasil penelitian didapatkan sebesar 73 (51,8%) responden memiliki tingkat pengetahuan LBP tinggi. Sebesar 108 (76,6%) responden pernah mengalami nyeri pada bahu atau leher selama beberapa hari dan/atau kurang dari 4 minggu. Didapatkan lebih dari 70 (50,0%) responden tidak melakukan upaya pencegahan LBP, baik farmakologis maupun non farmakologis. Responden telah melakukan beberapa upaya penanganan LBP baik farmakologis maupun non farmakologis, namun 112 (79,4%) responden tidak menggunakan kursi kantor dalam upaya penanganan non farmakologis LBP. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan masih rendahnya upaya pencegahan dan penanganan LBP pada pekerja di Surabaya sehingga perlu adanya edukasi mengenai upaya pencegahan dan penanganan LBP.","PeriodicalId":31942,"journal":{"name":"Jurnal Farmasi Sains dan Komunitas","volume":"44 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-05-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Farmasi Sains dan Komunitas","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.20473/jfk.v10i1.32919","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Penetapan kebijakan Work From Home yang diberlakukan bagi pekerja di Surabaya selama pandemi COVID-19 berpotensi meningkatkan permasalahan terkait Low Back Pain. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan serta upaya pencegahan dan penanganan Low Back Pain (LBP) akibat Work From Home (WFH) pada pekerja di Surabaya. Desain penelitian berupa observasional deskriptif dengan metode survei secara online. Teknik pengambilan sampel dengan convenience sampling dan instrumen penelitian berupa kuesioner. Uji validitas instrumen yang dilakukan adalah uji validitas rupa. Kriteria inklusi penelitian adalah pekerja berusia 20-44 tahun, pernah atau sedang WFH di Surabaya, pernah atau sedang mengalami LBP akibat WFH. Sampel penelitian sebesar 141 responden. Variabel yang diteliti adalah pengetahuan dan pengalaman LBP, upaya pencegahan LBP, serta upaya penanganan LBP. Hasil penelitian didapatkan sebesar 73 (51,8%) responden memiliki tingkat pengetahuan LBP tinggi. Sebesar 108 (76,6%) responden pernah mengalami nyeri pada bahu atau leher selama beberapa hari dan/atau kurang dari 4 minggu. Didapatkan lebih dari 70 (50,0%) responden tidak melakukan upaya pencegahan LBP, baik farmakologis maupun non farmakologis. Responden telah melakukan beberapa upaya penanganan LBP baik farmakologis maupun non farmakologis, namun 112 (79,4%) responden tidak menggunakan kursi kantor dalam upaya penanganan non farmakologis LBP. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan masih rendahnya upaya pencegahan dan penanganan LBP pada pekerja di Surabaya sehingga perlu adanya edukasi mengenai upaya pencegahan dan penanganan LBP.
由泗水工作人员在家工作引起的低痛苦预防和治疗工作
在COVID-19大流行期间,在泗水为工人实施的家庭工作政策有可能加剧低痛苦相关问题。因此,本研究的目的是了解泗水工作人员的知识水平以及在家中工作的低痛情况(WFH)处理情况。在线调查方法观察描述性研究设计。采样技术与采样习惯和研究工具的问卷调查。所进行的工具有效性测试是原型验证。渗透研究的标准是20-44岁的工人,他们在泗水的WFH工作过或目前的工作,经历过WFH的LBP。141个研究样本。研究的变量包括LBP的知识和经验,LBP的预防措施,以及LBP的处理。研究发现73(51.8%)受访者对LBP有很高的认识。108(76.6%)受访者曾有几天或几天的肩膀或脖子疼痛,/或少于4周。服用超过70(50.0%)的受访者没有采取任何药物和非药物预防措施。受访者曾多次尝试药理学和非药理学治疗LBP,但112(79.4%)受访者不使用办公椅进行非药理学LBP治疗。根据这项研究,在泗水的工作人员中发现的LBP的预防和处理仍然非常低,因此需要对LBP的预防和处理进行教育。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
8
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书