Desain Alternatif Lembar Peta Rupabumi Indonesia (RBI) Skala Besar

Sudarman Sudarman, Hendriatimingsih Sadikin, Kosasih Prijatna
{"title":"Desain Alternatif Lembar Peta Rupabumi Indonesia (RBI) Skala Besar","authors":"Sudarman Sudarman, Hendriatimingsih Sadikin, Kosasih Prijatna","doi":"10.24895/JIG.2020.26-1.1081","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Desain lembar peta RBI skala 1:5000 dan skala yang lebih besar belum distandarkan dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Selain itu, beberapa instansi pemerintah di Indonesia masih ada yang membuat peta skala besar untuk memenuhi kebutuhannya di wilayah yang sama dengan menggunakan berbagai sistem referensi geospasial yang menyangkut aspek geometrik yang berbeda dan akan menimbulkan duplikasi serta kontradiksi dalam informasi geometrik pada obyek yang sama di permukaan bumi. Untuk itu, diperlukan alternatif dalam mendesain lembar peta RBI skala besar dengan tujuan untuk mengatasi dan mewujudkan keterpaduan informasi geometrik pada obyek di permukaan bumi. Metode mendesain lembar dilakukan dengan menggunakan datum geodetik horizontal World Geodetic System 1984 (WGS 84), rangka jala metrik (grid) dan sistem penomoran lembar peta, analogi dengan sistem penomoran peta sebelumnya. Pada zona Universal Transverse Mercator (UTM) dengan sistem grid, digunakan lebar blok dari arah barat ke timur (6 ) dan panjang blok dari arah selatan ke utara (25°). Titik awal lembar peta di batas zona dan batas wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), nilai overlap antar dua zona dan nilai penambahan cakupan wilayah, dihitung dalam sistem koordinat semu. Analisis dilakukan dengan cara kuantitatif berdasarkan nilai-hasil hitungan. Hasilnya, peta RBI skala 1:5000 dan 1:2500 menggunakan ukuran muka peta 60 cm × 60 cm, dan untuk skala 1:1000 digunakan ukuran muka peta  50 cm × 50 cm. Jumlah lembar peta RBI skala 1:5000 terdiri dari 206.752 lembar, untuk skala 1:2500 sebanyak 827.000 lembar dan skala 1:1000 sebanyak 7.443.072 lembar.","PeriodicalId":32556,"journal":{"name":"Geomatika","volume":"212 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2020-05-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Geomatika","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.24895/JIG.2020.26-1.1081","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Desain lembar peta RBI skala 1:5000 dan skala yang lebih besar belum distandarkan dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Selain itu, beberapa instansi pemerintah di Indonesia masih ada yang membuat peta skala besar untuk memenuhi kebutuhannya di wilayah yang sama dengan menggunakan berbagai sistem referensi geospasial yang menyangkut aspek geometrik yang berbeda dan akan menimbulkan duplikasi serta kontradiksi dalam informasi geometrik pada obyek yang sama di permukaan bumi. Untuk itu, diperlukan alternatif dalam mendesain lembar peta RBI skala besar dengan tujuan untuk mengatasi dan mewujudkan keterpaduan informasi geometrik pada obyek di permukaan bumi. Metode mendesain lembar dilakukan dengan menggunakan datum geodetik horizontal World Geodetic System 1984 (WGS 84), rangka jala metrik (grid) dan sistem penomoran lembar peta, analogi dengan sistem penomoran peta sebelumnya. Pada zona Universal Transverse Mercator (UTM) dengan sistem grid, digunakan lebar blok dari arah barat ke timur (6 ) dan panjang blok dari arah selatan ke utara (25°). Titik awal lembar peta di batas zona dan batas wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), nilai overlap antar dua zona dan nilai penambahan cakupan wilayah, dihitung dalam sistem koordinat semu. Analisis dilakukan dengan cara kuantitatif berdasarkan nilai-hasil hitungan. Hasilnya, peta RBI skala 1:5000 dan 1:2500 menggunakan ukuran muka peta 60 cm × 60 cm, dan untuk skala 1:1000 digunakan ukuran muka peta  50 cm × 50 cm. Jumlah lembar peta RBI skala 1:5000 terdiri dari 206.752 lembar, untuk skala 1:2500 sebanyak 827.000 lembar dan skala 1:1000 sebanyak 7.443.072 lembar.
印尼国家标准(SNI)还没有实现RBI表的1.5级和更大的尺寸的设计。此外,印度尼西亚的一些政府机构继续开发大型地图,以满足该地区的需求,使用不同比例的地理信息系统,这将导致地球表面相同物体的几何信息的复制和矛盾。要做到这一点,还需要另一种方法来设计一张大面积的RBI地图,目的是克服和实现地球表面物体的几何信息的统一。设计表单的方法是使用1984年水平世界地形图底土84 (WGS 84)、公制底盘(网格)和地图编号系统,与之前的地图编号系统进行比较。普遍Transverse墨卡托(UTM)区域的网格系统,使用宽街区从西向东方向(6)和街区的长度从南往北方向(25°)。印度尼西亚共和国区域边界和区域边界的地图起点,两个区域之间的重叠值和分区覆盖值,在虚设坐标系统中被计算出来。分析是基于计算价值的定量方法进行的。结果,地图RBI 1:5000和1:2500用脸规模60厘米×60厘米,用来使用1:1000脸地图规模50厘米×50厘米。1万5000张地图的数量由2万6752张组成,其中2500张占82.7万张,1万2000张占7443072张。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
审稿时长
20 weeks
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书