PERAN KEUANGAN MIKRO ISLAM TERHADAP KETAHANAN PANGAN PEDESAAN BERKELANJUTAN ERA REVOLUSI 4.0

S. Syamsuri, Rusyda Afifah Ahmad, Setiawan bin Lahuri, Mulyono Jamal
{"title":"PERAN KEUANGAN MIKRO ISLAM TERHADAP KETAHANAN PANGAN PEDESAAN BERKELANJUTAN ERA REVOLUSI 4.0","authors":"S. Syamsuri, Rusyda Afifah Ahmad, Setiawan bin Lahuri, Mulyono Jamal","doi":"10.24034/j25485024.y2022.v6.i3.4807","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Makalah ini mengulas peran Lembaga Keuangan Mikro Islam (LKMI) dalam mewujudkan ketahanan pangan masyarakat pedesaan. Ketahanan pangan yang didefinisikan sebagai kondisi aman dari kelaparan atau ketersediaan makanan yang cukup, kemudahan akses dalam memperoleh makanan yang berkualitas dan bergizi, menjadi isu kajian yang terus menarik perhatian para pakar ekonomi. Hal itu karena ketahanan pangan merupakan salah satu indikator kesejahteraan dan bahkan strategi dalam menyelesaikan masalah kemiskinan. Problematika ini terus dialami masyarakat pedesaan khususnya, karena lemahnya dalam permodalan yang berdampak pada tingkat daya beli pangan. Akan tetapi pada aspek lain memberikan keuntungan bagi lembaga mikro konvensional dalam memanfaat situasai ini dengan meningkatkan suku bunga dan mengekang masyarakat menengah ke bawah. Maka, hadirnya LKMI dengan asas ta’awun melalui pembiayaan syariah dan program pemberdayaan di tengah masyarakat pedesaan layak untuk dikaji ulang karena menjadi solusi bagi masyarakat atas hambatan permodalan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat library research terhadap literatur yang berkaitan dengan keuangan mikro, dianalisa secara empiris, komparatif dan pemberian rekomendasi dengan beberapa karya teoritis, akhirnya makalah ini menyimpulkan bahwa LKMI memiliki peran dalam mewujudkan ketahanan pangan pada masyarakat pedesaan yaitu pengembangan ekonomi, adopsi teknologi baru, mekanisme pertanian yang lebih baik, peningkatan produktivitas, peningkatan standar hidup petani dan pemberantasan kemiskinan.","PeriodicalId":31783,"journal":{"name":"Ekuitas Jurnal Ekonomi dan Keuangan","volume":"7 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-09-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Ekuitas Jurnal Ekonomi dan Keuangan","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.24034/j25485024.y2022.v6.i3.4807","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Makalah ini mengulas peran Lembaga Keuangan Mikro Islam (LKMI) dalam mewujudkan ketahanan pangan masyarakat pedesaan. Ketahanan pangan yang didefinisikan sebagai kondisi aman dari kelaparan atau ketersediaan makanan yang cukup, kemudahan akses dalam memperoleh makanan yang berkualitas dan bergizi, menjadi isu kajian yang terus menarik perhatian para pakar ekonomi. Hal itu karena ketahanan pangan merupakan salah satu indikator kesejahteraan dan bahkan strategi dalam menyelesaikan masalah kemiskinan. Problematika ini terus dialami masyarakat pedesaan khususnya, karena lemahnya dalam permodalan yang berdampak pada tingkat daya beli pangan. Akan tetapi pada aspek lain memberikan keuntungan bagi lembaga mikro konvensional dalam memanfaat situasai ini dengan meningkatkan suku bunga dan mengekang masyarakat menengah ke bawah. Maka, hadirnya LKMI dengan asas ta’awun melalui pembiayaan syariah dan program pemberdayaan di tengah masyarakat pedesaan layak untuk dikaji ulang karena menjadi solusi bagi masyarakat atas hambatan permodalan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat library research terhadap literatur yang berkaitan dengan keuangan mikro, dianalisa secara empiris, komparatif dan pemberian rekomendasi dengan beberapa karya teoritis, akhirnya makalah ini menyimpulkan bahwa LKMI memiliki peran dalam mewujudkan ketahanan pangan pada masyarakat pedesaan yaitu pengembangan ekonomi, adopsi teknologi baru, mekanisme pertanian yang lebih baik, peningkatan produktivitas, peningkatan standar hidup petani dan pemberantasan kemiskinan.
伊斯兰微型金融对农村粮食安全的作用在于革命4.0
本文回顾伊斯兰微型金融机构(LKMI)在实现农村粮食安全方面的作用。粮食安全被定义为远离饥饿或足够的粮食供应、高质量和有营养的食品的可获得性,一直是经济学专家感兴趣的研究领域。这是因为粮食安全是解决贫困问题的福利甚至战略指标之一。这个问题在农村社区继续存在,特别是由于资金不足,这影响到食品购买力水平。然而,在其他方面,通过提高利率和限制中下层社会,使传统的微机构在这种情况下受益。因此,LKMI通过伊斯兰教的融资和农村社区的赋权计划,作为资本障碍的解决方案,值得重新审视。用图书馆的定性研究方法对微观金融,实证地分析有关的文学作品,比较和推荐的礼物,还有一些理论,本文得出结论,LKMI终于有了实现粮食安全中扮演一个角色在农村社区经济发展、农业新技术推广,机制,提高工作效率,更好的提高农民的生活水平,消除贫困。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
审稿时长
12 weeks
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书