MEMBANGUN MASYARAKAT MEMBERDAYAKAN LITERASI ANAK DALAM PERSPEKTIF SEKOLAH PERJUMPAAN: STUDI DI DUSUN BANGKET BILONG, DESA KARANG BONGKOT, LABUAPI LOMBOK BARAT
{"title":"MEMBANGUN MASYARAKAT MEMBERDAYAKAN LITERASI ANAK DALAM PERSPEKTIF SEKOLAH PERJUMPAAN: STUDI DI DUSUN BANGKET BILONG, DESA KARANG BONGKOT, LABUAPI LOMBOK BARAT","authors":"Muhammad Reza Alvin Alghifari, Ahmad Fatoni","doi":"10.20414/komunitas.v13i2.5957","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Abstrak: Sekolah perjumpaan merupakan alternatif sekaligus cara ampuh dalam mengoptimalkan pembelajaran hati. Kesadaran akan relasi interpersonal atau intersubyektif antara guru dan murid serta lingkungan sekitarnya sangat ditekankan guna mengentaskan masalah pembelajaran yang selama ini disamakan dengan pembelajaran Sains. Metode yang digunakan berupa metode Dialog Perjumpaan di mana semua orang dipandang sama dan setara. Dialog Perjumpaan menuntut penyatuan hati untuk bisa berkolaborasi guna mencapai tujuan bersama. Kaitannya dengan masalah tujuan Pendidikan literasi anak, Sekolah Perjumpaan menginginkan adanya pembenahan terhadap proses pembelajaran sosial bagi anak. Interaksi sosial yang kurang antara guru dan murid disertai dengan pengaruh media yang banyak mendistorsi bahasa komunikasi yang positif menjadikan nilai-nilai yang ingin ditanamkan hanya sebatas pengetahuan guna untuk menyelesaikan tugas sekolah semata. Konsep Sekolah Perjumpaan menekankan pentingnya pembelajaran praksis dengan kesadaran intersubyektivitas. Perjumpaan yang positif serta menumbuhkan kerjasama guna mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan akan dengan sendirinya mengatasi permasalahan Intoleransi kenakalan remaja di sekolah dan lingkungannya. \n \n ","PeriodicalId":31942,"journal":{"name":"Jurnal Farmasi Sains dan Komunitas","volume":"17 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-01-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Farmasi Sains dan Komunitas","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.20414/komunitas.v13i2.5957","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Abstrak: Sekolah perjumpaan merupakan alternatif sekaligus cara ampuh dalam mengoptimalkan pembelajaran hati. Kesadaran akan relasi interpersonal atau intersubyektif antara guru dan murid serta lingkungan sekitarnya sangat ditekankan guna mengentaskan masalah pembelajaran yang selama ini disamakan dengan pembelajaran Sains. Metode yang digunakan berupa metode Dialog Perjumpaan di mana semua orang dipandang sama dan setara. Dialog Perjumpaan menuntut penyatuan hati untuk bisa berkolaborasi guna mencapai tujuan bersama. Kaitannya dengan masalah tujuan Pendidikan literasi anak, Sekolah Perjumpaan menginginkan adanya pembenahan terhadap proses pembelajaran sosial bagi anak. Interaksi sosial yang kurang antara guru dan murid disertai dengan pengaruh media yang banyak mendistorsi bahasa komunikasi yang positif menjadikan nilai-nilai yang ingin ditanamkan hanya sebatas pengetahuan guna untuk menyelesaikan tugas sekolah semata. Konsep Sekolah Perjumpaan menekankan pentingnya pembelajaran praksis dengan kesadaran intersubyektivitas. Perjumpaan yang positif serta menumbuhkan kerjasama guna mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan akan dengan sendirinya mengatasi permasalahan Intoleransi kenakalan remaja di sekolah dan lingkungannya.