Pengaruh Ekstrak Etanol Daun Pepaya Calina terhadap Indeks Gonadosomatik dan Perkembangan Folikel Ovarium Tikus Wistar

Haris Setiawan, Sri Wijayanti Wulandari, Syalimah Yani Aruan, Pijar Ridho Prihandana
{"title":"Pengaruh Ekstrak Etanol Daun Pepaya Calina terhadap Indeks Gonadosomatik dan Perkembangan Folikel Ovarium Tikus Wistar","authors":"Haris Setiawan, Sri Wijayanti Wulandari, Syalimah Yani Aruan, Pijar Ridho Prihandana","doi":"10.29244/avi.10.3.245-252","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk yang relatif tinggi, sehingga diperlukan upaya dalam menekan laju pertumbuhan penduduk seperti mengembangkan potensi obat antifertilitas berbahan dasar herbal. Daun pepaya Calina merupakan varietas tanaman pepaya di Indonesia yang memiliki beberapa kandungan fitokimia yang berpotensi sebagai agen antifertilitas. Penelitian bertujuan mengetahui potensi ekstrak etanol daun pepaya Calina sebagai agen antifertilitas terhadap Indeks Gonadosomatik (GSI) dan perkembangan folikel ovarium tikus Wistar. Penelitian dilakukan selama 30 hari menggunakan 25 ekor tikus Wistar betina umur ± 15 minggu. Perlakuan terdiri dari 5 kelompok yaitu kontrol (akuades), kontrol positif (pil kontrasepsi dosis 14,184 mg/kg BB), ekstrak etanol daun pepaya Calina dosis 200mg/Kg BB, 300 mg/Kg BB dan 400 mg/Kg BB yang diberikan secara oral gavage 1 ml. Parameter terdiri indeks gonadosomatik dan perkembangan folikel ovarium yang terdiri dari folikel primer, sekunder, de graaf, korpus luteum dan atresia. Pada hari ke 31 dilakukan pembedahan dan pengambilan ovarium pada tikus. GSI dihitung dengan membagi bobot ovarium dengan bobot badan tikus, sedangkan pengamatan folikel ovarium dilakukan dengan pembuatan preparat histologi menggunakan metode paraffin (Pewarnaan HE). Seluruh data dianalisis menggunakan One Way Anova dengan uji lanjut Duncan. Hasil menunjukan bahwa dosis 300 mg/Kg BB dapat menurunkan bobot ovarium, menurunkan indeks gonadosomatik, menurunkan jumlah folikel primer dan sekunder, menurunkan luas folikel de graaf, serta meningkatkan jumlah folikel atresia dibandingkan dengan kontrol (P<0,05). Kesimpulan penelitian adalah ekstrak etanol daun pepaya Calina dosis 300 mg/Kg BB berpotensi menjadi agen antifertilitas alami dengan cara menurunkan GSI dan perkembangan ovarium tikus Wistar.","PeriodicalId":31694,"journal":{"name":"Acta Veterinaria Indonesiana","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-11-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Acta Veterinaria Indonesiana","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.29244/avi.10.3.245-252","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk yang relatif tinggi, sehingga diperlukan upaya dalam menekan laju pertumbuhan penduduk seperti mengembangkan potensi obat antifertilitas berbahan dasar herbal. Daun pepaya Calina merupakan varietas tanaman pepaya di Indonesia yang memiliki beberapa kandungan fitokimia yang berpotensi sebagai agen antifertilitas. Penelitian bertujuan mengetahui potensi ekstrak etanol daun pepaya Calina sebagai agen antifertilitas terhadap Indeks Gonadosomatik (GSI) dan perkembangan folikel ovarium tikus Wistar. Penelitian dilakukan selama 30 hari menggunakan 25 ekor tikus Wistar betina umur ± 15 minggu. Perlakuan terdiri dari 5 kelompok yaitu kontrol (akuades), kontrol positif (pil kontrasepsi dosis 14,184 mg/kg BB), ekstrak etanol daun pepaya Calina dosis 200mg/Kg BB, 300 mg/Kg BB dan 400 mg/Kg BB yang diberikan secara oral gavage 1 ml. Parameter terdiri indeks gonadosomatik dan perkembangan folikel ovarium yang terdiri dari folikel primer, sekunder, de graaf, korpus luteum dan atresia. Pada hari ke 31 dilakukan pembedahan dan pengambilan ovarium pada tikus. GSI dihitung dengan membagi bobot ovarium dengan bobot badan tikus, sedangkan pengamatan folikel ovarium dilakukan dengan pembuatan preparat histologi menggunakan metode paraffin (Pewarnaan HE). Seluruh data dianalisis menggunakan One Way Anova dengan uji lanjut Duncan. Hasil menunjukan bahwa dosis 300 mg/Kg BB dapat menurunkan bobot ovarium, menurunkan indeks gonadosomatik, menurunkan jumlah folikel primer dan sekunder, menurunkan luas folikel de graaf, serta meningkatkan jumlah folikel atresia dibandingkan dengan kontrol (P<0,05). Kesimpulan penelitian adalah ekstrak etanol daun pepaya Calina dosis 300 mg/Kg BB berpotensi menjadi agen antifertilitas alami dengan cara menurunkan GSI dan perkembangan ovarium tikus Wistar.
Calina Pepaya薄片提取物编辑器对性腺体细胞指数和Wistar小鼠卵巢卵泡发育的影响
印度尼西亚是人口相对较多的国家之一,因此需要努力促进人口增长,例如开发草药抗生育药物的潜力。Calina辣椒叶是印度尼西亚的一种辣椒植物,其植物化学成分可能是一种抗生育剂。本研究旨在确定Calina胡椒叶乙醇提取物作为抗生殖剂对抗性腺体细胞指数(GSI)和Wistar小鼠卵泡发育的潜力。该研究使用25只±15周龄的Wistar雌性大鼠进行,为期30天。行为由5组组成:对照组(acuades)、阳性对照组(14184毫克/公斤体重对比药)、乙醇提取物Calina辣椒叶200毫克/公斤重量、300毫克/公斤重和400毫克/公斤磅重,口服1毫升灌胃。第31天,对大鼠进行卵巢手术。GSI是通过将卵巢腰椎除以小鼠腰椎来计算的,而卵泡监测是通过石蜡切片法(HE染色)的组织学准备来进行的。使用单向Anova和Duncan的进一步测试对所有数据进行分析。结果表明,与对照组相比,300mg/kg bw剂量可降低卵巢体积,降低性腺体指数,降低原发性和继发性卵泡数,降低graaf卵泡宽度,增加卵泡闭锁(P<0.05)。本研究的结论是,300mg/kg BB剂量的乙醇食肉叶Calina提取物可能通过减少GSI和Wistar卵巢发育而成为一种天然的抗生育剂。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
22
审稿时长
18 weeks
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书