Penghambatan Faktor Virulensi Vibrio parahaemolyticus Menggunakan Isolat Bakteri dari Saluran Pencernaan Ikan Kerapu

Siti Nurlatifah, Ida Bagus Gede Darmayasa, Pande Gde Sasmita Julyantoro, Putu Eka Sudaryatma
{"title":"Penghambatan Faktor Virulensi Vibrio parahaemolyticus Menggunakan Isolat Bakteri dari Saluran Pencernaan Ikan Kerapu","authors":"Siti Nurlatifah, Ida Bagus Gede Darmayasa, Pande Gde Sasmita Julyantoro, Putu Eka Sudaryatma","doi":"10.29244/avi.10.3.228-238","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Ikan kerapu adalah komoditas perikanan yang bernilai ekonomis tinggi pada pasar domestik dan internasional. Akan tetapi, dalam budidaya ikan kerapu masih sering ditemukan kasus penyakit vibrosis yang berdampak terhadap kerugian ekonomi akibat kematian yang ditimbulkan. Penyakit ini disebabkan salah satunya oleh bakteri Vibrio parahaemolyticus yang faktor virulensinya diregulasi oleh mekanisme kuorum sensing (QS). Pencegahan penyakit bakteri selama ini sering dilakukan dengan menggunakan antibiotik yang berisiko munculnya bakteri resisten antibiotik. Salah satu upaya untuk menghindari hal tersebut adalah dengan menghambat sistem QS menggunakan bakteri pendegradasi molekul sinyal N-acyl homoserine lactone (AHL). Pada penelitian ini dilakukan isolasi kandidat bakteri pendegradasi AHL pada media menggunakan AHL komersial sebagai sumber N tunggal dan juga melakukan isolasi bakteri V. parahaemolyticus pada media Thiosulfate-Citrate-BileSalts-Sucrose Agar dari saluran pencernaan ikan kerapu. Pengaruh penambahan isolat kandidat pendegradasi AHL terhadap tiga faktor virulensi V. parahaemolyticus yaitu motilitas, produksi kaseinase dan hemolisa diuji dengan mengkultur V. parahaemolyticus dengan dan tanpa penambahan isolat pendegradasi AHL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 2 isolat kandidat pendegradasi AHL yaitu SNA02 dan SNA03 mampu menurunkan ketiga faktor virulensi yang diuji tersebut. Hal ini mengindikasikan bahwa isolat SNA02 dan SNA03 berpotensi sebagai kandidat bakteri untuk mencegah penyakit vibriosis. Hasil ini diharapkan dapat membantu pembudidaya ikan kerapu dalam mengendalikan patogenitas bakteri V. parahaemolyticus.","PeriodicalId":31694,"journal":{"name":"Acta Veterinaria Indonesiana","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-11-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Acta Veterinaria Indonesiana","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.29244/avi.10.3.228-238","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Ikan kerapu adalah komoditas perikanan yang bernilai ekonomis tinggi pada pasar domestik dan internasional. Akan tetapi, dalam budidaya ikan kerapu masih sering ditemukan kasus penyakit vibrosis yang berdampak terhadap kerugian ekonomi akibat kematian yang ditimbulkan. Penyakit ini disebabkan salah satunya oleh bakteri Vibrio parahaemolyticus yang faktor virulensinya diregulasi oleh mekanisme kuorum sensing (QS). Pencegahan penyakit bakteri selama ini sering dilakukan dengan menggunakan antibiotik yang berisiko munculnya bakteri resisten antibiotik. Salah satu upaya untuk menghindari hal tersebut adalah dengan menghambat sistem QS menggunakan bakteri pendegradasi molekul sinyal N-acyl homoserine lactone (AHL). Pada penelitian ini dilakukan isolasi kandidat bakteri pendegradasi AHL pada media menggunakan AHL komersial sebagai sumber N tunggal dan juga melakukan isolasi bakteri V. parahaemolyticus pada media Thiosulfate-Citrate-BileSalts-Sucrose Agar dari saluran pencernaan ikan kerapu. Pengaruh penambahan isolat kandidat pendegradasi AHL terhadap tiga faktor virulensi V. parahaemolyticus yaitu motilitas, produksi kaseinase dan hemolisa diuji dengan mengkultur V. parahaemolyticus dengan dan tanpa penambahan isolat pendegradasi AHL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 2 isolat kandidat pendegradasi AHL yaitu SNA02 dan SNA03 mampu menurunkan ketiga faktor virulensi yang diuji tersebut. Hal ini mengindikasikan bahwa isolat SNA02 dan SNA03 berpotensi sebagai kandidat bakteri untuk mencegah penyakit vibriosis. Hasil ini diharapkan dapat membantu pembudidaya ikan kerapu dalam mengendalikan patogenitas bakteri V. parahaemolyticus.
鱼类扫描通道细菌分离对副溶血性弧菌毒力因子的抑制作用
鲜鱼在国内和国际市场上都是一种高价值的经济商品。然而,在普通鱼类养殖中,仍然经常发现振冲病例,影响死亡造成的经济损失。这种疾病是由一种副溶血性弧菌引起的,其毒力因子由群体感应机制(QS)调节。细菌性疾病的预防通常是用抗生素来完成的,这些抗生素有可能产生抗生素耐药性细菌。避免这种情况的一种尝试是使用信号分子降解细菌N-酰基高丝氨酸内酯(AHL)减缓QS系统。在本研究中,使用商业AHL作为单一氮源,在培养基中进行AHL降解候选分离,并在硫代硫酸盐-柠檬酸盐-胆汁-蔗糖培养基中分离副溶血性弧菌,以从常见鱼类消化通道中提取。将AHL候选分离株添加到三种副溶血性弧菌毒力因子中是通过培养添加和不添加AHL分离株的副溶血性链球菌来测试的运动性、酪蛋白酶产生和溶血性。研究表明,AHL迁移候选株SNA02和SNA03的两个分离株能够降低测试的三种毒力因子。这表明SNA02和SNA03分离株是预防弧菌病的潜在候选细菌。这些结果有望指导普通鱼类控制副溶血性弧菌的致病性。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
22
审稿时长
18 weeks
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书