{"title":"Kubernetes Cluster Performance Comparison with KVM, Vagrant and LXD Virtualization","authors":"Muhammad Arif Fadhly Ridha, Rahmat Suhatman","doi":"10.35143/jkt.v8i1.5231","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Teknologi yang dapat mengemas sebuah aplikasi dan kebutuhannya dalam sebuah virtualisasi disebut container. Pada proses pengembangan aplikasi saat ini dibutuhkan sebuah software yang dapat melakukan management terhadap container, salah satunya adalah docker. Namun kebutuhan yang selalu meningkat, mengakibatkan sistem tidak mampu untuk menampung banyak aplikasi, oleh karena itu pengembang membutuhkan sebuah software yang mampu melakukan management dari clustering container dalam skala besar. Salah satu software tersebut adalah kubernetes. Kubernetes dapat berjalan di dalam virtualisasi. Jenis virtualisasi yang dapat menjalankan kubernetes didalamnya antara lain Vagrant, LXD dan KVM. Pada penelitian ini dilakukan perbandingan antara 3 jenis virtualisasi tersebut, yaitu melihat tingkat keberhasilan dari high-availability, scalability dan performance testing. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan adalah bahwa virtualisasi KVM lebih unggul dari virtualisasi vagrant dan LXD, yang dapat dilihat dari perbedaan latency dan performance test yang cukup besar antara kedua virtualisasi tersebut.","PeriodicalId":31786,"journal":{"name":"Jurnal Komputer Terapan","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-06-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Komputer Terapan","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.35143/jkt.v8i1.5231","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Teknologi yang dapat mengemas sebuah aplikasi dan kebutuhannya dalam sebuah virtualisasi disebut container. Pada proses pengembangan aplikasi saat ini dibutuhkan sebuah software yang dapat melakukan management terhadap container, salah satunya adalah docker. Namun kebutuhan yang selalu meningkat, mengakibatkan sistem tidak mampu untuk menampung banyak aplikasi, oleh karena itu pengembang membutuhkan sebuah software yang mampu melakukan management dari clustering container dalam skala besar. Salah satu software tersebut adalah kubernetes. Kubernetes dapat berjalan di dalam virtualisasi. Jenis virtualisasi yang dapat menjalankan kubernetes didalamnya antara lain Vagrant, LXD dan KVM. Pada penelitian ini dilakukan perbandingan antara 3 jenis virtualisasi tersebut, yaitu melihat tingkat keberhasilan dari high-availability, scalability dan performance testing. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan adalah bahwa virtualisasi KVM lebih unggul dari virtualisasi vagrant dan LXD, yang dapat dilihat dari perbedaan latency dan performance test yang cukup besar antara kedua virtualisasi tersebut.