Studi Kasus: Penerimaan dan Penyesuaian Diri Individu Pasca Perceraian

Evy Sulfiani Komala, Z. Abidin
{"title":"Studi Kasus: Penerimaan dan Penyesuaian Diri Individu Pasca Perceraian","authors":"Evy Sulfiani Komala, Z. Abidin","doi":"10.26539/pcr.511383","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Menjalin pernikahan yang harmonis dan bahagia merupakan salah satu tujuan yang ingin dicapai oleh orang dewasa. Namun pada kenyataannya tidak semua pasangan suami istri bisa berakhir bahagia, beberapa diantaranya berakhir dengan perceraian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerimaan dan penyesuaian diri orang dewasa pasca perceraian. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain studi kasus dan menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah peserta yang memenuhi kriteria adalah empat orang yang telah bercerai dan belum menikah lagi. Para partisipan yang bersedia berpartisipasi dalam penelitian ini diwawancarai menggunakan wawancara semi terstruktur. Data dari penelitian ini akan dianalisis dengan analisis kualitatif menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan proses penerimaan yang dialami oleh partisipan. Partisipan yang memutuskan untuk bercerai melalui proses kesepakatan dengan pasangannya dapat mencapai tahap penerimaan. Sementara itu, partisipan yang bercerai hanya melalui kesepakatan sepihak tidak dapat mencapai penerimaan dan cenderung mengalami pengaruh negatif seperti menarik diri, dan menyalahkan diri sendiri atas perceraiannya. Selanjutnya dalam proses penyesuaian, partisipan mampu mengarahkan diri untuk membingkai kondisi perceraian dengan mengembangkan sikap rasional. Selain itu, peserta juga mencoba untuk mengelola pengaruh negatif yang dialami dengan melakukan hobi dan terhubung dengan komunitas sosial sebagai sumber sistem pendukung dan menggunakan keterampilan pengalaman masa lalu sebagai upaya untuk mengatasi konflik yang dialami setelah perceraian.","PeriodicalId":33146,"journal":{"name":"Psychocentrum Review","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-03-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Psychocentrum Review","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.26539/pcr.511383","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Menjalin pernikahan yang harmonis dan bahagia merupakan salah satu tujuan yang ingin dicapai oleh orang dewasa. Namun pada kenyataannya tidak semua pasangan suami istri bisa berakhir bahagia, beberapa diantaranya berakhir dengan perceraian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerimaan dan penyesuaian diri orang dewasa pasca perceraian. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain studi kasus dan menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah peserta yang memenuhi kriteria adalah empat orang yang telah bercerai dan belum menikah lagi. Para partisipan yang bersedia berpartisipasi dalam penelitian ini diwawancarai menggunakan wawancara semi terstruktur. Data dari penelitian ini akan dianalisis dengan analisis kualitatif menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan proses penerimaan yang dialami oleh partisipan. Partisipan yang memutuskan untuk bercerai melalui proses kesepakatan dengan pasangannya dapat mencapai tahap penerimaan. Sementara itu, partisipan yang bercerai hanya melalui kesepakatan sepihak tidak dapat mencapai penerimaan dan cenderung mengalami pengaruh negatif seperti menarik diri, dan menyalahkan diri sendiri atas perceraiannya. Selanjutnya dalam proses penyesuaian, partisipan mampu mengarahkan diri untuk membingkai kondisi perceraian dengan mengembangkan sikap rasional. Selain itu, peserta juga mencoba untuk mengelola pengaruh negatif yang dialami dengan melakukan hobi dan terhubung dengan komunitas sosial sebagai sumber sistem pendukung dan menggunakan keterampilan pengalaman masa lalu sebagai upaya untuk mengatasi konflik yang dialami setelah perceraian.
案例研究:离婚后接受和适应
幸福美满的婚姻是成年人想要达到的目标之一。但事实上,并不是所有的夫妻都有一个幸福的结局,有些以离婚告终。本研究的目的是描述离婚后成年人的接受和自我适应。本研究方法是一种基于案例设计和采样技术的定性研究。符合标准的参与者人数为四人,他们已经离婚,没有再婚。愿意参加这项研究的参与者接受半结构性采访。本研究的数据将使用主题分析进行定性分析。研究表明,参与者的接受过程是不同的。同意离婚的参与者可以达到接受阶段。与此同时,只有通过单方面协议离婚的离婚参与者才能获得接受,更有可能经历离婚等负面影响,并为离婚而自责。在适应过程中,参与者能够通过培养理性态度来指导离婚条件。此外,参与者还试图管理他们的爱好所经历的负面影响,并将社会社会联系作为支持系统的来源,并利用过去的经验技能作为离婚后克服冲突的努力。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
24
审稿时长
16 weeks
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书