{"title":"Pengaruh Jarak dan Warna Lampu Led (Light Emitting Diode) Terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Microgreen Brokoli (Brassica oleracea L.)","authors":"M. Lutfi, Siti Hamidah Hanum, Ekoyanto Pudjiono","doi":"10.21776/ub.jkptb.2022.010.03.08","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Microgreen merupakan kelas baru sayuran yang dipanen dalam waktu 7-14 hari setelah semai, memiliki banyak potensi gizi dan menjadi tren terbaru dalam industri makanan. Penyinaran sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman. Pendapatan cahaya yang optimum pada budidaya tanaman secara indoor sangat mempengaruhi proses fotosintesis tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh warna dan jarak vertikal lampu LED terhadap pertumbuhan dan produktivitas microgreen brokoli, sehingga mendapatkan warna dan jarak vertikal lampu LED yang baik untuk budidaya microgreen brokoli. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF), terdiri dari 3 kali pengulangan dan 2 faktorial. Faktor pertama adalah jarak vertikal/tinggi lampu LED (T) yang digunakan yaitu 20 cm (T1), 40 cm (T2) dan 60 cm (T3), faktor kedua yaitu warna cahaya lampu LED (W) yang digunakan berwarna warm white (W1), merah (W2) dan biru (W3). Selain itu ada 3 tanaman pembanding (kontrol) pada jarak vertikal lampu 20 cm (T1) dengan lampu LED putih (W0). Parameter yang diamati yaitu intensitas cahaya, energi lampu LED, tinggi tanaman, jumlah daun, tingkat kehijauan daun dan berat basah microgreen brokoli. Berdasarkan penelitian ini disarankan untuk budidaya sayuran microgreen brokoli dilakukan pada warna lampu LED putih (W0) atau warm white (W1), menggunakan jarak vertikal lampu LED terhadap tanaman 20 cm (T1) dengan lama penyinaran 16 jam/hari agar mendapatkan hasil yang maksimal.","PeriodicalId":34810,"journal":{"name":"Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-12-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.21776/ub.jkptb.2022.010.03.08","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Microgreen merupakan kelas baru sayuran yang dipanen dalam waktu 7-14 hari setelah semai, memiliki banyak potensi gizi dan menjadi tren terbaru dalam industri makanan. Penyinaran sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman. Pendapatan cahaya yang optimum pada budidaya tanaman secara indoor sangat mempengaruhi proses fotosintesis tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh warna dan jarak vertikal lampu LED terhadap pertumbuhan dan produktivitas microgreen brokoli, sehingga mendapatkan warna dan jarak vertikal lampu LED yang baik untuk budidaya microgreen brokoli. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF), terdiri dari 3 kali pengulangan dan 2 faktorial. Faktor pertama adalah jarak vertikal/tinggi lampu LED (T) yang digunakan yaitu 20 cm (T1), 40 cm (T2) dan 60 cm (T3), faktor kedua yaitu warna cahaya lampu LED (W) yang digunakan berwarna warm white (W1), merah (W2) dan biru (W3). Selain itu ada 3 tanaman pembanding (kontrol) pada jarak vertikal lampu 20 cm (T1) dengan lampu LED putih (W0). Parameter yang diamati yaitu intensitas cahaya, energi lampu LED, tinggi tanaman, jumlah daun, tingkat kehijauan daun dan berat basah microgreen brokoli. Berdasarkan penelitian ini disarankan untuk budidaya sayuran microgreen brokoli dilakukan pada warna lampu LED putih (W0) atau warm white (W1), menggunakan jarak vertikal lampu LED terhadap tanaman 20 cm (T1) dengan lama penyinaran 16 jam/hari agar mendapatkan hasil yang maksimal.