Pemodelan Matematik untuk Menentukan Faktor-faktor Penyebab Repeat Breeding pada Sapi Aceh

Arman Sayuti, Cut Nila Thasmi, Tongku Nizwan Siregar, Husnurrizal, Sri Wahyuni
{"title":"Pemodelan Matematik untuk Menentukan Faktor-faktor Penyebab Repeat Breeding pada Sapi Aceh","authors":"Arman Sayuti, Cut Nila Thasmi, Tongku Nizwan Siregar, Husnurrizal, Sri Wahyuni","doi":"10.29244/avi.11.1.34-42","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan membuat pemodelan untuk diagnosis repeat breeding (RB) pada sapi aceh berdasarkan intensitas estrus, profil hormonal, profil biokimia darah, dan jumlah infeksi bakteri pada saluran uterus. Hewan yang digunakan pada penelitian ini adalah 16 ekor sapi aceh yang terdiri atas 7 ekor sapi aceh fertil dan 9 ekor sapi aceh RB, yang berumur 3-8 tahun dengan skor kondisi tubuh (BCS) 3-4. Seluruh sapi aceh fertil dan RB dilakukan sinkronisasi estrus menggunakan hormon PGF2α dengan pola penyuntikan ganda dengan interval 11 hari. Setelah penyuntikan PGF2α, intensitas estrus diamati 3 kali sehari yakni pada pukul 08.00, 12.00, dan 16.00 WIB, masing-masing pengamatan selama 20 menit. Koleksi serum dilakukan pada pagi hari (jam 07.00-09.00 WIB). Koleksi serum dilakukan untuk pemeriksaan kadar hormon estradiol dan progesteron menggunakan teknik enzyme linked immunosorbent assay (ELISA). Selain itu, sampel darah juga digunakan untuk pemeriksaan profil biokimia darah. Koleksi sampel bakteri dilakukan dengan metode swab uterus. Hasil pemodelan diagnosis RB pada sapi aceh diperoleh model matematis regresi linear sebagai berikut : Y= a + bX1 + bX2 .............+ bX11S/C = -5.28 + 1,27X1 - 0,69X2 - 0,99X3 - 0,23X4 + 2,28X5 – 0,53X6 + 0,71X7 - 0,29X8 + 0,09X9 + 3,04X10 Berdasarkan hasil dari pemodelan diagnosis RB pada sapi aceh menunjukkan bahwa penyebab utama RB pada sapi aceh adalah infeksi bakteri pada uterus yang kemungkinan mengakibatkan sapi tersebut mengalami stres yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa dalam darah. Selain itu, RB pada sapi aceh juga dipengaruhi oleh ketidakseimbangan nutrisi dan hormonal yang mengakibatkan intensitas estrus menjadi rendah.","PeriodicalId":31694,"journal":{"name":"Acta Veterinaria Indonesiana","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-03-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Acta Veterinaria Indonesiana","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.29244/avi.11.1.34-42","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Penelitian ini bertujuan membuat pemodelan untuk diagnosis repeat breeding (RB) pada sapi aceh berdasarkan intensitas estrus, profil hormonal, profil biokimia darah, dan jumlah infeksi bakteri pada saluran uterus. Hewan yang digunakan pada penelitian ini adalah 16 ekor sapi aceh yang terdiri atas 7 ekor sapi aceh fertil dan 9 ekor sapi aceh RB, yang berumur 3-8 tahun dengan skor kondisi tubuh (BCS) 3-4. Seluruh sapi aceh fertil dan RB dilakukan sinkronisasi estrus menggunakan hormon PGF2α dengan pola penyuntikan ganda dengan interval 11 hari. Setelah penyuntikan PGF2α, intensitas estrus diamati 3 kali sehari yakni pada pukul 08.00, 12.00, dan 16.00 WIB, masing-masing pengamatan selama 20 menit. Koleksi serum dilakukan pada pagi hari (jam 07.00-09.00 WIB). Koleksi serum dilakukan untuk pemeriksaan kadar hormon estradiol dan progesteron menggunakan teknik enzyme linked immunosorbent assay (ELISA). Selain itu, sampel darah juga digunakan untuk pemeriksaan profil biokimia darah. Koleksi sampel bakteri dilakukan dengan metode swab uterus. Hasil pemodelan diagnosis RB pada sapi aceh diperoleh model matematis regresi linear sebagai berikut : Y= a + bX1 + bX2 .............+ bX11S/C = -5.28 + 1,27X1 - 0,69X2 - 0,99X3 - 0,23X4 + 2,28X5 – 0,53X6 + 0,71X7 - 0,29X8 + 0,09X9 + 3,04X10 Berdasarkan hasil dari pemodelan diagnosis RB pada sapi aceh menunjukkan bahwa penyebab utama RB pada sapi aceh adalah infeksi bakteri pada uterus yang kemungkinan mengakibatkan sapi tersebut mengalami stres yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa dalam darah. Selain itu, RB pada sapi aceh juga dipengaruhi oleh ketidakseimbangan nutrisi dan hormonal yang mengakibatkan intensitas estrus menjadi rendah.
确定亚齐沙皮重复繁殖因子的数学模型
本研究旨在根据应激强度、激素水平、血液生物化学水平和子宫管细菌感染数量,为aceh奶牛的重复繁殖(RB)诊断建模。本研究中使用的动物是16头aceh奶牛,包括7头aceh可育奶牛和9头aceh RB奶牛,年龄3-8岁,身体状况评分(BCS)为3-4。所有可生育的aceh奶牛和RB都在使用PGF2α激素进行发情同步,间隔11天进行双重注射。注射PGF2α后,每天在8:00、12:00和16:00 WIB监测三次应激强度,每次监测20分钟。血清采集在早上进行(07:00-09:00 WIB)。使用酶联免疫吸附测定(ELISA)技术进行血清采集以检查激素雌二醇和孕酮的水平。此外,血液样本还用于检测血液生物化学特征。使用子宫拭子方法采集细菌样本。aceh奶牛RB诊断建模的结果由线性回归数学模型得出,如下:Y=a+bX1+bX2。bX11S/C=-5.28+1.27X1-0.69X2-0.99X3-0.23X4+2.28X5-0.53X6+0.71X7-0.29X8+0.09X9+3.04X10=-5.28+1.28X1=-5.28=1.27X1=1.27X1+1.27X1=-5.28+1.28X1-0.69 X2-0.69X2-0.99XX3-0.27XXX3-0.23X4+2.28X1-0.28XXXX5-h。此外,aceh奶牛的RB也受到营养失衡和激素失衡的影响,从而导致压力强度降低。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
22
审稿时长
18 weeks
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书