ULASAN SARANG BURUNG WALET SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL

Dede Sri Wahyuni
{"title":"ULASAN SARANG BURUNG WALET SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL","authors":"Dede Sri Wahyuni","doi":"10.29244/avi.9.3.201-214","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Sarang burung walet (SBW) merupakan sarang yang berasal dari saliva beberapa spesies burung walet keluarga Apodidae, terutama spesies Aerodramus fuciphagus dan A. maximus. Indonesia merupakan negara penghasil SBW terbesar dengan menyumbang 85% dari pasar dunia. Sarang burung walet sejak lama telah digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok. Komponen utama dari SBW adalah glikoprotein, yang diyakini terlibat dalam jalur biologis yang beragam untuk meningkatkan kesehatan. Berbagai metode penelitian telah dilakukan untuk mengkarakterisasi peptida dan glikoprotein SBW sebagai bahan bioaktif makanan fungsional. Ulasan ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai potensi SBW sebagai produk makanan fungsional berdasarkan kandungan bahan bioaktif dan sifat fisikokimia yang dimilikinya. Sarang burung walet digunakan sebagai bahan makanan, baik dengan menyajikan dalam bentuk utama atau menggabungkan dengan bahan lain yang meningkatkan nilai tambah produk pangan seperti minuman siap saji, yoghurt, roti daging, es krim, mie dan cokelat. Potensi komponen bioaktif SBW sebagai pangan fungsional meliputi klaim penurunan risiko penyakit dan klaim fungsi lain. Klaim penurunan risiko penyakit antara lain anti inflamasi, aktifitas antivirus, meningkatkan kesehatan jantung dan pembuluh darah, meningkatkan imunitas, efek neuroprotektif, dan mencegah penyakit diabetes. Klaim fungsi lain meliputi ploriferasi sel, aktifitas epidermal growth factor (EGF) dan anti penuaan, memperbaiki fungsi saluran pencernaan, peningkatan kekuatan tulang, meningkatkan fungsi saluran reproduksi, dan antioksidan.","PeriodicalId":31694,"journal":{"name":"Acta Veterinaria Indonesiana","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2021-12-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Acta Veterinaria Indonesiana","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.29244/avi.9.3.201-214","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 1

Abstract

Sarang burung walet (SBW) merupakan sarang yang berasal dari saliva beberapa spesies burung walet keluarga Apodidae, terutama spesies Aerodramus fuciphagus dan A. maximus. Indonesia merupakan negara penghasil SBW terbesar dengan menyumbang 85% dari pasar dunia. Sarang burung walet sejak lama telah digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok. Komponen utama dari SBW adalah glikoprotein, yang diyakini terlibat dalam jalur biologis yang beragam untuk meningkatkan kesehatan. Berbagai metode penelitian telah dilakukan untuk mengkarakterisasi peptida dan glikoprotein SBW sebagai bahan bioaktif makanan fungsional. Ulasan ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai potensi SBW sebagai produk makanan fungsional berdasarkan kandungan bahan bioaktif dan sifat fisikokimia yang dimilikinya. Sarang burung walet digunakan sebagai bahan makanan, baik dengan menyajikan dalam bentuk utama atau menggabungkan dengan bahan lain yang meningkatkan nilai tambah produk pangan seperti minuman siap saji, yoghurt, roti daging, es krim, mie dan cokelat. Potensi komponen bioaktif SBW sebagai pangan fungsional meliputi klaim penurunan risiko penyakit dan klaim fungsi lain. Klaim penurunan risiko penyakit antara lain anti inflamasi, aktifitas antivirus, meningkatkan kesehatan jantung dan pembuluh darah, meningkatkan imunitas, efek neuroprotektif, dan mencegah penyakit diabetes. Klaim fungsi lain meliputi ploriferasi sel, aktifitas epidermal growth factor (EGF) dan anti penuaan, memperbaiki fungsi saluran pencernaan, peningkatan kekuatan tulang, meningkatkan fungsi saluran reproduksi, dan antioksidan.
观察燕窝作为一种功能性食物
雨燕(SBW)是几种亚波罗德斯家族雨燕的后代萨利瓦(saliva)的后代,主要是空气动力学和阿马克西姆斯(A. maximus)。印度尼西亚是世界上85%的市场,是世界上最大的SBW生产国。燕窝长期以来一直被用于中国传统医学。SBW的主要成分是糖蛋白,被认为是通过多种生物途径促进健康的。已经采用了各种研究方法,将SBW多肽和糖蛋白归类为功能性食品的生物活性成分。本评注旨在提供有关SBW作为一种基于其生物活性成分和其生理机能的功能产品的潜力的信息。雨燕的巢被用作食物,要么以基本形式呈现,要么与其他物质结合,增加快餐、酸奶、肉类面包、冰淇淋、面条和巧克力等食品的价值。作为一种功能食品,SBW的生物活性成分的潜力包括疾病风险降低和其他功能索赔。除炎症药、抗病毒活动、促进心脏和血管健康、增强免疫力、神经保护效应和预防糖尿病等疾病的风险降低。其他功能声称包括细胞ploriferasi、表皮生长活动和抗衰老、改善消化功能、骨骼强度增加、生殖功能和抗氧化剂。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
22
审稿时长
18 weeks
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书