{"title":"Analisis Kestabilan dan Penerapan Kontrol Optimal pada Model Penyebaran Rumor Melalui Liputan Media","authors":"Verent Nindi Oktaviani Rusmarlina, Yusuf Fuad","doi":"10.26740/mathunesa.v11n1.p35-48","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Rumor merupakan informasi mengenai hal menarik bagi publik, permasalahan internasional, nasional,ekonomi, politik, budaya atau sosial terkait seorang tokoh masyarakat tetapi belum dapat dipastikankebenarannya. Pada era digital, rumor semakin mudah disebarkan tanpa waktu yang lama dan biaya yangbesar. Rumor yang tidak bisa dikendalikan akan merugikan beberapa pihak, mulai dari keresahanmasyarakat, sampai dampak yang fatal seperti kematian. Penelitian ini bertujuan untuk merekontruksimodel dinamik penyebaran rumor dengan penerapan kontrol optimal, menentukan titik kesetimbangan,menentukan bilangan reproduksi dasar, menganalisis kestabilan model dinamik maupun sensitivitasmodel dinamik. Terdapat 4 subpopulasi dalam model dinamik, yaitu subpopulasi 𝑋 (orang yang tidakmengetahui rumor), subpopulasi 𝑋𝑚 (orang yang mengetahui rumor namun tidak menyebarkan rumor),subpopulasi 𝑌 (orang yang dengan sengaja menyebarkan rumor). 𝑀 (kumulatif penerapan programkesadaran pada siaran liputan media). Dengan mengasumsikan total populasi N sebesar 80.000 dan nilaiparameter dari Huo et al (2019), diperoleh dua titik kesetimbangan dari model dinamik yaitu, titik bebasrumor tanpa kontrol optimal dengan nilai awal diskemakan harus memenuhi 𝑁 = 𝑋 + 𝑋𝑚 + 𝑌 + 𝑀.Analisis kestabilan menunjukkan titik kesetimbangan bebas rumor dan titik kesetimbangan endemikrumor stabil asimtotik. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa jika salah satu dari laju imigrasi individu𝐴 menuju subpopulasi 𝑋 dan tingkat iteraksi individu subpopulasi 𝑋 dengan subpopulasi 𝑌 𝛽ditingkatkan sementara yang lainnya dikondisikan konstan, maka nilai Γ0 akan meningkat. Hasil simulasimodel dinamik dengan penerapan kontrol 𝑢 = 0.9, berupa video edukasi mengenai rumor yangdisebarkan melalui sosial media kepada masyarakat menunjukkan perubahan yang signifikan sebesar77%. Diharapkan setelah hari ke-100 penyebaran rumor sudah terkendali secara berkelanjutan. Untukpenelitian lainnya disarankan untuk menggunakan parameter dan kontrol yang lainnya.","PeriodicalId":31823,"journal":{"name":"Mathunesa Jurnal Ilmiah Matematika","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-05-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Mathunesa Jurnal Ilmiah Matematika","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.26740/mathunesa.v11n1.p35-48","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Rumor merupakan informasi mengenai hal menarik bagi publik, permasalahan internasional, nasional,ekonomi, politik, budaya atau sosial terkait seorang tokoh masyarakat tetapi belum dapat dipastikankebenarannya. Pada era digital, rumor semakin mudah disebarkan tanpa waktu yang lama dan biaya yangbesar. Rumor yang tidak bisa dikendalikan akan merugikan beberapa pihak, mulai dari keresahanmasyarakat, sampai dampak yang fatal seperti kematian. Penelitian ini bertujuan untuk merekontruksimodel dinamik penyebaran rumor dengan penerapan kontrol optimal, menentukan titik kesetimbangan,menentukan bilangan reproduksi dasar, menganalisis kestabilan model dinamik maupun sensitivitasmodel dinamik. Terdapat 4 subpopulasi dalam model dinamik, yaitu subpopulasi 𝑋 (orang yang tidakmengetahui rumor), subpopulasi 𝑋𝑚 (orang yang mengetahui rumor namun tidak menyebarkan rumor),subpopulasi 𝑌 (orang yang dengan sengaja menyebarkan rumor). 𝑀 (kumulatif penerapan programkesadaran pada siaran liputan media). Dengan mengasumsikan total populasi N sebesar 80.000 dan nilaiparameter dari Huo et al (2019), diperoleh dua titik kesetimbangan dari model dinamik yaitu, titik bebasrumor tanpa kontrol optimal dengan nilai awal diskemakan harus memenuhi 𝑁 = 𝑋 + 𝑋𝑚 + 𝑌 + 𝑀.Analisis kestabilan menunjukkan titik kesetimbangan bebas rumor dan titik kesetimbangan endemikrumor stabil asimtotik. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa jika salah satu dari laju imigrasi individu𝐴 menuju subpopulasi 𝑋 dan tingkat iteraksi individu subpopulasi 𝑋 dengan subpopulasi 𝑌 𝛽ditingkatkan sementara yang lainnya dikondisikan konstan, maka nilai Γ0 akan meningkat. Hasil simulasimodel dinamik dengan penerapan kontrol 𝑢 = 0.9, berupa video edukasi mengenai rumor yangdisebarkan melalui sosial media kepada masyarakat menunjukkan perubahan yang signifikan sebesar77%. Diharapkan setelah hari ke-100 penyebaran rumor sudah terkendali secara berkelanjutan. Untukpenelitian lainnya disarankan untuk menggunakan parameter dan kontrol yang lainnya.
谣言是一个有吸引力的公众、国际、国家、经济、政治、文化或社会关系的人物,但还不能确定其真实性。在数字时代,随着时间的推移和成本的增加,谣言的传播变得越来越容易。一个无法控制的谣言将对一些人造成伤害,从社会的邪恶到致命的影响,如死亡。该研究旨在通过最佳控制、确定平衡点、确定基本生殖数、分析动态模型的稳定性和动态敏感性,以重建谣言传播的动态模型。动态模型,即在一天中4在一天𝑋(tidakmengetahui谣言的人),在一天𝑋𝑚(知道谣言但不散布谣言的人),在一天𝑌(故意散布谣言的人)。累积𝑀(programkesadaran应用于广播媒体报道)。假设8万总人口N大小和霍的nilaiparameter et al(2019年),获得了两个平衡的动态模型,bebasrumor点没有最优控制的起始值diskemakan必须满足𝑁=𝑋+𝑋𝑚𝑌+𝑀。稳定性分析表明无谣言平衡点和无症状平衡点。敏感性分析表明,如果一个人从移民个人𝐴速度到在一天𝑋和iteraksi个人在一天𝑋水平在一天𝑌𝛽ditingkatkan另外的条件恒定的,Γ0值就会增加。simulasimodel活力与结果应用控制𝑢= 0。9、关于教育、视频谣言yangdisebarkan通过社交媒体向公众展示sebesar77%方面取得了重大的改变。预计在第100天之后,谣言的传播将继续得到控制。对于其他研究,建议使用其他参数和控制。