CNN Modelling Untuk Deteksi Wajah Berbasis Gender Menggunakan Python

Warnia Nengsih
{"title":"CNN Modelling Untuk Deteksi Wajah Berbasis Gender Menggunakan Python","authors":"Warnia Nengsih","doi":"10.35143/JKT.V6I2.3679","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Pendeteksian wajah (Face Detection) merupakan Pemanfaatan data Biologis (Biometrics)\ndengan mengidentifikasi ciri-ciri fisik yang ada pada manusia. Digitalisasi pengenalan gender sebagai sebuah teknologi untuk mengenali gender manusia dengan membedakan wajah wanita dan wajah pria berdasarkan fitur Ekstraksi. Keberadaan sistem ini secara implementatif dapat diaplikasikan untuk sistem pengawasan otomatis dan sistem monitoring atau segmentasi pasar berdasarkan trend demografis serta juga dapat diaplikasikan untuk pembatasan akses suatu ruangan. Penelitian ini menggunakan Convolutional Neural Network (CNN). CNN merupakan salah satu jenis neural network dimana metode ini dapat digunakan pada data image. CNN memiliki kemampuan untuk mengenali objek pada suatu image. Secara keseluruhan dataset yang digunakan memiliki 40 anotasi atribut untuk mendeskripsikan image wanita dan pria. Sistem deteksi wajah ini menggunakan python dan Keras sebagai library Machine Learning open source untuk nerve network,dikembangkan untuk membuat penerapan model pembelajaran yang mendalam. Dengan adanya system ini memberikan analisa keakuratan dalam pendeteksian gender sehingga dapat dikembangkan untuk penelitian yang lebih implementatif. Jumlah gambar harus seimbang untuk mendapatkan kinerja yang baik untuk permodelan, masing-masing model akan memiliki folder pelatihan, validasi dan data uji. Jumlah gambar yang tidak seimbang dapat berpengaruh pada kinerja model CNN. Model yang dibangun menggunakan transfer learning dari InceptionV3 dimana permodelan dapat mengenali gender dengan akurasi sebesar 92,6%.","PeriodicalId":31786,"journal":{"name":"Jurnal Komputer Terapan","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2020-11-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"2","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Komputer Terapan","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.35143/JKT.V6I2.3679","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 2

Abstract

Pendeteksian wajah (Face Detection) merupakan Pemanfaatan data Biologis (Biometrics) dengan mengidentifikasi ciri-ciri fisik yang ada pada manusia. Digitalisasi pengenalan gender sebagai sebuah teknologi untuk mengenali gender manusia dengan membedakan wajah wanita dan wajah pria berdasarkan fitur Ekstraksi. Keberadaan sistem ini secara implementatif dapat diaplikasikan untuk sistem pengawasan otomatis dan sistem monitoring atau segmentasi pasar berdasarkan trend demografis serta juga dapat diaplikasikan untuk pembatasan akses suatu ruangan. Penelitian ini menggunakan Convolutional Neural Network (CNN). CNN merupakan salah satu jenis neural network dimana metode ini dapat digunakan pada data image. CNN memiliki kemampuan untuk mengenali objek pada suatu image. Secara keseluruhan dataset yang digunakan memiliki 40 anotasi atribut untuk mendeskripsikan image wanita dan pria. Sistem deteksi wajah ini menggunakan python dan Keras sebagai library Machine Learning open source untuk nerve network,dikembangkan untuk membuat penerapan model pembelajaran yang mendalam. Dengan adanya system ini memberikan analisa keakuratan dalam pendeteksian gender sehingga dapat dikembangkan untuk penelitian yang lebih implementatif. Jumlah gambar harus seimbang untuk mendapatkan kinerja yang baik untuk permodelan, masing-masing model akan memiliki folder pelatihan, validasi dan data uji. Jumlah gambar yang tidak seimbang dapat berpengaruh pada kinerja model CNN. Model yang dibangun menggunakan transfer learning dari InceptionV3 dimana permodelan dapat mengenali gender dengan akurasi sebesar 92,6%.
基于Python的基于性别的面部检测CNN建模
面部探测是通过识别人类的生理特征来利用生物数据。性别识别被数字化为一种通过提取特征区分女性和男性面部来识别人类性别的技术。该系统的存在可以应用于基于人口趋势的自动监控和市场监测系统,也可以应用于对空间的限制。这项研究使用的是神经通路网络(CNN)。CNN是一种神经网络,可以在数据图像中使用这种方法。CNN有识别图像上物体的能力。使用的所有数据集都有40个属性来描述女性和男性的形象。这个面部检测系统使用python和hard作为nerve network的开放学习图书馆,开发出来创造一个深层学习模式的应用。该系统为性别检测的准确性提供了分析,以便为更实际的研究开发。图像的数量应该是平衡的,以便在模型中取得良好的表现,每个模型将有培训文件夹、验证和测试数据。不平衡的图像数量可能会影响CNN模型的性能。模型是用植入3号的知识转移建立的,在那里建模可以精确地识别性别,达到92.6%。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
32
审稿时长
6 weeks
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书