FINANCING RISK MEASUREMENT WITH MAQASHID AL-SHARIA QUALITATIVE RISK

A. Sofyan, Salmah Said, M. Abdullah
{"title":"FINANCING RISK MEASUREMENT WITH MAQASHID AL-SHARIA QUALITATIVE RISK","authors":"A. Sofyan, Salmah Said, M. Abdullah","doi":"10.22373/SHARE.V8I1.4355","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Measurement of financing risk has been dominated by quantitative methods, which insufficiently pay attention to the detailed causes of default risk. So far, the concept of mafsadah in maqashid al-sharia has never been applied in risk management. Thus, the aim of this study is to measure the risk of financing with the qualitative risk assessment method based on maqashid al-sharia by proposing the use of the mafsadah matrix. This research applies qualitative method equipped with a phenomenological approach as observed in Islamic financial institutions in Makassar. Data collection was carried out by observation and interviews with the branch heads, credit analysts, and staff of the Islamic financial institutions. Data analysis and interpretation technique are in line with Miles and Huberman analysis with three stages, namely data reduction, data presentation, and data verification. This study found that there were seventeen risk events with the level of mafsadah tahsiniyyat as many as four events, mafsadah hajiyyyat as many as four events, and mafsadah dharuriyyat as many as nine events. In addition, this research reveals that customers, indeed, fail to pay due to their bad characters and moral hazards (mafsadah dharuriyyat) resulting in liquidity problems in Islamic financial institutions. This is due to the misappropriation of credit committee approval and unresponsive handling of bad financing (mafsadah dharuriyyat) resulting in delays in Islamic financial institutions to further process financing proposals (mafsadah dharuriyyat).==============================================================================================Pengukuran Risiko Pembiayaan dengan Maqashid al-Syariah Qualitative Risk. Pengukuran risiko pembiayaan telah didominasi metode kuantitiatif yang kurang memerhatikan penyebab terjadinya default risk secara detail. Selama ini, konsep mafsadah dalam maqashid al-syariah belum pernah diaplikasikan dalam aspek manajemen risiko. Maka, tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur risiko pembiayaan dengan metode qualitative risk assessment yang berbasis maqashid al-syariah dengan menggunakan matriks mafsadah. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi pada lembaga pembiayaan syariah di Makassar.  Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara terhadap kepala cabang, credit analyst, dan staf karyawan lembaga pembiayaan syariah. Teknik analisis dan interpretasi data menggunakan analisis Miles dan Huberman dengan tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Penelitian ini menemukan terdapat tujuh belas peristiwa risiko dengan tingkatan mafsadah tahsiniyat sebanyak empat peristiwa, mafsadah hajiyat sebanyak empat peristiwa, dan mafsadah dharuriyat sebanyak sembilan peristiwa. Selain itu, penelitian ini mengungkap bahwa peristiwa nasabah gagal bayar karena karakter buruk dan moral hazard (mafsadah dharuriyat) mengakibatkan masalah likuiditas pada lembaga pembiayaan syariah. Hal ini disebabkan kekeliruan persetujuan pembiayaan oleh credit committee dan penanganan yang tidak responsif atas pembiayaan macet (mafsadah dharuriyat) berakibat keterlambatan lembaga pembiayaan syariah memeroses pengajuan pembiayaan (mafsadah dharuriyat).","PeriodicalId":31746,"journal":{"name":"Share Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2019-07-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Share Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.22373/SHARE.V8I1.4355","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 1

Abstract

Measurement of financing risk has been dominated by quantitative methods, which insufficiently pay attention to the detailed causes of default risk. So far, the concept of mafsadah in maqashid al-sharia has never been applied in risk management. Thus, the aim of this study is to measure the risk of financing with the qualitative risk assessment method based on maqashid al-sharia by proposing the use of the mafsadah matrix. This research applies qualitative method equipped with a phenomenological approach as observed in Islamic financial institutions in Makassar. Data collection was carried out by observation and interviews with the branch heads, credit analysts, and staff of the Islamic financial institutions. Data analysis and interpretation technique are in line with Miles and Huberman analysis with three stages, namely data reduction, data presentation, and data verification. This study found that there were seventeen risk events with the level of mafsadah tahsiniyyat as many as four events, mafsadah hajiyyyat as many as four events, and mafsadah dharuriyyat as many as nine events. In addition, this research reveals that customers, indeed, fail to pay due to their bad characters and moral hazards (mafsadah dharuriyyat) resulting in liquidity problems in Islamic financial institutions. This is due to the misappropriation of credit committee approval and unresponsive handling of bad financing (mafsadah dharuriyyat) resulting in delays in Islamic financial institutions to further process financing proposals (mafsadah dharuriyyat).==============================================================================================Pengukuran Risiko Pembiayaan dengan Maqashid al-Syariah Qualitative Risk. Pengukuran risiko pembiayaan telah didominasi metode kuantitiatif yang kurang memerhatikan penyebab terjadinya default risk secara detail. Selama ini, konsep mafsadah dalam maqashid al-syariah belum pernah diaplikasikan dalam aspek manajemen risiko. Maka, tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur risiko pembiayaan dengan metode qualitative risk assessment yang berbasis maqashid al-syariah dengan menggunakan matriks mafsadah. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi pada lembaga pembiayaan syariah di Makassar.  Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara terhadap kepala cabang, credit analyst, dan staf karyawan lembaga pembiayaan syariah. Teknik analisis dan interpretasi data menggunakan analisis Miles dan Huberman dengan tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Penelitian ini menemukan terdapat tujuh belas peristiwa risiko dengan tingkatan mafsadah tahsiniyat sebanyak empat peristiwa, mafsadah hajiyat sebanyak empat peristiwa, dan mafsadah dharuriyat sebanyak sembilan peristiwa. Selain itu, penelitian ini mengungkap bahwa peristiwa nasabah gagal bayar karena karakter buruk dan moral hazard (mafsadah dharuriyat) mengakibatkan masalah likuiditas pada lembaga pembiayaan syariah. Hal ini disebabkan kekeliruan persetujuan pembiayaan oleh credit committee dan penanganan yang tidak responsif atas pembiayaan macet (mafsadah dharuriyat) berakibat keterlambatan lembaga pembiayaan syariah memeroses pengajuan pembiayaan (mafsadah dharuriyat).
基于伊斯兰教法的融资风险度量定性风险
融资风险的计量一直以量化方法为主,对违约风险的具体原因关注不够。到目前为止,伊斯兰教法中的mafsadah概念从未应用于风险管理。因此,本研究的目的是通过提议使用mafsadah矩阵,采用基于maqashid al-sharia的定性风险评估方法来衡量融资风险。本研究采用了在望加锡伊斯兰金融机构中观察到的带有现象学方法的定性方法。数据收集是通过观察和采访伊斯兰金融机构的分行负责人、信贷分析师和工作人员进行的。数据分析和解释技术与Miles和Huberman分析一致,分为三个阶段,即数据缩减、数据表示和数据验证。这项研究发现,共有17起风险事件,其中mafsadah tahsiniyyat级别高达4起,mafsada hajiyyyat级别高达四起,mahsadah dharuriyyat等级高达9起。此外,这项研究表明,客户确实因其不良性格和道德风险(mafsadah dharuriyyat)而未能付款,从而导致伊斯兰金融机构的流动性问题。这是由于挪用信贷委员会的批准和对不良融资(mafsadah dharuriyyat)的处理不力,导致伊斯兰金融机构延迟进一步处理融资提案(mafsada dharuriyat)==================================================================================================================================================================================Maqashid al-Syariah定性风险的成本风险度量。[UNK]融资风险的衡量一直以量化方法为主,这些方法对违约风险的详细原因观察不足。到目前为止,maqashid al-syariah的概念从未应用于风险管理。因此,本研究的目的是使用基于maqashid-al-syariah的定性风险评估方法,使用maqashid矩阵来衡量资金风险。本研究采用现象学方法对望加锡的企业制度进行了定性研究。[UNK]数据收集是通过对分支机构负责人、信贷分析师和公司融资机构工作人员的观察和采访进行的。数据分析和解释技术使用三步Miles和Huberman分析,即数据缩减、数据处理和数据验证。这项研究发现,有17起事件处于危险之中,最多4起,最多4次,最多9起。此外,本研究表明,命运的失败是由于不良性格和道德风险(dharuriyat-mafsadah)导致机构流动性问题。这是由于信贷委员会的资金没有得到批准,狼牙棒资金也没有得到响应,导致公司融资过程延迟。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
13
审稿时长
10 weeks
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书