Kajian Pandangan Martin Luther tentang Sinergi antara Gereja, Sekolah dan Keluarga dalam Pendidikan iman Anak di masa Pascapandemi

Y. Setia
{"title":"Kajian Pandangan Martin Luther tentang Sinergi antara Gereja, Sekolah dan Keluarga dalam Pendidikan iman Anak di masa Pascapandemi","authors":"Y. Setia","doi":"10.36421/veritas.v21i2.638","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Pendidikan iman bagi anak sangat penting. Berbagai upaya telah dilakukan oleh gereja, sekolah Kristen, dan rumah atau keluarga untuk memberikan pendidikan iman kepada anak. Namun, di masa pandemi banyak hal yang berubah, termasuk bagaimana pendidikan iman bagi anak dilakukan oleh setiap lembaga tersebut. Dalam artikel ini, penulis ingin mengkaji pandangan Martin Luther, khusunya mengenai sinergi antara gereja, sekolah dan keluarga dalam menyelenggarakan pendidikan iman. Semasa hidupnya, Luther juga mengalami pandemi yang sering dikenal dengan Black Death, yang menyebar di Eropa pada abad ke-14 hingga ke-17. Luther melihat kondisi pendidikan iman bagi anak-anak sangat jauh dari ideal. Kondisi gereja, sekolah dan keluarga ternyata sangat memprihatinkan terlihat dari rendahnya kualitas iman jemaat. Pada akhirnya, Luther banyak memberikan pandangannya melalui khotbah, surat, dan tulisan lainnya. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka yang akan memaparkan dan menelaah pandangan Luther mengenai peran gereja, sekolah dan keluarga, serta sinergi yang harus dilakukan. Setelah itu penulis akan mengkontekstualisasikan hasil penelitian ini pada konteks pascapandemi dan memberikan saran konstruktif apa yang bisa dilakukan oleh ketiga lembaga tersebut dalam mendidik iman anak. Kesimpulannya, sinergi antara gereja, sekolah dan keluarga untuk mendidik iman anak sangatlah penting. Anak mendapatkan pendidikan iman yang holistik jika ketiga lembaga pendidikan tersebut bekerja sama dalam menjalankan perannya.","PeriodicalId":33647,"journal":{"name":"Veritas Jurnal Teologi dan Pelayanan","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Veritas Jurnal Teologi dan Pelayanan","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.36421/veritas.v21i2.638","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Pendidikan iman bagi anak sangat penting. Berbagai upaya telah dilakukan oleh gereja, sekolah Kristen, dan rumah atau keluarga untuk memberikan pendidikan iman kepada anak. Namun, di masa pandemi banyak hal yang berubah, termasuk bagaimana pendidikan iman bagi anak dilakukan oleh setiap lembaga tersebut. Dalam artikel ini, penulis ingin mengkaji pandangan Martin Luther, khusunya mengenai sinergi antara gereja, sekolah dan keluarga dalam menyelenggarakan pendidikan iman. Semasa hidupnya, Luther juga mengalami pandemi yang sering dikenal dengan Black Death, yang menyebar di Eropa pada abad ke-14 hingga ke-17. Luther melihat kondisi pendidikan iman bagi anak-anak sangat jauh dari ideal. Kondisi gereja, sekolah dan keluarga ternyata sangat memprihatinkan terlihat dari rendahnya kualitas iman jemaat. Pada akhirnya, Luther banyak memberikan pandangannya melalui khotbah, surat, dan tulisan lainnya. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka yang akan memaparkan dan menelaah pandangan Luther mengenai peran gereja, sekolah dan keluarga, serta sinergi yang harus dilakukan. Setelah itu penulis akan mengkontekstualisasikan hasil penelitian ini pada konteks pascapandemi dan memberikan saran konstruktif apa yang bisa dilakukan oleh ketiga lembaga tersebut dalam mendidik iman anak. Kesimpulannya, sinergi antara gereja, sekolah dan keluarga untuk mendidik iman anak sangatlah penting. Anak mendapatkan pendidikan iman yang holistik jika ketiga lembaga pendidikan tersebut bekerja sama dalam menjalankan perannya.
回顾马丁·路德关于教会、学校和家庭在后期儿童信仰教育方面的协同作用的观点
儿童的信仰教育至关重要。教会、基督教学校、家庭或家庭为教育儿童提供信仰教育作出了努力。然而,在大流行期间,许多事情都发生了变化,包括每个机构对儿童的信仰教育是如何进行的。在这篇文章中,作者想要回顾马丁路德的观点,他主要是关于教会、学校和家庭在进行信仰教育方面的协同作用。路德在世时也经历了臭名昭著的黑死病大流行,这种病在14世纪至17世纪在欧洲蔓延。路德认为儿童的信仰教育条件远非理想。教会、学校和家庭的状况可以从教会信仰的质量低下中看出来,这是令人担忧的。最后,路德通过布道、信件和其他著作发表了很多观点。本研究采用图书馆研究方法,阐明和研究路德对教会、学校和家庭角色以及协同作用的看法。之后,作者将将这项研究的结果与后期的背景相关联,并就这三个机构在培养儿童信仰方面所能做的事情提出建设性的建议。最后,教会、学校和家庭为教育孩子的信仰而进行的协同作用是至关重要的。如果这三个机构共同努力,孩子就能获得全面的信仰教育。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
7
审稿时长
16 weeks
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书