Faktor Kondisi Fisik Terhadap Resiko Cedera Olahraga Pada Permainan Sepakbola

Nurwahida Puspitasari
{"title":"Faktor Kondisi Fisik Terhadap Resiko Cedera Olahraga Pada Permainan Sepakbola","authors":"Nurwahida Puspitasari","doi":"10.33660/jfrwhs.v3i1.34","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"ABSTRAK \nLatar belakang: Cedera olahraga adalah cedera pada sistem integument, otot dan rangka  yang disebabkan oleh kegiatan olahraga. Olahraga adalah serangkaian kegiatan fisik danketrampilan teknik bukan hanya untuk kesehatan jasmani dan rohani saja tetapi juga bertujuan untuk memenangkan suatu pertandingan, meskipun bertujuan menyehatkan jasmanitetapi olahraga juga memiliki resiko untuk terjadinya cedera olahraga. Angka kejadian cedera olahraga pada anak-anak meski tergolong kecil tetapi memiliki kenaikan persentase disetiap pertambahan usia. Cedera bisa terjadi saat latihan maupun pertandingan, secara sengaja atau tidak sengaja dengan beberapa faktor penyebab terjadinya cedera dalam olahraga diantaranya adalah faktor intrinsik yaitu faktor kondisi fisik dan keterampilan teknik. Tujuan: untuk mengetahui apakah ada hubungan faktor kondisi fisik terhadap resiko cedera olahraga. Metode: Penelitian ini dilaksanakan pada 5 Sekolah Sepakbola (SSB) di kota Semarang. Metode yang digunakan yaitu deskriptif korelasional dengan teknik survey dan tes. Besarnya sampel berjumlah 100 siswa dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Variabel penelitian terdiri dari: 1) Variabel independen yaitu, kondisi fisik dan 2) Variabel dependen yaitu, resiko cedera olahraga. Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji korelasi dengan Pearson dua jalur dengan bantuan aplikasi computer menggunakan seri program SPSS for window versi 19 dengan taraf signifikansi 5%. Hasil : ada hubungan faktor kondisi fisik terhadap resiko cedera olahraga dengan nilai p= 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Ada hubungan faktor kondisi fisik terhadap resiko cedera olahraga, dengan runtutan tingkat keeratan hubungan yang paling erat adalah Agility, Flexibility, Power, Speed, Endurance dan Strenght.","PeriodicalId":34105,"journal":{"name":"Jurnal Fisioterapi dan Rehabilitasi","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2019-01-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"20","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Fisioterapi dan Rehabilitasi","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.33660/jfrwhs.v3i1.34","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 20

Abstract

ABSTRAK Latar belakang: Cedera olahraga adalah cedera pada sistem integument, otot dan rangka  yang disebabkan oleh kegiatan olahraga. Olahraga adalah serangkaian kegiatan fisik danketrampilan teknik bukan hanya untuk kesehatan jasmani dan rohani saja tetapi juga bertujuan untuk memenangkan suatu pertandingan, meskipun bertujuan menyehatkan jasmanitetapi olahraga juga memiliki resiko untuk terjadinya cedera olahraga. Angka kejadian cedera olahraga pada anak-anak meski tergolong kecil tetapi memiliki kenaikan persentase disetiap pertambahan usia. Cedera bisa terjadi saat latihan maupun pertandingan, secara sengaja atau tidak sengaja dengan beberapa faktor penyebab terjadinya cedera dalam olahraga diantaranya adalah faktor intrinsik yaitu faktor kondisi fisik dan keterampilan teknik. Tujuan: untuk mengetahui apakah ada hubungan faktor kondisi fisik terhadap resiko cedera olahraga. Metode: Penelitian ini dilaksanakan pada 5 Sekolah Sepakbola (SSB) di kota Semarang. Metode yang digunakan yaitu deskriptif korelasional dengan teknik survey dan tes. Besarnya sampel berjumlah 100 siswa dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Variabel penelitian terdiri dari: 1) Variabel independen yaitu, kondisi fisik dan 2) Variabel dependen yaitu, resiko cedera olahraga. Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji korelasi dengan Pearson dua jalur dengan bantuan aplikasi computer menggunakan seri program SPSS for window versi 19 dengan taraf signifikansi 5%. Hasil : ada hubungan faktor kondisi fisik terhadap resiko cedera olahraga dengan nilai p= 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Ada hubungan faktor kondisi fisik terhadap resiko cedera olahraga, dengan runtutan tingkat keeratan hubungan yang paling erat adalah Agility, Flexibility, Power, Speed, Endurance dan Strenght.
在足球比赛中造成运动损伤的身体状况因素
背景ABSTRAK:运动损伤是由运动活动引起的对表皮系统、肌肉和秩序的损伤。体育是一系列体育活动和技术技能,不仅是为了人类和精神健康,而且是为了赢得比赛,尽管体育服务的目的也有成为运动损伤的风险。儿童在体育运动中受伤的数量很少,但随着年龄的增长,受伤的比例会增加。Cedera可能发生在运动或比赛中,有意或无意,其中一些因素会导致运动中的伤害,其中包括身体状况因素和技术技能。目的:确定是否存在与运动损伤风险相关的身体状况因素。方法:本研究在三宝垄市5所足球学校进行。使用的方法是与调查技术和测试相关的描述性方法。这是一个由100名学生组成的大样本,采用了有目的的抽样技术。研究变量包括:1)自变量,即身体状况;2)自变量,运动损伤风险。所使用的数据分析技术是一种双向Pearson相关测试,使用计算机应用程序,使用一系列适用于窗口版本19的SPSS程序,显著率为5%。结果:身体状况因素与运动损伤风险之间存在相关性,p=0.000(p<0.05)。结论:身体状况因素与运动损伤风险存在一定的关系,其中关系需求的轮换程度最高的是敏捷性、灵活性、力量、速度、耐力和强度。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
18
审稿时长
6 weeks
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书