{"title":"PANCA JIWA AS SOCIAL CAPITAL APPROACH: AN ALTERNATIVE STARTEGY FOR ISLAMIC ECONOMIC DEVELOPMENT","authors":"S. Syamsuri, Yuwan Ebit Saputro","doi":"10.22373/share.v7i2.2668","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"The economic issue is considered as a universal issue; one of the major problems in economy is the backwardness of economic development in rural areas. This study aims at seeking solutions using panca jiwa concepts of Pondok Gontor (sincerity, simplicity, self-sufficiency, Islamic brotherhood and freedom) as a social capital of the economic development in underdeveloped areas. This research employed a qualitative method as it is relevant in revealing details on the phenomenon. Data was gathered through interview, observation, and documentation. The collected data was then analyzed inductively and presented descriptively. The finding shows that the study area has a potent of panca jiwa, a potential to become an economic development strategy in solving poverty and underdevelopment which remained unsolved for decades.============================================================================================Pendekatan Panca Jiwa sebagai Modal Sosial: Suatu Strategi Alternatif dalam Pembangunan Ekonomi Islam. Masalah ekonomi dianggap sebagai masalah universal; salah satunya adalah keterbelakangan pembangunan ekonomi di daerah pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mencari solusi terhadap permasalahan tersebut dengan menggunakan pendekatan panca jiwa dari Pondok Modern Gontor (keikhlasan, kesederhanaan, berdikari, ukhuwah Islamiyyah dan jiwa bebas) sebagai modal sosial dalam pembangunan ekonomi di daerah tertinggal. Metode kualitatif dipilih dalam penelitian ini karena relevansinya dalam mengungkapkan rincian tentang fenomena di lapangan. Data-data penelitian dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data tersebut kemudian dianalisis secara induktif, dan disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah studi memiliki potensi panca jiwa yang sangat kuat untuk menjadi strategi dalam pembangunan ekonomi untuk memecahkan kemiskinan dan keterbelakangan yang selama ini menjadi masalah yang belum terselesaikan.","PeriodicalId":31746,"journal":{"name":"Share Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam","volume":"1 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2019-01-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"7","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Share Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.22373/share.v7i2.2668","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 7
Abstract
The economic issue is considered as a universal issue; one of the major problems in economy is the backwardness of economic development in rural areas. This study aims at seeking solutions using panca jiwa concepts of Pondok Gontor (sincerity, simplicity, self-sufficiency, Islamic brotherhood and freedom) as a social capital of the economic development in underdeveloped areas. This research employed a qualitative method as it is relevant in revealing details on the phenomenon. Data was gathered through interview, observation, and documentation. The collected data was then analyzed inductively and presented descriptively. The finding shows that the study area has a potent of panca jiwa, a potential to become an economic development strategy in solving poverty and underdevelopment which remained unsolved for decades.============================================================================================Pendekatan Panca Jiwa sebagai Modal Sosial: Suatu Strategi Alternatif dalam Pembangunan Ekonomi Islam. Masalah ekonomi dianggap sebagai masalah universal; salah satunya adalah keterbelakangan pembangunan ekonomi di daerah pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mencari solusi terhadap permasalahan tersebut dengan menggunakan pendekatan panca jiwa dari Pondok Modern Gontor (keikhlasan, kesederhanaan, berdikari, ukhuwah Islamiyyah dan jiwa bebas) sebagai modal sosial dalam pembangunan ekonomi di daerah tertinggal. Metode kualitatif dipilih dalam penelitian ini karena relevansinya dalam mengungkapkan rincian tentang fenomena di lapangan. Data-data penelitian dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data tersebut kemudian dianalisis secara induktif, dan disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah studi memiliki potensi panca jiwa yang sangat kuat untuk menjadi strategi dalam pembangunan ekonomi untuk memecahkan kemiskinan dan keterbelakangan yang selama ini menjadi masalah yang belum terselesaikan.
经济问题被认为是一个普遍问题;经济中的一个主要问题是农村经济发展落后。本研究旨在利用Pondok Gontor的panca jiwa概念(真诚、简单、自给自足、伊斯兰兄弟情谊和自由)作为欠发达地区经济发展的社会资本,寻求解决方案。本研究采用定性方法,因为它与揭示现象的细节有关。通过访谈、观察和文献收集数据。然后对收集到的数据进行归纳分析和描述。这一发现表明,该研究地区具有强大的“panca jiwa”潜力,有可能成为解决贫困和欠发达问题的经济发展战略,这些问题几十年来一直没有得到解决。============================================================================================ Pendekatan Panca Jiwa sebagai模态Sosial: Suatu Strategi Alternatif dalam Pembangunan Ekonomi伊斯兰教。Masalah经济dianggap sebagai Masalah普遍;我想说的是,我是一个经济学者,我是一个经济学者。Penelitian ini bertujuan untuk mencari solusi terhadap permasalahan tersebut dengan menggunakan pendekatan panca jiwa dari Pondok现代Gontor (keikhlasan, kesederhanaan, berdikari, ukhuwah Islamiyyah danjiwa bebas) sebagai模式社会dalam pembangunan economi di daerah tertinggal。方法定性dipilih dalam penelitian ini karena关联inpilih dalam mengungkapkan rincian tentang现象di lapangan。数据-数据penelitian dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dandokumentasi。数据简洁性可采用kemudian分析法,但可采用disajikan分析法。哈西尔penelitian menunjukkan bahwa wilayah研究记忆潜力,pana jiwa yang, sangat kuat untuk menjadi战略,dalam pembangunan经济,untuk memecahkan kemiskinan, keterbelakangan yang, selama, menjadi masalah yang, belumterselesesaikan。