To Sangserekan dan Air Sungai Maiting: Upaya Membangun Teologi Ekonomi Berwawasan Ekologis Toraja

Yudha Nugraha Manguju
{"title":"To Sangserekan dan Air Sungai Maiting: Upaya Membangun Teologi Ekonomi Berwawasan Ekologis Toraja","authors":"Yudha Nugraha Manguju","doi":"10.30648/dun.v7i2.861","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Abstract. Ecological issues have become global and local problems that are increasingly expanding into humanitarian issues, namely social, spiritual, political and economic. This article focuses on ecological damage and social injustice that occur in the lives of the lembang Paku and Ma'dong communities. This research aimed to propose the concept of Panenteism-Sangserekan as an effort to build Theology-Ecology-Economy in the Toraja context. The research used qualitative methods through a literature review approach. The result of this study is Christian theology and local wisdom that can be the basis of spirituality and morality of the Toraja people in the face of ecological damage.Abstrak. Persoalan ekologis telah menjadi masalah global maupun lokal yang kian hari semakin meluas menjadi masalah kemanusiaan, yakni sosial, spiritual, politik, dan ekonomi. Artikel ini menitikberatkan pada kerusakan ekologis dan ketidakadilan sosial yang terjadi dalam kehidupan masyarakat Lembang Paku dan Ma’dong. Penelitian ini bertujuan untuk mengusulkan konsep Panenteisme-Sangserekan sebagai upaya membangun Teologi-Ekologi-Ekonomi dalam konteks Toraja. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif melalui pendekatan kajian pustaka. Dari kajian ini dihasilkan Teologi Kristen dan kearifan lokal yang dapat menjadi dasar spiritualitas dan moralitas orang Toraja dalam menghadapi kerusakan ekologis.","PeriodicalId":32879,"journal":{"name":"Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-03-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.30648/dun.v7i2.861","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 1

Abstract

Abstract. Ecological issues have become global and local problems that are increasingly expanding into humanitarian issues, namely social, spiritual, political and economic. This article focuses on ecological damage and social injustice that occur in the lives of the lembang Paku and Ma'dong communities. This research aimed to propose the concept of Panenteism-Sangserekan as an effort to build Theology-Ecology-Economy in the Toraja context. The research used qualitative methods through a literature review approach. The result of this study is Christian theology and local wisdom that can be the basis of spirituality and morality of the Toraja people in the face of ecological damage.Abstrak. Persoalan ekologis telah menjadi masalah global maupun lokal yang kian hari semakin meluas menjadi masalah kemanusiaan, yakni sosial, spiritual, politik, dan ekonomi. Artikel ini menitikberatkan pada kerusakan ekologis dan ketidakadilan sosial yang terjadi dalam kehidupan masyarakat Lembang Paku dan Ma’dong. Penelitian ini bertujuan untuk mengusulkan konsep Panenteisme-Sangserekan sebagai upaya membangun Teologi-Ekologi-Ekonomi dalam konteks Toraja. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif melalui pendekatan kajian pustaka. Dari kajian ini dihasilkan Teologi Kristen dan kearifan lokal yang dapat menjadi dasar spiritualitas dan moralitas orang Toraja dalam menghadapi kerusakan ekologis.
巩固河流喷泉:建立托拉雅生态神学的努力
摘要生态问题已成为全球性和地方性问题,并日益扩展为人道主义问题,即社会、精神、政治和经济问题。本文关注的是伦邦巴库和马东社区生活中发生的生态破坏和社会不公。本研究旨在提出Panenteism Sangserekan的概念,以建立托拉贾语境下的神学生态经济。这项研究通过文献综述的方法使用了定性方法。这项研究的结果是基督教神学和地方智慧,它们可以成为托拉贾人在面临生态破坏时的精神和道德基础。摘要生态问题已经成为一个全球性和地方性的问题,并日益成为一个人类问题,即社会、精神、政治和经济问题。本文关注巴库和马洞山谷社区生活中发生的环境破坏和社会不公。本研究旨在提出Panenteism Sangserekan的概念,试图在Toraja的背景下构建神学生态经济。所使用的研究方法是通过图书馆研究方法进行定性研究。这项研究产生了基督教神学和当地智慧,这些智慧可能是托拉詹人在面临生态破坏时精神和道德的基础。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
55
审稿时长
8 weeks
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书