{"title":"How Do Sharia Supervisory Board and Good Corporate Governance Relate to Islamic Banks Performance?","authors":"R. Hanafi, Abdul Rohman, D. Ratmono","doi":"10.22373/share.v10i2.11112","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"This study aims to investigate the relationship between the characteristics of the Sharia Supervisory Board (SSB) and Good Corporate Governance (GCG) on the performance of Islamic Banks (IBs). Data were collected from 14 IBs listed on the Financial Services Authority (OJK) during 2013–2019. The multiple regression results empirically show that SSB with the academic position as professor shows a significant positive relationship on IBs performance. Meanwhile, SSB with doctoral education has no positive relationship with IBs performance. Although it is not positively correlated, doctoral education is still needed but with a background in law or sharia education, economics including finance or accounting, and muamalah. Educational background is proven to have a significant positive relationship with IBs' performance. Meanwhile, SSB, which only has a finance or accounting background, does not positively affect IBs' performance. In addition, GCG shows a very significant positive relationship with the IBs' performance. It indicates that effective and efficient governance by the Board of Directors, Board of Commissioners, and SSB through implementing better GCG and sharia principles will improve IBs performance.==========================================================================================================ABSTRAK – Bagaimana Kaitan Dewan Pengawas Syariah dan Good Corporate Governance dengan Kinerja Bank Syariah? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik Dewan Pengawas Syariah (DPS) dan Good Corporate Governance (GCG) terhadap kinerja Bank Syariah (BS) di Indonesia. Data dikumpulkan dari 14 BS yang terdaftar di OJK selama periode 2013-2019. Berdasarkan hasil regresi berganda secara empiris menunjukkan bahwa DPS yang memiliki jabatan akademik sebagai profesor menunjukkan hubungan positif yang signifikan dengan kinerja BS. Sedangkan DPS dengan pendidikan doktor tidak memiliki hubungan positif dengan kinerja BS. Walaupun tidak berkorelasi positif, pendidikan doktor tetap diperlukan tetapi dengan latar belakang pendidikan hukum atau syariah, ekonomi termasuk keuangan atau akuntansi, dan muamalah. Karena latar belakang pendidikan tersebut terbukti memiliki hubungan positif yang signifikan dengan kinerja BS. Sedangkan DPS yang hanya berlatar belakang keuangan atau akuntansi tidak menunjukkan hubungan positif dengan kinerja BS. Selain itu, GCG menunjukkan hubungan positif yang sangat signifikan dengan kinerja BS. Hal ini menunjukkan bahwa tata kelola yang efektif dan efisien oleh Dewan Direksi, Dewan Komisaris, dan DPS melalui penerapan prinsip-prinsip GCG dan syariah yang lebih baik akan meningkatkan kinerja BS.","PeriodicalId":31746,"journal":{"name":"Share Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2021-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"2","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Share Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.22373/share.v10i2.11112","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 2
Abstract
This study aims to investigate the relationship between the characteristics of the Sharia Supervisory Board (SSB) and Good Corporate Governance (GCG) on the performance of Islamic Banks (IBs). Data were collected from 14 IBs listed on the Financial Services Authority (OJK) during 2013–2019. The multiple regression results empirically show that SSB with the academic position as professor shows a significant positive relationship on IBs performance. Meanwhile, SSB with doctoral education has no positive relationship with IBs performance. Although it is not positively correlated, doctoral education is still needed but with a background in law or sharia education, economics including finance or accounting, and muamalah. Educational background is proven to have a significant positive relationship with IBs' performance. Meanwhile, SSB, which only has a finance or accounting background, does not positively affect IBs' performance. In addition, GCG shows a very significant positive relationship with the IBs' performance. It indicates that effective and efficient governance by the Board of Directors, Board of Commissioners, and SSB through implementing better GCG and sharia principles will improve IBs performance.==========================================================================================================ABSTRAK – Bagaimana Kaitan Dewan Pengawas Syariah dan Good Corporate Governance dengan Kinerja Bank Syariah? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik Dewan Pengawas Syariah (DPS) dan Good Corporate Governance (GCG) terhadap kinerja Bank Syariah (BS) di Indonesia. Data dikumpulkan dari 14 BS yang terdaftar di OJK selama periode 2013-2019. Berdasarkan hasil regresi berganda secara empiris menunjukkan bahwa DPS yang memiliki jabatan akademik sebagai profesor menunjukkan hubungan positif yang signifikan dengan kinerja BS. Sedangkan DPS dengan pendidikan doktor tidak memiliki hubungan positif dengan kinerja BS. Walaupun tidak berkorelasi positif, pendidikan doktor tetap diperlukan tetapi dengan latar belakang pendidikan hukum atau syariah, ekonomi termasuk keuangan atau akuntansi, dan muamalah. Karena latar belakang pendidikan tersebut terbukti memiliki hubungan positif yang signifikan dengan kinerja BS. Sedangkan DPS yang hanya berlatar belakang keuangan atau akuntansi tidak menunjukkan hubungan positif dengan kinerja BS. Selain itu, GCG menunjukkan hubungan positif yang sangat signifikan dengan kinerja BS. Hal ini menunjukkan bahwa tata kelola yang efektif dan efisien oleh Dewan Direksi, Dewan Komisaris, dan DPS melalui penerapan prinsip-prinsip GCG dan syariah yang lebih baik akan meningkatkan kinerja BS.
本研究旨在探讨伊斯兰教法监事会(SSB)特征与良好公司治理(GCG)对伊斯兰银行(ib)绩效的关系。数据收集自2013-2019年金融服务管理局(OJK)列出的14家ib。多元回归结果实证显示,SSB与教授学术职位对ib绩效存在显著的正相关关系。同时,博士学历的SSB与ib绩效没有正相关关系。虽然没有正相关关系,但仍然需要博士学历,但必须具有法律或伊斯兰教教育背景,经济学(包括金融或会计)和muamalah。教育背景与ib绩效之间存在显著的正相关关系。同时,只有金融或会计背景的SSB对ib的绩效没有正面影响。此外,GCG与ib的绩效呈非常显著的正相关关系。这表明,通过实施更好的GCG和伊斯兰教法原则,董事会、委员会和SSB的有效和高效治理将提高ib的绩效。========================================================================================================== ABSTRAK——Bagaimana Kaitan政府高级官员Pengawas Syariah丹良好公司治理dengan Syariah Kinerja银行吗?Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik Dewan Pengawas伊斯兰教(DPS)和良好的公司治理(GCG) terhadap kinerja Bank伊斯兰教(BS) di Indonesia。2013-2019年中国人口普查数据[j]。Berdasarkan hasil regresi berganda secara empiris menunjukkan bahwa DPS yang memoriliki jabatan akademik sebagai教授menunjukkan hubungan阳性yang显著kan dengan kinerja BS。世当甘DPS登甘,登甘,登甘,登甘,登甘,登甘,登甘博士,登甘博士,登甘博士。Walaupun tidak berkorelasi positif, pendidikan博士tetap diperlukan tetapi dengan latar belakang pendidikan hukum atau伊斯兰教,经济学家termasuk keuangan atau akuntansi, dan muamalah。Karena latar belakang pendidikan tersebut terbukti memiliki hubungan阳性阳显著,kan dengan kinerja BS。世当甘DPS,杨汉雅,berakang, keuang, atau, akuntani, menunjukkan, hubungan,阳性,dengan, kinerja, BS。Selain itu, GCG, menunjukkan hubungan, positive yang, sangat, signa, dengan, kinerja, BS。halini menunjukkan bahwa tata kelola yang efektif dan efisien oleh Dewan Direksi, Dewan Komisaris, dan DPS melalui penerapan princsip GCG dan syariah yang lebih bakan meningkatkan kinerja BS。