Tantangan Modernisme Pendidikan Agama Islam dari Konservatisme

Moch. Mukhlison
{"title":"Tantangan Modernisme Pendidikan Agama Islam dari Konservatisme","authors":"Moch. Mukhlison","doi":"10.33367/TRIBAKTI.V29I2.605","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Tantangan Moderatisme Pendidikan Agama Islam Dari  Konservatisme, bukan kajian baru sebagai usaha melihat wajah baru keislaman di Indonesia, terlebih pasca reformasi. Sebagian kalangan menilai perjalanan demokrasi yang belum tuntas dianggap sebagai ladang subur pertarungan ideologi di semua level masyarakat, termasuk dunia pendidikan. Sikap negara pun dianggap menilai kebutuhan berdasarkan kepentingan politik semata, termasuk dalam skop kecil politik pengetahuan. Tulisan ini, menstudi politik pendidikan dalam konteks pertarungan ideologi moderatisme dan konservatisme dalam sekolah agama Islam. Studi dimulai melacak konteks kemunculan pendidikan Islam di Indonesia hingga saat ini. Metode yang digunakan, studi literasi berbasis dokumen ilmiah dan laporan hasil penelitian. Hasil studi ini, melihat pendidikan agama Islam di lembaga-lembaga pendidikan berideologi moderatisme sedang mengalami serangan ideologi konservatisme dari pelbagai arah. Misalnya, materi dalam bahan-bahan ajar mata pelajaran agama seperti konsep jihad dengan doktrin amar makruf nahi munkar. Contoh lain adalah penjelasan tentang kerajaan Bani Umayyah atau Abbasiyah. Konteks yang diperlihatkan sistem pemerintahan khilafah (kepeminpinan tunggal). Sikap pemerintah yang mencerminkan demokrasi dihilangkan. Topik-topik seperti inilah yang sangat berpotensi dijadikan gerakan konservatisme untuk mengembangkan ideologinya.","PeriodicalId":34623,"journal":{"name":"Tribakti Jurnal Pemikiran Keislaman","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2018-07-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Tribakti Jurnal Pemikiran Keislaman","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.33367/TRIBAKTI.V29I2.605","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Tantangan Moderatisme Pendidikan Agama Islam Dari  Konservatisme, bukan kajian baru sebagai usaha melihat wajah baru keislaman di Indonesia, terlebih pasca reformasi. Sebagian kalangan menilai perjalanan demokrasi yang belum tuntas dianggap sebagai ladang subur pertarungan ideologi di semua level masyarakat, termasuk dunia pendidikan. Sikap negara pun dianggap menilai kebutuhan berdasarkan kepentingan politik semata, termasuk dalam skop kecil politik pengetahuan. Tulisan ini, menstudi politik pendidikan dalam konteks pertarungan ideologi moderatisme dan konservatisme dalam sekolah agama Islam. Studi dimulai melacak konteks kemunculan pendidikan Islam di Indonesia hingga saat ini. Metode yang digunakan, studi literasi berbasis dokumen ilmiah dan laporan hasil penelitian. Hasil studi ini, melihat pendidikan agama Islam di lembaga-lembaga pendidikan berideologi moderatisme sedang mengalami serangan ideologi konservatisme dari pelbagai arah. Misalnya, materi dalam bahan-bahan ajar mata pelajaran agama seperti konsep jihad dengan doktrin amar makruf nahi munkar. Contoh lain adalah penjelasan tentang kerajaan Bani Umayyah atau Abbasiyah. Konteks yang diperlihatkan sistem pemerintahan khilafah (kepeminpinan tunggal). Sikap pemerintah yang mencerminkan demokrasi dihilangkan. Topik-topik seperti inilah yang sangat berpotensi dijadikan gerakan konservatisme untuk mengembangkan ideologinya.
保守主义对现代主义伊斯兰教育的挑战
温和主义伊斯兰教育的挑战来自保守主义,而不是新的研究,试图看到伊斯兰在印度尼西亚的新面貌,尤其是在改革之后。一些人认为,不民主民主的民主之旅是包括教育界在内的社会各阶层意识形态斗争的郊区领域。国家的态度也被视为根据当前的政治利益评估需求,包括出于知识的小政策目的。它包括在反对伊斯兰学校意识形态温和主义和保守主义的背景下的教育政策。这项研究开始追踪迄今为止印尼伊斯兰教育的背景。使用的方法,基于科学文件和研究报告的识字研究。本研究的结果,着眼于伊斯兰宗教教育在温和派意识形态机构中正经历着保守主义意识形态的多方位攻击。例如,宗教教义中的物质教义,如圣战概念,带有一种被称为munkar nahi的苦涩教义。另一个例子是对巴尼倭马亚或阿巴斯亚王国的解释。管理系统显示的上下文消失(单焦点)。政府反映民主的态度已经消失。像这样的话题正是保守运动为发展其意识形态所创造的潜力。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
11
审稿时长
4 weeks
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书