{"title":"The Effect of SBI and SBIS as Monetary Instruments on the Indonesian Economy","authors":"Isnaini Harahap, Khairina Tambunan","doi":"10.22373/share.v11i1.8603","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"As a developing nation, Indonesia uses Gross Domestic Product (GDP) as a measure of economic expansion. To maintain a high GDP, however, it is necessary to address a number of issues, including inflation, interest rates, and exchange rates. In an effort to resolve the issues, monetary operations, including the use of the Bank Indonesia Certificate (Sertifikat Bank Indonesia - SBI) and the Bank Indonesia Sharia Certificate (Sertifikat Bank Indonesia Syariah - SBIS) instruments, were carried out. These instruments should theoretically provide a positive effect on the economy. This study aims to determine the impact of the SBI and SBIS instruments on the economy of Indonesia. Data were obtained in a time series format from the Statistics Indonesia (Badan Pusat Statistik - BPS) and Bank Indonesia websites. It was interpolated on a monthly basis and analyzed using the VAR VECM method to determine short-term and long-term effects. The findings show that the SBIS variable has a significant impact on economic growth, whereas the SBI has no effect on the Indonesian economy. This result suggests that the Indonesian monetary authorities should consider using SBIS as a tool to support economic growth rather than SBI.==========================================================================================================ABSTRAK – Pengaruh SBI dan SBIS Sebagai Instrumen Moneter terhadap Ekonomi Indonesia. Indonesia sebagai negara berkembang menjadikan Produk Domestik Bruto (PDB) sebagai indikator pertumbuhan ekonomi. Namun untuk mempertahankan PDB yang tinggi, terdapat beberapa masalah diantaranya inflasi, suku bunga maupun nilai tukar. Untuk mengatasi persoalan tersebut secara moneter, dilakukan operasi moneter diantaranya dengan menggunakan instrument SBI dan SBI. Secara teoritis, kedua instrument harus memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Karenanya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak instrument SBI dan SBIS terhadap perekonomian Indonesia. Data penelitian dikumpulkan dalam bentuk time series dari situs BPS dan BI. Data tersebut diinterpolasi secara bulanan dan dianalisis dengan metode VAR VECM untuk menemukan dampak SBI dan SBIS pada periode jangka pendek dan jangka panjang. Hasil penelitian menunjukkan adanya dampak yang signifikan variabel SBIS terhadap pertumbuhan ekonomi, sementara SBI tidak berdampak signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Implikasi temuan ini adalah otoritas moneter harus lebih mempertimbangkan SBIS dibandingkan SBI sebagai instrumen operasi moneter guna mendukung pertumbuhan ekonomi.","PeriodicalId":31746,"journal":{"name":"Share Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Share Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.22373/share.v11i1.8603","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
Abstract
As a developing nation, Indonesia uses Gross Domestic Product (GDP) as a measure of economic expansion. To maintain a high GDP, however, it is necessary to address a number of issues, including inflation, interest rates, and exchange rates. In an effort to resolve the issues, monetary operations, including the use of the Bank Indonesia Certificate (Sertifikat Bank Indonesia - SBI) and the Bank Indonesia Sharia Certificate (Sertifikat Bank Indonesia Syariah - SBIS) instruments, were carried out. These instruments should theoretically provide a positive effect on the economy. This study aims to determine the impact of the SBI and SBIS instruments on the economy of Indonesia. Data were obtained in a time series format from the Statistics Indonesia (Badan Pusat Statistik - BPS) and Bank Indonesia websites. It was interpolated on a monthly basis and analyzed using the VAR VECM method to determine short-term and long-term effects. The findings show that the SBIS variable has a significant impact on economic growth, whereas the SBI has no effect on the Indonesian economy. This result suggests that the Indonesian monetary authorities should consider using SBIS as a tool to support economic growth rather than SBI.==========================================================================================================ABSTRAK – Pengaruh SBI dan SBIS Sebagai Instrumen Moneter terhadap Ekonomi Indonesia. Indonesia sebagai negara berkembang menjadikan Produk Domestik Bruto (PDB) sebagai indikator pertumbuhan ekonomi. Namun untuk mempertahankan PDB yang tinggi, terdapat beberapa masalah diantaranya inflasi, suku bunga maupun nilai tukar. Untuk mengatasi persoalan tersebut secara moneter, dilakukan operasi moneter diantaranya dengan menggunakan instrument SBI dan SBI. Secara teoritis, kedua instrument harus memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Karenanya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak instrument SBI dan SBIS terhadap perekonomian Indonesia. Data penelitian dikumpulkan dalam bentuk time series dari situs BPS dan BI. Data tersebut diinterpolasi secara bulanan dan dianalisis dengan metode VAR VECM untuk menemukan dampak SBI dan SBIS pada periode jangka pendek dan jangka panjang. Hasil penelitian menunjukkan adanya dampak yang signifikan variabel SBIS terhadap pertumbuhan ekonomi, sementara SBI tidak berdampak signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Implikasi temuan ini adalah otoritas moneter harus lebih mempertimbangkan SBIS dibandingkan SBI sebagai instrumen operasi moneter guna mendukung pertumbuhan ekonomi.
作为一个发展中国家,印度尼西亚使用国内生产总值(GDP)作为衡量经济扩张的标准。然而,为了保持较高的GDP,有必要解决一系列问题,包括通货膨胀、利率和汇率。为了解决这些问题,进行了货币操作,包括使用印度尼西亚银行证书(印度尼西亚银行- SBI)和印度尼西亚银行伊斯兰教法证书(印度尼西亚银行- SBIS)工具。这些工具理论上应该对经济产生积极影响。本研究旨在确定SBI和SBIS工具对印度尼西亚经济的影响。数据以时间序列格式从印度尼西亚统计局(Badan Pusat Statistics - BPS)和印度尼西亚银行网站获得。按月进行插值,并使用VAR VECM方法进行分析,以确定短期和长期影响。研究结果表明,SBIS变量对经济增长有显著影响,而SBI对印尼经济没有影响。这一结果表明,印尼货币当局应考虑使用SBIS作为支持经济增长的工具,而不是SBI。========================================================================================================== ABSTRAK——Pengaruh印度国家银行丹印度国家银行Sebagai赞誉莫奈terhadap Ekonomi印度尼西亚。印尼国内生产总值(PDB)国内生产总值(sebagai)指标。Namun untuk成员pertahankan PDB yang tinggi, terdapat beberapa masalah diantaranya inflasi, suku bunga maupun nilai tukar。Untuk mengatasi个人演奏乐器,但演奏乐器,演奏乐器,演奏乐器。世卫组织、经合组织和经合组织成员对马来西亚经济的发展持积极态度。Karenanya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak instrument SBI dan SBIS terhadap perekonomian Indonesia。数据penelitian dikumpulkan dalam bentuk时间序列dari sitbps dan BI。用VAR VECM untuk menemukan dampak SBI dansbis paada周期jangka pendek danjangka panjang进行数据分析。Hasil penelitian menunjukkan adanya danpak yang显著变量SBIS terhadap pertumbuhan ekonomian, sementara SBI tidak berdampak signfikan terhadap perekonomian印度尼西亚。这句话的意思是:“我的意思是说,我的意思是说,我的意思是说,我的意思是说,我的意思是说,我的意思是说,我的意思是说,我的意思是说,我的意思是说,我的意思是说,我的意思是说,我的意思是说,我的意思是说,我的意思是说,我的意思是说,我的意思是说,我的意思是我的意思。”