EDUCATION AUTONOMY IN THE DISRUPTION ERA: CONSTRUCTION OF SCHOOL BASED MANAGEMENT IMPLEMENTATION IN MADRASAH

Fery Diantoro
{"title":"EDUCATION AUTONOMY IN THE DISRUPTION ERA: CONSTRUCTION OF SCHOOL BASED MANAGEMENT IMPLEMENTATION IN MADRASAH","authors":"Fery Diantoro","doi":"10.21154/kodifikasia.v16i1.4709","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Besarnya peluang kemandirian yang diberikan pemerintah kepada satuan pendidikan melalui otonomi dan desentralisasi pendidikan yang ditambah juga dengan perkembangan zaman di era revolusi industry 4.0 menjadi sebuah tantangan dan tuntutan yang harus dipenuhi. Disrupsi yang terjadi pada semua aspek termasuk pendidikan mengharuskan pengelola pendidikan banyak melakukan penyesuaian terutama dalam aspek manajemen. Artikel ini adalah penelitian lapangan (field research) yang menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan datanya melalui interview, observasi dan dokumentasi. Fokus terletak pada bagaimana kontruksi otonomi pendidikan dan keberhasilannya di MIN 1 Trenggalek di era disrupsi, dengan tujuan untuk mengetahui dan menganalisis kontruksi otonomi pendidikan di MIN 1 Tenggalek dan keberhasilannya dalam melaksanakan kebijakan Manajemen Berbasis Sekolah di era disrupsi. Temuan yang diperoleh bahwa otonomi pendidikan yang dikonstruk pada MIN 1 Trenggalek dengan membangun kesiapan antara pemerintah dan satuan pendidikan atas pembagian tugas (job discriptions), penggunaan kesempatan wewenang yang dilakukan oleh Kepala Madrasah untuk mengorganisir program pendidikan, pemberdayaan madrasah dengan memanfaatkan sumberdaya (SDM dan SDA) yang ada di madrasah. Keberhasilannya diantaranya, MIN 1 Trenggalek memiliki visi, misi dan tujuan yang jelas, sebagai ciri khas serta keberhasilan pada program pendidikan dan program-program pengembangan lainnya yang menunjukkan peningkatan mutu yang dihasilkan. [The magnitude of the opportunities for independence provided by the government to education units through education autonomy and decentralization coupled with the times in the era of the industrial revolution 4.0 is a challenge and demands that must be met. The disruption in many aspects, including education, requires education managers to make many adjustments, especially in the management aspect. This article is field research that uses a qualitative approach by collecting data through interviews, observation, and documentation. The focus lies on how the construction of educational autonomy and its success in MIN 1 Trenggalek in the era of disruption, to know and analyze educational autonomy at MIN 1 Tenggalek and its success in implementing School-Based Management policies in the era of disruption. The findings show that educational autonomy is constructed at MIN 1 Trenggalek by building readiness between the government and education units for job descriptions, using authority by the head of the madrasah to organize educational programs, empowering madrasah by utilizing resources in the madrasah. Its successes include MIN 1 Trenggalek has a clear vision, mission, and objectives, as a characteristic and success in educational programs and other development programs that show the quality improvement produced.]","PeriodicalId":55755,"journal":{"name":"Kodifikasia","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-06-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Kodifikasia","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.21154/kodifikasia.v16i1.4709","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Besarnya peluang kemandirian yang diberikan pemerintah kepada satuan pendidikan melalui otonomi dan desentralisasi pendidikan yang ditambah juga dengan perkembangan zaman di era revolusi industry 4.0 menjadi sebuah tantangan dan tuntutan yang harus dipenuhi. Disrupsi yang terjadi pada semua aspek termasuk pendidikan mengharuskan pengelola pendidikan banyak melakukan penyesuaian terutama dalam aspek manajemen. Artikel ini adalah penelitian lapangan (field research) yang menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan datanya melalui interview, observasi dan dokumentasi. Fokus terletak pada bagaimana kontruksi otonomi pendidikan dan keberhasilannya di MIN 1 Trenggalek di era disrupsi, dengan tujuan untuk mengetahui dan menganalisis kontruksi otonomi pendidikan di MIN 1 Tenggalek dan keberhasilannya dalam melaksanakan kebijakan Manajemen Berbasis Sekolah di era disrupsi. Temuan yang diperoleh bahwa otonomi pendidikan yang dikonstruk pada MIN 1 Trenggalek dengan membangun kesiapan antara pemerintah dan satuan pendidikan atas pembagian tugas (job discriptions), penggunaan kesempatan wewenang yang dilakukan oleh Kepala Madrasah untuk mengorganisir program pendidikan, pemberdayaan madrasah dengan memanfaatkan sumberdaya (SDM dan SDA) yang ada di madrasah. Keberhasilannya diantaranya, MIN 1 Trenggalek memiliki visi, misi dan tujuan yang jelas, sebagai ciri khas serta keberhasilan pada program pendidikan dan program-program pengembangan lainnya yang menunjukkan peningkatan mutu yang dihasilkan. [The magnitude of the opportunities for independence provided by the government to education units through education autonomy and decentralization coupled with the times in the era of the industrial revolution 4.0 is a challenge and demands that must be met. The disruption in many aspects, including education, requires education managers to make many adjustments, especially in the management aspect. This article is field research that uses a qualitative approach by collecting data through interviews, observation, and documentation. The focus lies on how the construction of educational autonomy and its success in MIN 1 Trenggalek in the era of disruption, to know and analyze educational autonomy at MIN 1 Tenggalek and its success in implementing School-Based Management policies in the era of disruption. The findings show that educational autonomy is constructed at MIN 1 Trenggalek by building readiness between the government and education units for job descriptions, using authority by the head of the madrasah to organize educational programs, empowering madrasah by utilizing resources in the madrasah. Its successes include MIN 1 Trenggalek has a clear vision, mission, and objectives, as a characteristic and success in educational programs and other development programs that show the quality improvement produced.]
颠覆时代的教育自治:伊斯兰学校校本管理实施的建构
政府通过自主和分散的教育,以及工业革命时代时代的发展,向教育单位提供的自力更生的机会日益增加,这是一个挑战和要求。教育包括教育在内的所有方面的混乱要求教育工作者在管理方面作出重大调整。这篇文章是实地研究,采用定性的方法,通过采访、观察和记录来收集数据。重点在于教育自治和成功是如何在颠覆性的最小1个竞争环境中建立起来的,目的是了解和分析最低1个竞争环境中的教育自治结构,并成功地实现学校在颠覆性的管理政策。这项发现发现,通过建立政府和工作组教育机构之间建立的集中教育自治,利用宗教学校的负责人利用现有资源(人力资源和SDA)组织教育计划、利用宗教学校的资源(人力资源和教育委员会)来建立教育机会。其成功人士,MIN 1 Trenggalek具有明确的愿景、使命和目标,是教育项目和其他旨在提高质量的发展项目的典型和成功。《经济革命4.0时代时代与时代时代的时代相适应》是一个挑战,人们必须满足这一要求。许多asts的混乱,包括教育,要求教育经理作出许多调整,特别是在管理方面。这篇文章是一项实地研究,它通过面试、观察和文档收集数据,使其具有一定的相关性。重点在于如何在混乱的时代,如何在混乱的时代,如何在混乱的时代,如何在教育基础上分析教育,如何在混乱的时代取得成功。最后的节目是由政府和教育单位为就业而建立的最有限的项目之一,利用伊斯兰教组织教育计划的负责人的授权,利用宗教学校资源来维持宗教教育。它的成功包括第1个试验项目,它有明确的愿景、任务和目标,作为一种特点和其他发展计划的成功,展示了该项目的质量改进生产
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
10
审稿时长
24 weeks
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书