Karakteristik Siklus Estrus Domba Garut Dara

Kiki Amalia Rama, Ligaya ITA Tumbelaka, Bondan Achmadi, Amrozi
{"title":"Karakteristik Siklus Estrus Domba Garut Dara","authors":"Kiki Amalia Rama, Ligaya ITA Tumbelaka, Bondan Achmadi, Amrozi","doi":"10.29244/avi.10.2.124-132","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Tujuan penelitian mengetahui karakteristik siklus estrus domba garut dara dengan pengamatan tingkah laku estrus domba garut dara, sitologi vagina, pengamatan perkembangan folikel dan CL, serta pengukuran konsentrasi hormon P4. Penelitian ini menggunakan lima ekor domba garut dara dengan usia 6–7 bulan dan berat badan berkisar 17–21 Kg. Pengambilan data tingkah laku, sitologi vagina, ultrasonografi ovarium dan analisis hormon P4 dilakukan selama dua siklus estrus dengan interval tiga hari sekali. Data dianalisis menggunakan analysis of variance (ANOVA). Hasil penelitian sel superfisial mencapai persentase tertinggi pada periode estrus sebesar 50,08±11,57% dengan diameter folikel ovulatorik 0,61±0,02 cm dan konsentrasi hormon P4 pada level terendah 3,86±1,62 ng/mL. Setelah ovulasi, terjadi penurunan sel superfisial dan peningkatan sel parabasal dan sel intermediat. Persentase tertinggi sel parabasal dan sel intermediat sampai fase luteal dengan diameter CL 0,822±0,194 cm dan konsentrasi hormon P4 mencapai level maksimal 24,49±13,27 ng/mL. Tingkah laku estrus domba garut dara tidak teramati dengan jelas adanya perubahan pada alat kelamin luar. Siklus estrus domba garut dara sulit dideteksi hanya dengan melihat tingkah laku saja. Siklus estrus domba garut dara dapat diamati berdasarkan gambaran sel epitel vagina, konsentrasi hormon P4, serta hubungannya dengan perkembangan folikel dan CL.","PeriodicalId":31694,"journal":{"name":"Acta Veterinaria Indonesiana","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-07-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Acta Veterinaria Indonesiana","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.29244/avi.10.2.124-132","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Tujuan penelitian mengetahui karakteristik siklus estrus domba garut dara dengan pengamatan tingkah laku estrus domba garut dara, sitologi vagina, pengamatan perkembangan folikel dan CL, serta pengukuran konsentrasi hormon P4. Penelitian ini menggunakan lima ekor domba garut dara dengan usia 6–7 bulan dan berat badan berkisar 17–21 Kg. Pengambilan data tingkah laku, sitologi vagina, ultrasonografi ovarium dan analisis hormon P4 dilakukan selama dua siklus estrus dengan interval tiga hari sekali. Data dianalisis menggunakan analysis of variance (ANOVA). Hasil penelitian sel superfisial mencapai persentase tertinggi pada periode estrus sebesar 50,08±11,57% dengan diameter folikel ovulatorik 0,61±0,02 cm dan konsentrasi hormon P4 pada level terendah 3,86±1,62 ng/mL. Setelah ovulasi, terjadi penurunan sel superfisial dan peningkatan sel parabasal dan sel intermediat. Persentase tertinggi sel parabasal dan sel intermediat sampai fase luteal dengan diameter CL 0,822±0,194 cm dan konsentrasi hormon P4 mencapai level maksimal 24,49±13,27 ng/mL. Tingkah laku estrus domba garut dara tidak teramati dengan jelas adanya perubahan pada alat kelamin luar. Siklus estrus domba garut dara sulit dideteksi hanya dengan melihat tingkah laku saja. Siklus estrus domba garut dara dapat diamati berdasarkan gambaran sel epitel vagina, konsentrasi hormon P4, serta hubungannya dengan perkembangan folikel dan CL.
本研究的目的是通过监测血栓的发情行为、阴道细胞学、卵泡和CL发育监测以及P4激素浓度的测量来确定血栓周期性发情的特征。这项研究使用了5只6至7个月大的血栓绵羊和17-21公斤的体重。收集了两个发情周期的行为数据、阴道细胞学、卵巢超声和P4激素分析,间隔三天。使用方差分析(ANOVA)分析的数据。超物理细胞研究的结果在挤出期达到最高百分比,为50.08±11.57%,排卵卵泡直径为0.61±0.02 cm,P4激素浓度最低水平为3.86±1.62 ng/mL。排卵后,浅表细胞减少,基底旁细胞和中间细胞增加。副基底细胞和中间细胞进入黄体期的比例最高,直径为0.822±0.194cm,P4激素浓度达到24.49±13.27ng/mL。外生殖器没有明显观察到血栓发情行为。发情期绵羊的周期很难仅仅通过观察行为来发现。血块发情周期可以根据阴道上皮细胞图像、P4激素浓度及其与卵泡和CL发育的关系来观察。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
22
审稿时长
18 weeks
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书