HUBUNGAN ANTARA INDEKS MASSA TUBUH DENGAN MOTORIK KASAR PADA ANAK USIA 8–10 TAHUN

Diyono Diyono
{"title":"HUBUNGAN ANTARA INDEKS MASSA TUBUH DENGAN MOTORIK KASAR PADA ANAK USIA 8–10 TAHUN","authors":"Diyono Diyono","doi":"10.33660/JFRWHS.V3I2.73","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Latar Belakang : Dewasa ini masalah kegemukan semakin meningkat seiring meningkatnya kesejahteraan masyarakat dan peningkatan kemajuan teknologi yang membuat aktivitas masyarakat semakin rendah. Peningkatan masalah kegemukan bukan hanya mengancam orang dewasa, namun juga pada anak – anak. Peningkatan masalah kegemukan ini sangat erat kaitanya dengan kemauan anak – untuk melakukan aktivitas fisik. Salah satu yang harus diperhatikan adalah perkembangan kemampuan motorik yang berlangsung pada kehidupan anak. Tujuan : untuk mengetahui apakah ada hubungan antara indeks massa tubuh dengan kemampuan motorik kasar pada anak usia 8-10 tahun di Desa Tanon Kidul Kelurahan Colomadu, Kecamatan Gedongan Kabupaten Karanganyar. Metode : penelitian menggunakan pendekatan korelasional. Penelitian korelasional adalah suatu penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dua variable atau lebih serta mendeteksi sejauh mana variabel-variabel pada satu faktor berkaitan dengan variasi-variasi pada satu atau lebih faktor lain berdasarkan pada koefisien korelasi. Hasil : Secara statistik, terdapat hubungan  antara Indeks Massa tubuh dengan kemampuan motorik kasar pada anak usia 8 -10 tahun. Analisis korelasi menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara kecemasan dengan kualitas tidur dengan nilai p = 0,001 (p < 0,05). Dan dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar -0.699 yang berarti memiliki keeratan hubungan sedang. Kesimpulan : Dapat disimpulkan bahwa semakin rendah nilai IMT seorang anak maka kemampuan motorik kasarnya akan semakin baik.","PeriodicalId":34105,"journal":{"name":"Jurnal Fisioterapi dan Rehabilitasi","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2019-07-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Fisioterapi dan Rehabilitasi","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.33660/JFRWHS.V3I2.73","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 1

Abstract

Latar Belakang : Dewasa ini masalah kegemukan semakin meningkat seiring meningkatnya kesejahteraan masyarakat dan peningkatan kemajuan teknologi yang membuat aktivitas masyarakat semakin rendah. Peningkatan masalah kegemukan bukan hanya mengancam orang dewasa, namun juga pada anak – anak. Peningkatan masalah kegemukan ini sangat erat kaitanya dengan kemauan anak – untuk melakukan aktivitas fisik. Salah satu yang harus diperhatikan adalah perkembangan kemampuan motorik yang berlangsung pada kehidupan anak. Tujuan : untuk mengetahui apakah ada hubungan antara indeks massa tubuh dengan kemampuan motorik kasar pada anak usia 8-10 tahun di Desa Tanon Kidul Kelurahan Colomadu, Kecamatan Gedongan Kabupaten Karanganyar. Metode : penelitian menggunakan pendekatan korelasional. Penelitian korelasional adalah suatu penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dua variable atau lebih serta mendeteksi sejauh mana variabel-variabel pada satu faktor berkaitan dengan variasi-variasi pada satu atau lebih faktor lain berdasarkan pada koefisien korelasi. Hasil : Secara statistik, terdapat hubungan  antara Indeks Massa tubuh dengan kemampuan motorik kasar pada anak usia 8 -10 tahun. Analisis korelasi menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara kecemasan dengan kualitas tidur dengan nilai p = 0,001 (p < 0,05). Dan dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar -0.699 yang berarti memiliki keeratan hubungan sedang. Kesimpulan : Dapat disimpulkan bahwa semakin rendah nilai IMT seorang anak maka kemampuan motorik kasarnya akan semakin baik.
8 - 10岁儿童的身体质量指数和粗大运动的关系
背景:随着社会福利的增加和技术进步的增加,肥胖问题正在增加。肥胖问题的增加不仅威胁到成年人,也威胁到儿童。肥胖问题的增加与孩子们参与体育活动的意愿是密切相关的。一个值得注意的是儿童的运动能力的发展。目的:确定8-10岁儿童的身体质量指数和低运动能力之间是否有联系。方法:采用相关方法进行研究。相关研究是一项旨在确定两种或两种以上变量之间关系的研究,并根据相关系数检测一个或多个变量相关变量的程度。结果:统计数据显示,8 -10岁儿童的身体质量指数与粗略的运动能力之间存在联系。相关性分析表明,焦虑与觉质量p = 0.001 (p = 0.05)之间存在显著的联系。具有- 0699的相关系数(r),这意味着拥有适度的关系。结论:我们可以得出这样的结论:孩子的智商越低,他的运动技能就越强。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
18
审稿时长
6 weeks
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书