{"title":"Islamic-Based Digital Ethics: The Phenomenon of Online Consumer Data Security","authors":"Afriyan Arya Saputra, M. Fasa, D. Ambarwati","doi":"10.22373/share.v11i1.11167","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"This paper seeks to explain the problem of widespread consumer data theft and the significance of online consumer data privacy in a review of Islamic values-based digital ethics. This research employs a qualitative approach by reviewing a variety of books, journals, papers, and other reputable sources, which are then examined using content analytic tools. The findings of this research indicate that first and foremost, effective cybersecurity will secure customer data. Second, ethical conduct derived from Islamic beliefs will be able to deter criminal activity and data breaches against consumers. Data privacy is a fundamental right that must be maintained collectively, according to Islam. The key to combating crime and breaches in the digital environment is hence the precautionary principle of stakeholders.==========================================================================================================ABSTRAK – Etika Digital Berbasis Islam: Fenomena Keamanan Data Konsumen Online. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan fenomena maraknya pencurian data konsumen serta melihat posisi penting privasi data konsumen online dalam tinjauan etika digital berbasis nilai Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan menelaah berbagai literatur baik buku, jurnal, laporan dan sumber reliable lainnya yang kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil penelitian ini menemukan bahwa, pertama, keamanan siber yang baik akan mampu melindungi data konsumen. kedua, perilaku etis yang bersumber dari nilai Islam akan mampu mencegah kejahatan dan pelanggaran data konsumen. Ketiga, dalam Islam data privasi merupakan hak dasar yang harus dihormati secara bersama-sama. Untuk itu prinsip kehati-hatian daripara stakeholder menjadi kunci melawan kajahatan dan pelanggaran diruang digital.","PeriodicalId":31746,"journal":{"name":"Share Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Share Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.22373/share.v11i1.11167","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
Abstract
This paper seeks to explain the problem of widespread consumer data theft and the significance of online consumer data privacy in a review of Islamic values-based digital ethics. This research employs a qualitative approach by reviewing a variety of books, journals, papers, and other reputable sources, which are then examined using content analytic tools. The findings of this research indicate that first and foremost, effective cybersecurity will secure customer data. Second, ethical conduct derived from Islamic beliefs will be able to deter criminal activity and data breaches against consumers. Data privacy is a fundamental right that must be maintained collectively, according to Islam. The key to combating crime and breaches in the digital environment is hence the precautionary principle of stakeholders.==========================================================================================================ABSTRAK – Etika Digital Berbasis Islam: Fenomena Keamanan Data Konsumen Online. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan fenomena maraknya pencurian data konsumen serta melihat posisi penting privasi data konsumen online dalam tinjauan etika digital berbasis nilai Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan menelaah berbagai literatur baik buku, jurnal, laporan dan sumber reliable lainnya yang kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil penelitian ini menemukan bahwa, pertama, keamanan siber yang baik akan mampu melindungi data konsumen. kedua, perilaku etis yang bersumber dari nilai Islam akan mampu mencegah kejahatan dan pelanggaran data konsumen. Ketiga, dalam Islam data privasi merupakan hak dasar yang harus dihormati secara bersama-sama. Untuk itu prinsip kehati-hatian daripara stakeholder menjadi kunci melawan kajahatan dan pelanggaran diruang digital.
本文试图解释广泛的消费者数据盗窃问题和在线消费者数据隐私在伊斯兰价值观为基础的数字伦理审查中的意义。本研究采用定性方法,通过审查各种书籍、期刊、论文和其他有信誉的来源,然后使用内容分析工具进行检查。这项研究的结果表明,首先,有效的网络安全将确保客户数据的安全。其次,源自伊斯兰信仰的道德行为将能够阻止针对消费者的犯罪活动和数据泄露。伊斯兰教认为,数据隐私是一项必须共同维护的基本权利。因此,打击数字环境中的犯罪和违规行为的关键是利益相关者的预防原则。========================================================================================================== ABSTRAK - Etika数字Berbasis伊斯兰教:Fenomena Keamanan Konsumen在线数据。Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan现象;Penelitian Penelitian数据消费;Penelitian数据消费;Penelitian数据消费;Penelitian数据消费;Penelitian ini menggunakan方法质量分析,登干menelaah berbagai文献丛书,laporan dan期刊,可靠的lainnya yang kemudian dianalis menggunakan技术含量分析。Hasil penelitian ini menemukan bahwa, pertama, keamanan siber yang, akan mampu melindungi数据消费。kedua, perakaku etis yang bersumber dari nilai Islam akan mampu menmenegah kejahatan dan pelanggaran数据消费。Ketiga, dalam Islam数据隐私,merupakan hak dasar yang harus dihormati secara bersama-sama。Untuk prinsip kehti -hatian daripara利益相关者menjadi kunci melawan kajahatan dan pelanggaran diruang digital。