Penanganan Paraparesis Kaki Belakang pada Kucing Domestik dengan Metode Terapi Elektroakupunktur

Mudhita Zikkrullah Ritonga, Cut Nila Thasmi, Sri Wahyuni, M. Nur Salim, M. Ikhsanuddin
{"title":"Penanganan Paraparesis Kaki Belakang pada Kucing Domestik dengan Metode Terapi Elektroakupunktur","authors":"Mudhita Zikkrullah Ritonga, Cut Nila Thasmi, Sri Wahyuni, M. Nur Salim, M. Ikhsanuddin","doi":"10.29244/avi.10.1.51-57","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Paraparesis atau paresis merupakan suatu kondisi ditandai oleh lemahnya gerak badan, atau hilangnya sebagian gerakan badan atau adanya gangguan gerakan. Kucing domestik berumur ±4 bulan, berjenis kelamin jantan, ras kucing domestik campuran, warna rambut putih bercampur coklat muda, dengan berat badan 1,5 kg mengalami kelemahan pada kedua kaki belakang, tidak bisa berjalan disertai dengan kondisi tubuh yang tampak lemah serta lesu, dan tidak memberikan respon rasa sakit saat dilakukan penekanan pada regio femur dan digit sehingga menyebabkan ketidakmampuan pada kedua kaki belakang untuk mengangkat tubuh bagian belakang dengan sempurna sehingga menunjukkan adanya gangguan pada sistem saraf yang mempengaruhi anggota gerak dan muskuloskeletal. Hasil foto x-ray menunjukkan bahwa tidak adanya tulang yang fraktur dan pada organ visceral juga tidak menunjukkan perubahan ataupun kelainan yang signifikan. Namun terdapat suatu kondisi radiopaque dari perkembangan osteofit pada tulang belakang diantara L6-L7 sehingga menunjukkan diagnosa yaitu paraparesis kaki belakang. Terapi paraparesis kaki belakang pada kucing dengan metode elektroakupunktur dilakukan di titik BL-23, BL-25, BL-32 dan ST-36 pada tubuh kucing selama 4 minggu dengan durasi setiap terapi selama 15 menit yang dilaksanakan seminggu sekali selama 4 minggu. Kucing diberikan terapi Neurobion® injeksi 0,15 cc intra muscular setelah setiap terapi akupunktur dan diresepkan neurobion® sebanyak seperdelapan tablet satu kali sehari. Kesimpulannya yaitu metode terapi elektroakupunktur dengan titik akupunktur BL-23, BL-25, BL-32 dan ST-36 pada kucing yang mengalami paraparesis kaki belakang menunjukkan perkembangan yang membaik setelah dilakukannya terapi selama empat kali.","PeriodicalId":31694,"journal":{"name":"Acta Veterinaria Indonesiana","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-03-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Acta Veterinaria Indonesiana","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.29244/avi.10.1.51-57","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Paraparesis atau paresis merupakan suatu kondisi ditandai oleh lemahnya gerak badan, atau hilangnya sebagian gerakan badan atau adanya gangguan gerakan. Kucing domestik berumur ±4 bulan, berjenis kelamin jantan, ras kucing domestik campuran, warna rambut putih bercampur coklat muda, dengan berat badan 1,5 kg mengalami kelemahan pada kedua kaki belakang, tidak bisa berjalan disertai dengan kondisi tubuh yang tampak lemah serta lesu, dan tidak memberikan respon rasa sakit saat dilakukan penekanan pada regio femur dan digit sehingga menyebabkan ketidakmampuan pada kedua kaki belakang untuk mengangkat tubuh bagian belakang dengan sempurna sehingga menunjukkan adanya gangguan pada sistem saraf yang mempengaruhi anggota gerak dan muskuloskeletal. Hasil foto x-ray menunjukkan bahwa tidak adanya tulang yang fraktur dan pada organ visceral juga tidak menunjukkan perubahan ataupun kelainan yang signifikan. Namun terdapat suatu kondisi radiopaque dari perkembangan osteofit pada tulang belakang diantara L6-L7 sehingga menunjukkan diagnosa yaitu paraparesis kaki belakang. Terapi paraparesis kaki belakang pada kucing dengan metode elektroakupunktur dilakukan di titik BL-23, BL-25, BL-32 dan ST-36 pada tubuh kucing selama 4 minggu dengan durasi setiap terapi selama 15 menit yang dilaksanakan seminggu sekali selama 4 minggu. Kucing diberikan terapi Neurobion® injeksi 0,15 cc intra muscular setelah setiap terapi akupunktur dan diresepkan neurobion® sebanyak seperdelapan tablet satu kali sehari. Kesimpulannya yaitu metode terapi elektroakupunktur dengan titik akupunktur BL-23, BL-25, BL-32 dan ST-36 pada kucing yang mengalami paraparesis kaki belakang menunjukkan perkembangan yang membaik setelah dilakukannya terapi selama empat kali.
家庭猫的后腿移位治疗与电针灸治疗方法
Paraparesis是一种特征,其特征是缺乏运动或部分运动功能或运动障碍。猫公国内±4月大的时候,性别,种族混合国内猫,头发的颜色白浅棕色混合在一起,1.5公斤的体重有两个后腿的弱点,不能走路,伴随着身体状况显得软弱、无精打采的当向股骨区域和数字区域施加压力时,不会引起疼痛反应,导致两条后腿无法完全抬起后腿,这表明影响运动成员和肌肉骨骼的神经系统紊乱。x光照片显示,骨头和内脏器官没有骨折,也没有明显的变化或异常。然而,在L6-L7之间的脊椎骨发育中存在放射治疗条件,这表明诊断为后腿截瘫。用电针灸方法治疗猫的后腿移位治疗在第23点、第25点、第32点和第36点进行,持续4周,每次治疗持续15分钟。给猫治疗Neurobion®0,15毫升内肌肉注射每次针灸治疗后,处方药Neurobion®多达八分之一的平板电脑一顿饭。她的结论是电针灸方法有针灸点:23、b -25、b -32和st
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
22
审稿时长
18 weeks
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书