{"title":"JENNANG, MANAJERIAL TRADISIONAL DALAM TRADISI PERNIKAHAN BUGIS DI KECAMATAN SEGERI KABUPATEN PANGKEP","authors":"Lina Mariana, Siswati Rachman, Nur Fadny Yuliani","doi":"10.26623/JREB.V13I3.2730","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Jennang adalah istilah yang digunakan di suku Bugis untuk seorang kepala atau pengawas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model dan karakteristik manajerial tradisional yang diterapkan jennang dalam pernikahan adat Bugis di kecamatan Segeri Kabupaten Pangkep.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis data adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan sejak bulan Februari sampai dengan Oktober 2020. Setelah melakukan analisa dan pembahasan masalah, maka peneliti menyimpulkan bahwa model manajerial tradisional jennang dalam tradisi pernikahan adat Bugis di kecamatan Segeri adalah 1) menerapkan gaya kepemimpinan demokratis, 2) setiap pekerjaan dilakukan berdasarkan tradisi, 3) setiap keputusan yang diambil oleh jennang selalu mengikut pada pengalaman, 4) selalu mengarahkan dan mendorong para bawahan, 5) dalam memberikan informasi dan perintah ke bawahan selalu yang benar dan jelas, 6) memiliki kewenangan penuh untuk mengatur jumlah sumber daya yang akan digunakan, 7) model manajerial sesuai dengan teori ekonomi klasik dimana seseorang akan mencapai kepuasan jika mendapatkan upah yang tinggi. Karakteristik manajerial tradisional jennang adalah: 1) sebagai pemegang kendali agar bawahan mematuhi aturan yang telah ditetapkan sebelumnya, 2) masih memegang teguh adat, 3) memiliki sikap tegas, 3) sangat menjunjung tinggi budaya siri’ (malu).","PeriodicalId":31922,"journal":{"name":"Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2020-12-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.26623/JREB.V13I3.2730","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Jennang adalah istilah yang digunakan di suku Bugis untuk seorang kepala atau pengawas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model dan karakteristik manajerial tradisional yang diterapkan jennang dalam pernikahan adat Bugis di kecamatan Segeri Kabupaten Pangkep.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis data adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan sejak bulan Februari sampai dengan Oktober 2020. Setelah melakukan analisa dan pembahasan masalah, maka peneliti menyimpulkan bahwa model manajerial tradisional jennang dalam tradisi pernikahan adat Bugis di kecamatan Segeri adalah 1) menerapkan gaya kepemimpinan demokratis, 2) setiap pekerjaan dilakukan berdasarkan tradisi, 3) setiap keputusan yang diambil oleh jennang selalu mengikut pada pengalaman, 4) selalu mengarahkan dan mendorong para bawahan, 5) dalam memberikan informasi dan perintah ke bawahan selalu yang benar dan jelas, 6) memiliki kewenangan penuh untuk mengatur jumlah sumber daya yang akan digunakan, 7) model manajerial sesuai dengan teori ekonomi klasik dimana seseorang akan mencapai kepuasan jika mendapatkan upah yang tinggi. Karakteristik manajerial tradisional jennang adalah: 1) sebagai pemegang kendali agar bawahan mematuhi aturan yang telah ditetapkan sebelumnya, 2) masih memegang teguh adat, 3) memiliki sikap tegas, 3) sangat menjunjung tinggi budaya siri’ (malu).
Jennang是Bugis中对主管或主管的称呼。本研究的目的是找出在短期内Segeri Kabupaten Pangkep,布吉斯习俗婚姻中有望放松的传统模式和管理特征。本研究采用定性方法,数据分析方法为定性描述性。这项研究于2020年2月至10月进行。在进行分析和解决问题后,研究人员得出结论,布吉斯以塞盖里为代价结婚的传统幸福管理模式是:1)运用民主领导风格,2)根据传统完成的每一项工作,3)詹纳做出的每一个决定都遵循经验,(4) 总是指挥和推动黑社会,(5)提供信息和命令总是真实明了,(6)有充分的权力来调节要使用的资源数量,(7)一种符合经典经济理论的管理模式,在这种模式下,如果挣到高工资,就会获得满足。宁静的传统管理特征是:1)作为一个控制者,确保底层遵守以前制定的规则,2)仍然持有坚定的习俗,3)态度坚定,3)非常高质量的系列文化”(羞耻)。