{"title":"Memahami Psikologi Perkembangan Remaja sebagai Upaya Merencanakan Pelayanan Pastoral yang Peka Kesehatan Mental Remaja","authors":"Aleta Aprliana Ruimassa","doi":"10.30648/dun.v7i2.845","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Abstract. Teenage years are a phase in which humans experience significant changes in their physical, psychosocial, and spiritual aspects. If these changes are not addressed wisely and if teenagers also experience external pressures, it will certainly have an impact on mental health. Teenagers are vulnerable to mental health disorders, such as stress and depression, and even attempt to harm themselves to suicide. The Church's concern is to conduct a pastoral service that is contextual and relevant to the struggles of teenagers as members of the congregation to help teenagers' mental health by focusing on their psychological development. A literature study approach was used to analyze data on the urgency of teenage mental health as well as teenage mental health from the perspective of teenage developmental psychology. The study found that a youth-friendly pastoral service is a pastoral action that is sensitive to teenagers’ mental health.Abstrak. Masa remaja adalah sebuah fase kehidupan di mana manusia mengalami perubahan-perubahan yang signifikan dalam dirinya terkait fisik, psiko-sosial, dan spiritual. Jika perubahan-perubahan tersebut tidak disikapi dengan bijak, dan jika remaja juga mengalami tekanan-tekanan di luar dari dirinya, maka tentu akan berdampak pada kesehatan mental. Remaja akan rentan terhadap gangguan kesehatan mental seperti stres, depresi, bahkan upaya menyakiti dirinya sendiri hingga tindakan bunuh diri. Keprihatinan Gereja ialah melakukan suatu pelayanan pastoral yang kontekstual dan relevan bagi pergumulan remaja sebagai anggota jemaat dalam menolong kesehatan mental remaja dengan memperhatikan perkembangan psikologi dari remaja. Pendekatan studi pustaka digunakan untuk menganalisis data mengenai urgensi dari kesehatan mental remaja, dan juga kesehatan mental remaja dari perspektif psikologi perkembangan remaja. Kajian tersebut menemukan sebuah pelayanan pastoral yang bersahabat kepada remaja menjadi aksi pastoral yang peka akan kesehatan mental remaja.","PeriodicalId":32879,"journal":{"name":"Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-03-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.30648/dun.v7i2.845","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
Abstract
Abstract. Teenage years are a phase in which humans experience significant changes in their physical, psychosocial, and spiritual aspects. If these changes are not addressed wisely and if teenagers also experience external pressures, it will certainly have an impact on mental health. Teenagers are vulnerable to mental health disorders, such as stress and depression, and even attempt to harm themselves to suicide. The Church's concern is to conduct a pastoral service that is contextual and relevant to the struggles of teenagers as members of the congregation to help teenagers' mental health by focusing on their psychological development. A literature study approach was used to analyze data on the urgency of teenage mental health as well as teenage mental health from the perspective of teenage developmental psychology. The study found that a youth-friendly pastoral service is a pastoral action that is sensitive to teenagers’ mental health.Abstrak. Masa remaja adalah sebuah fase kehidupan di mana manusia mengalami perubahan-perubahan yang signifikan dalam dirinya terkait fisik, psiko-sosial, dan spiritual. Jika perubahan-perubahan tersebut tidak disikapi dengan bijak, dan jika remaja juga mengalami tekanan-tekanan di luar dari dirinya, maka tentu akan berdampak pada kesehatan mental. Remaja akan rentan terhadap gangguan kesehatan mental seperti stres, depresi, bahkan upaya menyakiti dirinya sendiri hingga tindakan bunuh diri. Keprihatinan Gereja ialah melakukan suatu pelayanan pastoral yang kontekstual dan relevan bagi pergumulan remaja sebagai anggota jemaat dalam menolong kesehatan mental remaja dengan memperhatikan perkembangan psikologi dari remaja. Pendekatan studi pustaka digunakan untuk menganalisis data mengenai urgensi dari kesehatan mental remaja, dan juga kesehatan mental remaja dari perspektif psikologi perkembangan remaja. Kajian tersebut menemukan sebuah pelayanan pastoral yang bersahabat kepada remaja menjadi aksi pastoral yang peka akan kesehatan mental remaja.
摘要青少年时期是人类在身体、社会心理和精神方面经历重大变化的阶段。如果不明智地处理这些变化,如果青少年也经历外部压力,肯定会对心理健康产生影响。青少年容易受到心理健康障碍的影响,如压力和抑郁,甚至试图以自杀来伤害自己。教会关注的是开展一项与青少年作为会众成员的斗争相关的牧灵服务,通过关注青少年的心理发展来帮助他们的心理健康。采用文献研究法,从青少年发展心理学的角度分析青少年心理健康的紧迫性和青少年心理健康的相关数据。研究发现,青年友好牧灵服务是一种对青少年心理健康敏感的牧灵行为。Masa remaja adalah sebuah fase kehidupan di mana manusia mengalami perubahan-perubahan yang signfikan dalam dirinya terkait fisik, psikoo - social, dan spiritual。Jika perubahan-perubahan tersebut tidak disikapi dengan bijak, dan Jika remaja juga mengalami tekanan-tekanan di luar dari dirinya, maka tentu akan berdampak pada kesehatan mental。Remaja akan rentan terhadap gangguan kesehatan精神分裂压力,抑郁,bahkan upaya menyakiti dirinya sendiri hinga tindakan bunuh diri。Keprihatinan Gereja ialah melakukan suatu pelayanan牧区yang kontekstual danerean bagi pergumulan remaja sebagai anggota jemaat dalam menolon kesehatan mental remaja dengan memperhatikan perkembangan心理学dari remaja。Pendekatan studi pustaka digunakan untuk menganalysis数据mengenai urgensi dari kesehatan mental remaja, danjuga kesehatan mental remaja, danjuga kesehatan mental remaja, danjuga kesehatan mental remaji perkembangan remaja。Kajian tersebut menemukan sebuah pelayanan pastoral yang bersahabat kepada remaja menjadi aksi pastoral yang peka akan kesehatan mental remaja。