{"title":"EARNING QUALITY AND POTENTIAL BANKRUPTCY OF ISLAMIC BANKS: INDONESIA VERSUS MALAYSIA","authors":"Grandis Imama Hendra","doi":"10.22373/share.v7i2.3370","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"This study aims to analyze the difference in earning quality and potential bankruptcy of Islamic banks before and after the adoption of IFRS and to analyze the relationship of earnings quality and potential bankruptcy to the operating cash flow of Islamic bank. Data obtained from the financial statements of 12 Islamic banks in Indonesia and 17 Islamic banks in Malaysia with financial reporting period from 2010 to 2016. Earning quality is measured by discretion of loan loss provision and the potential bankruptcy of Islamic banks is measured using the Altman z score model. The results show that the earning quality of Islamic banks did not have significant differences between before and after IFRS adoption. While Islamic banks in Malaysia have significant differences between before and after the adoption of IFRS. Islamic banks in both countries do not have the potential bankruptcy difference between before and after IFRS adoption. The earnings quality decreased when the potential bankruptcy at high levels.===================================================================Kualitas Laba dan Potensi Kebangkrutan Bank Syariah: Indonesia Versus Malaysia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kualitas laba dan potensi kebangkrutan bank syariah sebelum dan sesudah adopsi IFRS dan untuk menganalisis hubungan kualitas laba dan potensi kebangkrutan dengan arus kas operasi bank syariah. Data diperoleh dari laporan keuangan 12 bank syariah di Indonesia dan 17 bank syariah di Malaysia dengan periode pelaporan keuangan dari 2010 hingga 2016. Kualitas laba diukur dengan diskresi cadangan kerugian pembiayaan dan potensi kebangkrutan bank syariah diukur dengan menggunakan model Altman z skor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas laba bank syariah tidak memiliki perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah adopsi IFRS. Sementara bank syariah di Malaysia memiliki perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah adopsi IFRS. Bank syariah di kedua negara tidak memiliki perbedaan potensi kebangkrutan antara sebelum dan sesudah adopsi IFRS. Kualitas laba menurun ketika potensi kebangkrutan di level tinggi.","PeriodicalId":31746,"journal":{"name":"Share Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam","volume":"4 2","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2018-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"2","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Share Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.22373/share.v7i2.3370","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 2
Abstract
This study aims to analyze the difference in earning quality and potential bankruptcy of Islamic banks before and after the adoption of IFRS and to analyze the relationship of earnings quality and potential bankruptcy to the operating cash flow of Islamic bank. Data obtained from the financial statements of 12 Islamic banks in Indonesia and 17 Islamic banks in Malaysia with financial reporting period from 2010 to 2016. Earning quality is measured by discretion of loan loss provision and the potential bankruptcy of Islamic banks is measured using the Altman z score model. The results show that the earning quality of Islamic banks did not have significant differences between before and after IFRS adoption. While Islamic banks in Malaysia have significant differences between before and after the adoption of IFRS. Islamic banks in both countries do not have the potential bankruptcy difference between before and after IFRS adoption. The earnings quality decreased when the potential bankruptcy at high levels.===================================================================Kualitas Laba dan Potensi Kebangkrutan Bank Syariah: Indonesia Versus Malaysia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kualitas laba dan potensi kebangkrutan bank syariah sebelum dan sesudah adopsi IFRS dan untuk menganalisis hubungan kualitas laba dan potensi kebangkrutan dengan arus kas operasi bank syariah. Data diperoleh dari laporan keuangan 12 bank syariah di Indonesia dan 17 bank syariah di Malaysia dengan periode pelaporan keuangan dari 2010 hingga 2016. Kualitas laba diukur dengan diskresi cadangan kerugian pembiayaan dan potensi kebangkrutan bank syariah diukur dengan menggunakan model Altman z skor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas laba bank syariah tidak memiliki perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah adopsi IFRS. Sementara bank syariah di Malaysia memiliki perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah adopsi IFRS. Bank syariah di kedua negara tidak memiliki perbedaan potensi kebangkrutan antara sebelum dan sesudah adopsi IFRS. Kualitas laba menurun ketika potensi kebangkrutan di level tinggi.
本研究旨在分析采用国际财务报告准则前后伊斯兰银行盈余质量和潜在破产的差异,分析盈余质量和潜在破产与伊斯兰银行经营性现金流的关系。数据来自印度尼西亚12家伊斯兰银行和马来西亚17家伊斯兰银行的财务报表,财务报告期为2010年至2016年。盈利质量通过贷款损失准备的自由裁量权来衡量,伊斯兰银行的潜在破产使用Altman z评分模型来衡量。结果表明,采用国际财务报告准则前后伊斯兰银行的盈余质量没有显著差异。而马来西亚的伊斯兰银行在采用国际财务报告准则之前和之后存在显著差异。两国的伊斯兰银行在采用国际财务报告准则之前和之后都没有潜在的破产差异。当潜在破产处于较高水平时,盈余质量下降。=================================================================== Kualitas腊八丹Potensi Kebangkrutan银行Syariah:印度尼西亚和马来西亚。Penelitian ini bertujuan untuk menganalysis perbedaan kualitas laba and potenis kebangkrutan bank伊斯兰教,sebelum dansusuah采用IFRS, dantuk menganalysis hubunan kualitas laba and potenis kebangkrutan dengan kas operasi bank伊斯兰教。数据diperoleh dari laporan keuangan 12银行伊斯兰教印度尼西亚和17银行伊斯兰教马来西亚登根时期pelaporan keuangan dari 2010年至2016年。Kualitas laba diukur dengan diskresi cadangan kerugian pembiayaan dan poteni kekkrutan bank伊斯兰教diukur dengan menggunakan模型Altman z skor。Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas laba bank伊斯兰教,伊斯兰教,伊斯兰教,伊斯兰教,伊斯兰教,伊斯兰教,伊斯兰教,伊斯兰教,伊斯兰教,伊斯兰教,伊斯兰教和伊斯兰教,采用国际财务报告准则。马来西亚Sementara伊斯兰银行(bank ysariah di Malaysia)表示,马来西亚Sementara伊斯兰银行将采用国际财务报告准则(IFRS)。银行伊斯兰教法认为,银行可能采用国际财务报告准则,而银行可能采用国际财务报告准则。Kualitas laba menurun ketika potentisi kebangkrutan di level tinggi。