DEMOKRASI KONTESTASI PEMILU DALAM PANDANGAN ISLAM

Taufikurrahman Taufikurrahman, Aditya Satria Wijaya, M Mansur, Ahmad Wiyono
{"title":"DEMOKRASI KONTESTASI PEMILU DALAM PANDANGAN ISLAM","authors":"Taufikurrahman Taufikurrahman, Aditya Satria Wijaya, M Mansur, Ahmad Wiyono","doi":"10.35127/iqtisodina.v7i1.7507","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Demokrasi adalah sebuah sistem politik yang telah menjadi landasan bagi banyak negara di seluruh dunia dalam melaksanakan pemilihan umum. Sistem ini memberikan hak kepada rakyat untuk memilih wakil-wakil mereka, sehingga suara setiap individu dianggap bernilai dan memiliki peran penting dalam pengambilan keputusan politik. Namun, dalam konteks masyarakat Muslim, pertanyaan seputar penerapan demokrasi dan sejauh mana hal ini sesuai dengan ajaran Islam telah selalu menjadi perdebatan yang menarik. Pemilu merupakan tonggak penting dalam terciptanya demokrasi dalam suatu negara. Sebagai negara dengan pemeluk agama islam terbanyak, Indonesia memiliki tantangan tersendiri dalam menyelenggarakan pemilihan umum yang memadukan prinsip-prinsip demokrasi dengan nilai-nilai Islam. Dalam tulisan ini, penulis akan mengais informasi tentang bagaimana demokrasi islam diterapkan dalam Pemilu, dengan fokus pada perspektif Islam. Penulis akan membahas isu-isu kunci yang berkaitan dengan demokrasi dalam Islam, mengulas pandangan para ahli dan pemikir di civitas perguruan tinggi tentang pemilu, serta mengidentifikasi aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam upaya menjalankan demokrasi secara sesuai dengan nilai-nilai syariah. Diharapkan tulisan ini dapat memberikan pengetahuan lebih dalam tentang nilai demokrasi islam yang terkandung, yang meliputi As Syura, Al ‘Adalah, Al musawah, Al Amanah, Al Masuliyyah, dan Al Hurriyyah dalam pemilihan umum di Indonesia dengan mempertimbangkan nilai-nilai agama Islam yang berguna untuk khalayak umum khususnya umat muslim.","PeriodicalId":148806,"journal":{"name":"JURNAL BIOSAINSTEK","volume":"7 1","pages":"36-44"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2024-09-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"https://ejournal.kopertais4.or.id/madura/index.php/IQTISODINA/article/download/7507/4404","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"JURNAL BIOSAINSTEK","FirstCategoryId":"0","ListUrlMain":"https://doi.org/10.35127/iqtisodina.v7i1.7507","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Demokrasi adalah sebuah sistem politik yang telah menjadi landasan bagi banyak negara di seluruh dunia dalam melaksanakan pemilihan umum. Sistem ini memberikan hak kepada rakyat untuk memilih wakil-wakil mereka, sehingga suara setiap individu dianggap bernilai dan memiliki peran penting dalam pengambilan keputusan politik. Namun, dalam konteks masyarakat Muslim, pertanyaan seputar penerapan demokrasi dan sejauh mana hal ini sesuai dengan ajaran Islam telah selalu menjadi perdebatan yang menarik. Pemilu merupakan tonggak penting dalam terciptanya demokrasi dalam suatu negara. Sebagai negara dengan pemeluk agama islam terbanyak, Indonesia memiliki tantangan tersendiri dalam menyelenggarakan pemilihan umum yang memadukan prinsip-prinsip demokrasi dengan nilai-nilai Islam. Dalam tulisan ini, penulis akan mengais informasi tentang bagaimana demokrasi islam diterapkan dalam Pemilu, dengan fokus pada perspektif Islam. Penulis akan membahas isu-isu kunci yang berkaitan dengan demokrasi dalam Islam, mengulas pandangan para ahli dan pemikir di civitas perguruan tinggi tentang pemilu, serta mengidentifikasi aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam upaya menjalankan demokrasi secara sesuai dengan nilai-nilai syariah. Diharapkan tulisan ini dapat memberikan pengetahuan lebih dalam tentang nilai demokrasi islam yang terkandung, yang meliputi As Syura, Al ‘Adalah, Al musawah, Al Amanah, Al Masuliyyah, dan Al Hurriyyah dalam pemilihan umum di Indonesia dengan mempertimbangkan nilai-nilai agama Islam yang berguna untuk khalayak umum khususnya umat muslim.
从伊斯兰教的观点来看,民主是选举结果
民主是一种政治制度,为世界上许多国家的选举奠定了基础。该制度赋予人民选择代表的权利,使每个人的投票具有价值,在政治决策中发挥重要作用。然而,在穆斯林社会的背景下,关于民主的应用以及它在多大程度上符合伊斯兰教义的问题一直是一个有趣的辩论。选举是一个国家实现民主的重要里程碑。作为一个拥有最多伊斯兰教信仰的国家,印度尼西亚在组织将民主原则与伊斯兰价值观结合起来的选举方面面临着独特的挑战。在这篇文章中,作者将通过关注伊斯兰教的观点来获取如何在选举中应用伊斯兰民主的信息。作者将讨论与伊斯兰教的民主有关的关键问题,审查学院选举委员会的专家和思想家的观点,并确定按照伊斯兰教法价值观管理民主的必要方面。希望这篇文章能让我们更深入地了解伊斯兰民主的价值,包括《舒拉书》、《Al ' is》、《Al mu稻田》、《Al Amanah》、《Al Masuliyyah》和《Al Hurriyyah》在印尼的大选中所体现的伊斯兰教价值观,尤其是穆斯林。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书