Maya Dewi Kurnia, Fathur Rokhman, Rustono Rustono, Hari Bakti Mardikantoro
{"title":"","authors":"Maya Dewi Kurnia, Fathur Rokhman, Rustono Rustono, Hari Bakti Mardikantoro","doi":"10.29255/aksara.v37i2.4911.496-506","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"The purpose of this research is to identify forms of violence and marginalization against women constructed in literary narratives, and to represent how the patriarchal customary system influences the position and role of women in traditional Indonesian society. The novels Perempuan Menangis Kepada Bulan Hitam and Tarian Bumi were selected for this study based on considerations that they are works by female authors, deeply rooted in Indonesian traditions, and address women's issues. The research method employed is qualitative with Teun Van Dijk's critical discourse analysis approach. This analysis considers the dimensions of text fragments based on microstructure, superstructure, and macrostructure. The research data consist of discourse fragments that demonstrate representations of violence and marginalization against women. Subsequently, the data were analyzed using the distributional method. The results of this study reveal that in the novel Perempuan Menangis Kepada Bulan Hitam, significant discourse of violence was found, manifested in forms of physical, psychological, and symbolic violence. Meanwhile, in the novel Tarian Bumi, the more dominant element is the discourse of women's marginalization across various social, economic, and cultural aspects. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah menemukan bentuk kekerasan dan marginalisasi terhadap perempuan yang dikonstruksikan dalam narasi sastra, serta merepresentasikan bagaimana sistem adat patriarki mempengaruhi posisi dan peran perempuan dalam masyarakat tradisional Indonesia. Novel Perempuan Menangis Kepada Bulan Hitam dan Tarian Bumi dipilih untuk diteliti dengan mempertimbangkan karya perempuan, kental dengan tradisi Indonesia, dan mengangkat isu perempuan. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan analisis wacana kritis Teun Van Dijk. Analisis ini mempertimbangkan dimensi penggalan teks berdasarkan struktur mikro, superstruktur, dan struktur makro. Data penelitian berupa penggalan wacana yang menunjukkan representasi kekerasan dan marginalisasi perempuan. Selanjutnya data dianalisis dengan metode agih. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada novel Perempuan Menangis Kepada Bulan Hitam ditemukan wacana kekerasan yang signifikan yang termanifestaikan dalam bentuk kekerasan fisik, psikologis, dan simbolik. Sementara itu, pada novel Tarian Bumi yang lebih dominan adalah wacana marginalisasi perempuan dalam berbagai aspek sosial, ekonomi, dan budaya.","PeriodicalId":34523,"journal":{"name":"Aksara","volume":"37 2","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2025-12-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"https://aksara.kemendikdasmen.go.id/index.php/aksara/article/download/4911/428","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Aksara","FirstCategoryId":"0","ListUrlMain":"https://doi.org/10.29255/aksara.v37i2.4911.496-506","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
The purpose of this research is to identify forms of violence and marginalization against women constructed in literary narratives, and to represent how the patriarchal customary system influences the position and role of women in traditional Indonesian society. The novels Perempuan Menangis Kepada Bulan Hitam and Tarian Bumi were selected for this study based on considerations that they are works by female authors, deeply rooted in Indonesian traditions, and address women's issues. The research method employed is qualitative with Teun Van Dijk's critical discourse analysis approach. This analysis considers the dimensions of text fragments based on microstructure, superstructure, and macrostructure. The research data consist of discourse fragments that demonstrate representations of violence and marginalization against women. Subsequently, the data were analyzed using the distributional method. The results of this study reveal that in the novel Perempuan Menangis Kepada Bulan Hitam, significant discourse of violence was found, manifested in forms of physical, psychological, and symbolic violence. Meanwhile, in the novel Tarian Bumi, the more dominant element is the discourse of women's marginalization across various social, economic, and cultural aspects. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah menemukan bentuk kekerasan dan marginalisasi terhadap perempuan yang dikonstruksikan dalam narasi sastra, serta merepresentasikan bagaimana sistem adat patriarki mempengaruhi posisi dan peran perempuan dalam masyarakat tradisional Indonesia. Novel Perempuan Menangis Kepada Bulan Hitam dan Tarian Bumi dipilih untuk diteliti dengan mempertimbangkan karya perempuan, kental dengan tradisi Indonesia, dan mengangkat isu perempuan. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan analisis wacana kritis Teun Van Dijk. Analisis ini mempertimbangkan dimensi penggalan teks berdasarkan struktur mikro, superstruktur, dan struktur makro. Data penelitian berupa penggalan wacana yang menunjukkan representasi kekerasan dan marginalisasi perempuan. Selanjutnya data dianalisis dengan metode agih. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada novel Perempuan Menangis Kepada Bulan Hitam ditemukan wacana kekerasan yang signifikan yang termanifestaikan dalam bentuk kekerasan fisik, psikologis, dan simbolik. Sementara itu, pada novel Tarian Bumi yang lebih dominan adalah wacana marginalisasi perempuan dalam berbagai aspek sosial, ekonomi, dan budaya.
本研究的目的是确定文学叙事中构建的针对妇女的暴力和边缘化形式,并代表父权习俗制度如何影响妇女在传统印度尼西亚社会中的地位和作用。《Perempuan Menangis Kepada Bulan Hitam》和《Tarian Bumi》这两部小说之所以被选为研究对象,是因为它们是女性作家的作品,深深植根于印度尼西亚的传统,并解决了妇女问题。本文采用的研究方法是质性的,采用了戴克的批评话语分析方法。本文从微观结构、上层结构和宏观结构三个方面考虑了文本片段的维度。研究数据由话语片段组成,这些话语片段展示了对妇女的暴力和边缘化的表现。随后,采用分布法对数据进行分析。研究结果表明,在小说《Perempuan Menangis Kepada Bulan Hitam》中发现了重要的暴力话语,表现为身体暴力、心理暴力和象征暴力。与此同时,在小说《泰伦布米》中,更主要的因素是在社会、经济和文化的各个方面对女性边缘化的论述。摘要:Tujuan penelitian ini adalah menemukan bentuk kekerasan dan marginalisasi terhadap perempuan yang dikonstruksikan dalam narasi sastra,代表了亚洲的bagaimana系统和patriarki mempengaruhi posisi dan peran perempuan dalam masyarakat传统印度尼西亚。Novel Perempuan Menangis Kepada Bulan Hitam dan Tarian Bumi dipilih untuk diteliti dengan mempertimbangkan karya Perempuan, kental dengan tradisi Indonesia, dan mengangkat isu Perempuan。自适应方法的研究与应用:分析与评价。分析了各构件的结构维度,包括构造微观、超构造和构造微观。数据penelitian berupa penggalan wacana yang menunjukkan代表kekerasan dan marginalisasi perempuan。Selanjutnya数据分析登根方法。Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada小说Perempuan Menangis Kepada Bulan Hitam ditemukan wacana kekerasan yang signifikan yang termanifestaikan dalam bentuk kekerasan fisik,心理学,dan symbolik。Sementara itu,帕达小说《泰米尔纳德邦》,主要讲述社会、经济、社会等方面的问题。