Pelatihan Manajemen Pengembangan Usaha Bagi Pelaku Usaha Bakso Area Tanjung Barat, Jakarta Selatan Sebagai Upaya Pembekalan Keterampilan Wirausaha Dan Penguatan UMKM
Danial Thaib, Sachriani, Bernardus Wishman, S. Siregar, Universitas Bunda Mulia, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Matana
{"title":"Pelatihan Manajemen Pengembangan Usaha Bagi Pelaku Usaha Bakso Area Tanjung Barat, Jakarta Selatan Sebagai Upaya Pembekalan Keterampilan Wirausaha Dan Penguatan UMKM","authors":"Danial Thaib, Sachriani, Bernardus Wishman, S. Siregar, Universitas Bunda Mulia, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Matana","doi":"10.61597/jbe-ogzrp.v2i3.61","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Abstrak : Manajemen dan pengembangan bisnis adalah konsep penting yang harus diketahui oleh UMKM. Manajemen dan pengawasan keuangan yang tidak memadai dalam perusahaan dapat menyebabkan berbagai masalah yang timbul selama operasinya. Saat ini, usaha mikro, kecil, dan menengah diantisipasi untuk tetap mengikuti tren kontemporer. Dengan munculnya industri 4.0, kemahiran teknologi telah secara signifikan mempengaruhi transformasi pemberian layanan dan kemajuan UMKM dalam masyarakat.\n \nTujuan : Tujuan utama dari inisiatif ini adalah untuk meningkatkan kemampuan pembukuan keuangan pemilik bisnis, yang dapat berfungsi sebagai faktor penting ketika mencari dukungan keuangan dari lembaga pemberi pinjaman. Ini mencontohkan keterlibatan proaktif universitas melalui pengabdian masyarakat untuk membantu pengentasan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan komunal, dan mewujudkan aspirasi masyarakat. Pelaksanaan layanan tersebut dimulai dengan penyusunan proposal pengabdian masyarakat, memperoleh izin, melakukan penilaian, meningkatkan kesadaran, memberikan pelatihan, memberikan pengetahuan dasar manajemen keuangan, dan melakukan evaluasi.\n \nMetodologi : Pelaksanaan layanan tersebut dimulai dengan penyusunan proposal pengabdian masyarakat, memperoleh izin, melakukan penilaian, meningkatkan kesadaran, memberikan pelatihan, memberikan pengetahuan dasar manajemen keuangan, dan melakukan evaluasi.\n \nHasil penelitian : Akibatnya, masyarakat dapat secara efektif merumuskan laporan keuangan.","PeriodicalId":514638,"journal":{"name":"Jurnal Bisnis dan Ekonomi","volume":"10 5","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2024-07-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Bisnis dan Ekonomi","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.61597/jbe-ogzrp.v2i3.61","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Abstrak : Manajemen dan pengembangan bisnis adalah konsep penting yang harus diketahui oleh UMKM. Manajemen dan pengawasan keuangan yang tidak memadai dalam perusahaan dapat menyebabkan berbagai masalah yang timbul selama operasinya. Saat ini, usaha mikro, kecil, dan menengah diantisipasi untuk tetap mengikuti tren kontemporer. Dengan munculnya industri 4.0, kemahiran teknologi telah secara signifikan mempengaruhi transformasi pemberian layanan dan kemajuan UMKM dalam masyarakat.
Tujuan : Tujuan utama dari inisiatif ini adalah untuk meningkatkan kemampuan pembukuan keuangan pemilik bisnis, yang dapat berfungsi sebagai faktor penting ketika mencari dukungan keuangan dari lembaga pemberi pinjaman. Ini mencontohkan keterlibatan proaktif universitas melalui pengabdian masyarakat untuk membantu pengentasan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan komunal, dan mewujudkan aspirasi masyarakat. Pelaksanaan layanan tersebut dimulai dengan penyusunan proposal pengabdian masyarakat, memperoleh izin, melakukan penilaian, meningkatkan kesadaran, memberikan pelatihan, memberikan pengetahuan dasar manajemen keuangan, dan melakukan evaluasi.
Metodologi : Pelaksanaan layanan tersebut dimulai dengan penyusunan proposal pengabdian masyarakat, memperoleh izin, melakukan penilaian, meningkatkan kesadaran, memberikan pelatihan, memberikan pengetahuan dasar manajemen keuangan, dan melakukan evaluasi.
Hasil penelitian : Akibatnya, masyarakat dapat secara efektif merumuskan laporan keuangan.