Melampaui Batas Tradisi: Kritik Teks terhadap Ayat-ayat Tambahan dalam Perjanjian Baru

A. F. Lele
{"title":"Melampaui Batas Tradisi: Kritik Teks terhadap Ayat-ayat Tambahan dalam Perjanjian Baru","authors":"A. F. Lele","doi":"10.30648/dun.v8i2.1161","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Abstract. This research discusses the urgency of textual criticism in New Testament exegesis, highlighting the problem of incorrect copying, whether intentional or not, as well as dealing with theological doubts, especially regarding additional verses in several New Testament manuscripts. Using textual criticism methods, this research analyzed several controversial verses, such as Mark 16:9-20; John 5:3b-4; 7:53-8:11; 1 John 5:7b-8a; Matthew 6:13b; 17:21; 18:11. Research result showed that most of these additional verses are not found in reliable ancient manuscripts, raising doubts about their authenticity. Even though they have historical and traditional value, researchers emphasize that these additional verses are not part of God's true word and should not be considered as a guide to faith and behavior.Abstrak. Penelitian ini membahas urgensi kritik teks dalam eksegesis Perjanjian Baru, menyoroti masalah penyalinan yang salah, baik disengaja maupun tidak, serta menghadapi keraguan teologi terutama terkait ayat-ayat tambahan dalam beberapa naskah Perjanjian Baru. Melalui metode kritik tekstual, penelitian ini menganalisis beberapa ayat kontroversial, di antaranya Markus 16:9-20; Yohanes 5:3b-4; 7:53-8:11; 1 Yohanes 5:7b-8a; Matius 6:13b; 17:21; 18:11. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ayat-ayat tambahan ini tidak ditemukan dalam naskah-naskah kuno terpercaya, menimbulkan keraguan akan keasliannya. Meskipun memiliki nilai historis dan nilai tradisi, peneliti menegaskan bahwa ayat-ayat tambahan ini bukan bagian dari firman Tuhan yang sejati dan tidak boleh dianggap sebagai pegangan iman dan perilaku.","PeriodicalId":507416,"journal":{"name":"DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani","volume":"23 2","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2024-03-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.30648/dun.v8i2.1161","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Abstract. This research discusses the urgency of textual criticism in New Testament exegesis, highlighting the problem of incorrect copying, whether intentional or not, as well as dealing with theological doubts, especially regarding additional verses in several New Testament manuscripts. Using textual criticism methods, this research analyzed several controversial verses, such as Mark 16:9-20; John 5:3b-4; 7:53-8:11; 1 John 5:7b-8a; Matthew 6:13b; 17:21; 18:11. Research result showed that most of these additional verses are not found in reliable ancient manuscripts, raising doubts about their authenticity. Even though they have historical and traditional value, researchers emphasize that these additional verses are not part of God's true word and should not be considered as a guide to faith and behavior.Abstrak. Penelitian ini membahas urgensi kritik teks dalam eksegesis Perjanjian Baru, menyoroti masalah penyalinan yang salah, baik disengaja maupun tidak, serta menghadapi keraguan teologi terutama terkait ayat-ayat tambahan dalam beberapa naskah Perjanjian Baru. Melalui metode kritik tekstual, penelitian ini menganalisis beberapa ayat kontroversial, di antaranya Markus 16:9-20; Yohanes 5:3b-4; 7:53-8:11; 1 Yohanes 5:7b-8a; Matius 6:13b; 17:21; 18:11. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ayat-ayat tambahan ini tidak ditemukan dalam naskah-naskah kuno terpercaya, menimbulkan keraguan akan keasliannya. Meskipun memiliki nilai historis dan nilai tradisi, peneliti menegaskan bahwa ayat-ayat tambahan ini bukan bagian dari firman Tuhan yang sejati dan tidak boleh dianggap sebagai pegangan iman dan perilaku.
超越传统的界限:新约》补充经文的文本批判
摘要本研究讨论了新约训诂学中文本批评的紧迫性,强调了有意或无意的错误抄写问题,以及处理神学疑点的问题,特别是关于一些新约手稿中的附加经文。本研究使用文本批评方法分析了几处有争议的经文,如马可福音 16:9-20;约翰福音 5:3b-4;7:53-8:11;约翰一书 5:7b-8a;马太福音 6:13b;17:21;18:11。研究结果表明,这些额外的经文大多不见于可靠的古代手抄本中,令人对其真实性产生怀疑。尽管这些经文具有历史和传统价值,但研究人员强调,这些附加经文并非上帝真言的一部分,不应被视为信仰和行为的指南。本研究探讨了文本批评在新约训诂学中的紧迫性,强调了有意或无意的错误抄写问题,并直面神学疑惑,尤其是与一些新约手稿中的附加经文有关的问题。本研究通过文本批评的方法,分析了几个有争议的经文,包括马可福音 16:9-20;约翰福音 5:3b-4;7:53-8:11;约翰一书 5:7b-8a;马太福音 6:13b;17:21;18:11。研究结果表明,在可靠的古代手稿中找不到这些额外的经文,因此对其真实性产生了怀疑。尽管这些附加经文具有历史和传统价值,但研究人员断言,它们并非上帝真言的一部分,不应作为信仰和行为的指南。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书