Optimalisasi Persentase Berat Ekstrak Kulit Buah Nipah sebagai Green Corrosion Inhibitor dengan Variasi Suhu dan Lama Paparan

Ulikaryani Ulikaryani, U. S. Jati, Nurlinda Ayu Triwuri
{"title":"Optimalisasi Persentase Berat Ekstrak Kulit Buah Nipah sebagai Green Corrosion Inhibitor dengan Variasi Suhu dan Lama Paparan","authors":"Ulikaryani Ulikaryani, U. S. Jati, Nurlinda Ayu Triwuri","doi":"10.32497/jrm.v18i3.5063","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Penelitian sebelumnya telah diketahui bahwa ekstrak limbah kulit buah nipah (Nypa Fruticans Wurmb) memiliki potensi sebagai penghambat laju korosi pada logam. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui persentase berat ekstrak yang optimal sebagai green corrosion inhibitor dalam menghambat laju korosi pada baja karbon ASTM A36 melalui metode weight loss dan uji polarisasi potensiodinamik. Daya hambat korosi baja karbon ASTM A36 menggunakan ekstrak kulit buah nipah ditentukan pada berbagai persen berat ekstrak pada inhibitor terhadap variasi suhu dan lama paparan dengan media korosifnya. Efisiensi inhibisi meningkat dengan meningkatnya persen berat ekstraknya. Efisiensi inhibisi tertinggi berdasarkan uji weight loss sebesar 97,87% dengan laju korosi 0,00002 mpy yang diperoleh pada persentase ekstrak 15% dengan lama paparan 4 hari. Sedangkan, berdasarkan uji polarisasi potensiodinamik diperoleh laju korosi terendah terdapat pada sampel dengan persentase ekstrak 12%b/v inhibitor sebesar 1,6747 mmpy dengan efisiensi inhibisi sebesar 76,13% pada suhu 30oC. Berdasarkan hasil uji dapat pula disimpulkan bahwa semakin tinggi suhu paparan maka akan semakin meningkatkan laju korosi. Sedangkan, lama waktu paparan tidak selalu meningkatkan laju korosi pada sampel dengan inhibitor. Hal ini dimungkinkan dipengaruhi oleh efek jenuh dari adsorpsi inhibitor terhadap logam itu sendiri. Sedangkan pada sampel tanpa inhibitor selalu menunjukkan peningkatan laju korosi seiring dengan bertambahnya lama waktu paparan","PeriodicalId":167086,"journal":{"name":"Jurnal Rekayasa Mesin","volume":"76 8","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-12-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Rekayasa Mesin","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.32497/jrm.v18i3.5063","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Penelitian sebelumnya telah diketahui bahwa ekstrak limbah kulit buah nipah (Nypa Fruticans Wurmb) memiliki potensi sebagai penghambat laju korosi pada logam. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui persentase berat ekstrak yang optimal sebagai green corrosion inhibitor dalam menghambat laju korosi pada baja karbon ASTM A36 melalui metode weight loss dan uji polarisasi potensiodinamik. Daya hambat korosi baja karbon ASTM A36 menggunakan ekstrak kulit buah nipah ditentukan pada berbagai persen berat ekstrak pada inhibitor terhadap variasi suhu dan lama paparan dengan media korosifnya. Efisiensi inhibisi meningkat dengan meningkatnya persen berat ekstraknya. Efisiensi inhibisi tertinggi berdasarkan uji weight loss sebesar 97,87% dengan laju korosi 0,00002 mpy yang diperoleh pada persentase ekstrak 15% dengan lama paparan 4 hari. Sedangkan, berdasarkan uji polarisasi potensiodinamik diperoleh laju korosi terendah terdapat pada sampel dengan persentase ekstrak 12%b/v inhibitor sebesar 1,6747 mmpy dengan efisiensi inhibisi sebesar 76,13% pada suhu 30oC. Berdasarkan hasil uji dapat pula disimpulkan bahwa semakin tinggi suhu paparan maka akan semakin meningkatkan laju korosi. Sedangkan, lama waktu paparan tidak selalu meningkatkan laju korosi pada sampel dengan inhibitor. Hal ini dimungkinkan dipengaruhi oleh efek jenuh dari adsorpsi inhibitor terhadap logam itu sendiri. Sedangkan pada sampel tanpa inhibitor selalu menunjukkan peningkatan laju korosi seiring dengan bertambahnya lama waktu paparan
随着温度和暴露时间的变化优化作为绿色缓蚀剂的尼泊果皮提取物的重量百分比
先前的研究表明,尼帕果皮(Nypa Fruticans Wurmb)废弃物提取物具有作为金属缓蚀剂的潜力。因此,本研究通过失重法和电位极化测试,确定该提取物作为绿色缓蚀剂抑制 ASTM A36 碳钢腐蚀速率的最佳重量百分比。根据温度和暴露在腐蚀性介质中的时间长短的变化,确定了抑制剂中不同重量百分比的聂帕果皮提取物对 ASTM A36 碳钢的腐蚀抑制作用。抑制效率随着萃取物重量百分比的增加而提高。根据失重测试,当提取物的重量百分比为 15%、暴露时间为 4 天时,抑制效率最高,达到 97.87%,腐蚀速率为 0.00002 mpy。同时,根据电位极化测试,在 30oC 温度下,提取率为 12%b/v 的抑制剂样品的腐蚀速率最低,为 1.6747 mmpy,抑制效率为 76.13%。根据试验结果还可以得出结论:暴露温度越高,腐蚀率越高。同时,暴露时间的长短并不总能提高样品的腐蚀速率。这可能是受金属本身对抑制剂吸附饱和效应的影响。同时,随着暴露时间的延长,不含抑制剂的样品的腐蚀速率总是增加。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:481959085
Book学术官方微信