PENGARUH BENZYL AMINO PURIN (BAP) TERHADAP INDUKSI TUNASEKSPLAN TANGKAI DAUN (Petiolus) DAN TULANG DAUN (Penninervis) DUKU (Lansium domesticum Corr) PADA MEDIA MURASHIGE AND SKOOG

ARIF YACHYA, None Amin Nurokhman, Linda Novitasari, Ummi Hiras Habisukan
{"title":"PENGARUH BENZYL AMINO PURIN (BAP) TERHADAP INDUKSI TUNASEKSPLAN TANGKAI DAUN (Petiolus) DAN TULANG DAUN (Penninervis) DUKU (Lansium domesticum Corr) PADA MEDIA MURASHIGE AND SKOOG","authors":"ARIF YACHYA, None Amin Nurokhman, Linda Novitasari, Ummi Hiras Habisukan","doi":"10.36456/stigma.16.1.7248.1-9","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Buah duku (Lansium domesticum. Corr) menjadi salah satu tanaman buah yang banyak tumbuh di Indonesia, khususnya di Sumatera Selatan. Buah duku memiliki tingkat konsumsi cukup tinggi namun lama dalam proses perbanyakaannya. Perbanyakan duku secara modern menjadi salah satu upaya yang dapat digunakan dalam mengatasi masalah yang terjadi dalam pembudidayaan buah duku secara konvensional. Salah satu upaya perbanyakan duku secara modern dapat dilakukan melalui teknik kultur jaringan. Teknik kultur jaringan dapat memproduksi tanaman dalam jumlah banyak dan memiliki sifat dan karakter yang sama seperti induknya. Penelitian ini dilakukan mulai dari September 2022 – November 2022, Bertempat di ruang kultur jaringan (Tissue Culture), Laboratorium Terpadu Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif dengan metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan (0,0 ppm, 1,0 ppm, 1,5 ppm, 2,0 ppm dan 2,5 ppm) serta 5 pengulangan. Penelitian ini untuk mengetahui respon eksplan tangkai daun dan tulang daun terhadap induksi tunas pada pemberian hormon BAP. Hasil penelitian paling baik pada pemberian konsentrasi 1,0 ppm BAP dengan waktu kecepatan tumbuh pada 7 HST dengan terbentuknya tonjolan (nodul) pada permukaan atas eksplan.","PeriodicalId":89484,"journal":{"name":"Stigma research and action","volume":"145 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-06-09","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Stigma research and action","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.36456/stigma.16.1.7248.1-9","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Buah duku (Lansium domesticum. Corr) menjadi salah satu tanaman buah yang banyak tumbuh di Indonesia, khususnya di Sumatera Selatan. Buah duku memiliki tingkat konsumsi cukup tinggi namun lama dalam proses perbanyakaannya. Perbanyakan duku secara modern menjadi salah satu upaya yang dapat digunakan dalam mengatasi masalah yang terjadi dalam pembudidayaan buah duku secara konvensional. Salah satu upaya perbanyakan duku secara modern dapat dilakukan melalui teknik kultur jaringan. Teknik kultur jaringan dapat memproduksi tanaman dalam jumlah banyak dan memiliki sifat dan karakter yang sama seperti induknya. Penelitian ini dilakukan mulai dari September 2022 – November 2022, Bertempat di ruang kultur jaringan (Tissue Culture), Laboratorium Terpadu Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif dengan metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan (0,0 ppm, 1,0 ppm, 1,5 ppm, 2,0 ppm dan 2,5 ppm) serta 5 pengulangan. Penelitian ini untuk mengetahui respon eksplan tangkai daun dan tulang daun terhadap induksi tunas pada pemberian hormon BAP. Hasil penelitian paling baik pada pemberian konsentrasi 1,0 ppm BAP dengan waktu kecepatan tumbuh pada 7 HST dengan terbentuknya tonjolan (nodul) pada permukaan atas eksplan.
PENGARUH BENZYL AMINO PURIN (BAP) TERHADAP INDUKSI TUNASEKSPLAN TANGKAI DAUN (Petiolus) DAN TULANG DAUN (Penninervis) DUKU (Lansium domesticum Corr) PADA MEDIA MURASHIGE AND SKOOG
我的木瓜。Corr)成为印度尼西亚最广泛种植的水果作物之一,特别是南苏门答腊。我的集市的消耗率很高,但在攀比过程中却很长。将我的现代知识进行比较,成为传统做法中可能用于解决水果种植问题的工具之一。现代的一项尝试可以通过网络培养技术实现。组织培养技术可以生产大量的植物,具有与它们的祖先相同的性质和性格。该研究于2022年9月至2022年11月在伊斯兰大学Raden Fatah Palembang的联合实验室组织培养室进行。该研究是一种定量描述性研究,采用实验方法使用五种治疗方法(0.0 ppm, 1.0 ppm, 1.5 ppm, 2.0 ppm和2.5 pm)以及5种重复。本研究确定叶柄和叶骨对杉木激素分泌的芽诱导的分泌的总体反应。研究结果显示,在总体表层上形成凸起物的同时,最有效的浓度是1。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书