Cost Effectiveness Analysis Amlodipin dan Nifedipin pada Pasien Hipertensi Rawat Inap di Rumah Sakit Panti Waluya

Bismoko Darmo Wicaksono, None Wibowo, None Sugiyanto, Ani Riani Hasana
{"title":"Cost Effectiveness Analysis Amlodipin dan Nifedipin pada Pasien Hipertensi Rawat Inap di Rumah Sakit Panti Waluya","authors":"Bismoko Darmo Wicaksono, None Wibowo, None Sugiyanto, Ani Riani Hasana","doi":"10.36456/farmasis.v4i2.7889","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Hipertensi menjadi penyakit dengan urutan ke-3 terbesar diduinia, WHO telah mengonfirmasi bahwa hipertensi diderita lebih dari 1,13 Miliar penduduk di dunia, hal ini diduga akan terus berkembang setiap tahunnya. Pengendalian tekanan darah menjadi faktor utama untuk menurunkan jumlah penderita yang semakin meningkat, dan diperlukan berbagai upaya untuk menjadikan tekanan darah yang tinggi untuk mencapai nilai normal, salah satunya dengan menggunakan pengobatan. Terapi hipertensi seringkali membutuhkan waktu yang lama, sehingga penggunaan obat akan semakin banyak tiap harinya dan diperlukan studi farmakoekonomi terutama untuk dilakukannya analisis efektivitas biaya yang berguna untuk memberikan pengobatan yang maksimal dan pembiayaan yang terjangkau bagi pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan penggunaan obat amlodipin dan nifedipin dengan menggunakan sudut pandang rumah sakit dalam memberikan pengobatan antihipertensi untuk menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik yang dilakukan pada 154 sampel rawat inap di rumah sakit Panti Waluya di kota Malang pada tahun 2021 dan 2022. Jenis penelitian ini adalah cross sectional dan pemilihan sampel dengan purposive sampling menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi yang dilakukan selama bulan Maret sampai Mei 2023. Hasil penelitian menunjukkan amlodipin memiliki nilai ACER yang lebih rendah jika dibandingkan dengan nifedipin.","PeriodicalId":475302,"journal":{"name":"Farmasis","volume":"39 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-09-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Farmasis","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.36456/farmasis.v4i2.7889","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Hipertensi menjadi penyakit dengan urutan ke-3 terbesar diduinia, WHO telah mengonfirmasi bahwa hipertensi diderita lebih dari 1,13 Miliar penduduk di dunia, hal ini diduga akan terus berkembang setiap tahunnya. Pengendalian tekanan darah menjadi faktor utama untuk menurunkan jumlah penderita yang semakin meningkat, dan diperlukan berbagai upaya untuk menjadikan tekanan darah yang tinggi untuk mencapai nilai normal, salah satunya dengan menggunakan pengobatan. Terapi hipertensi seringkali membutuhkan waktu yang lama, sehingga penggunaan obat akan semakin banyak tiap harinya dan diperlukan studi farmakoekonomi terutama untuk dilakukannya analisis efektivitas biaya yang berguna untuk memberikan pengobatan yang maksimal dan pembiayaan yang terjangkau bagi pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan penggunaan obat amlodipin dan nifedipin dengan menggunakan sudut pandang rumah sakit dalam memberikan pengobatan antihipertensi untuk menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik yang dilakukan pada 154 sampel rawat inap di rumah sakit Panti Waluya di kota Malang pada tahun 2021 dan 2022. Jenis penelitian ini adalah cross sectional dan pemilihan sampel dengan purposive sampling menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi yang dilakukan selama bulan Maret sampai Mei 2023. Hasil penelitian menunjukkan amlodipin memiliki nilai ACER yang lebih rendah jika dibandingkan dengan nifedipin.
Panti Waluya 医院高血压住院病人使用氨氯地平和硝苯地平的成本效益分析
高血压是世界卫生组织(WHO)第三大发病率的疾病,据说每年有13亿多人患高血压。血压控制是降低患者数量的一个主要因素,需要各种各样的努力来使高血压达到正常水平,包括使用药物。高血压治疗通常需要很长时间,所以药物的使用每天都在增加,药理学研究尤其需要分析为患者提供最大治疗和负担得起的资金的有效成本。本研究的目的是比较医院在2021年和2022年在马朗市瓦卢亚医院的154个住院样本中使用抗高血压药物和抗高血压药物的使用情况,以降低他们对收缩压和舒张压的看法。本研究采用包容和排版标准在3月至2023年5月进行。研究结果表明,与硝酸盐相比,安洛迪品的亚原子得分较低。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书