ANALISIS PENERAPAN UKURAN LANE METER PADA KAPAL RO-RO DI INDONESIA

E. Ardhi, T. W. Pribadi, Riza Alfian Arief Wardana
{"title":"ANALISIS PENERAPAN UKURAN LANE METER PADA KAPAL RO-RO DI INDONESIA","authors":"E. Ardhi, T. W. Pribadi, Riza Alfian Arief Wardana","doi":"10.29122/jurnalwave.v15i2.4840","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Kapal Ro-Ro penyeberangan di Indonesia menjadikan ukuran GT sebagai patokan untuk menentukan kapasitas kendaraan yang dapat diangkut oleh kapal. Namun, ukuran GT yang digunakan belum bisa merepresentasikan kapasitas angkut sebuah kapal Ro-Ro penyeberangan, karena nilai jual kapal penyebrangan berupa luasan main deck/car deck dan berat muatan. Ukuran lane meter digunakan untuk menentukan kapasitas kendaraan yang dapat diangkut oleh kapal Ro-Ro penyeberangan. Lane meter merupakan suatu metode untuk mengukur kapasitas ruangan kapal Ro-Ro, di mana setiap unit ruang diwakili oleh panjang dan lebar dek yang secara umum memiliki ukuran 1 x 2 meter. Analisis korelasi antara ukuran utama kapal dilakukan, karena lane meter belum pernah diterapkan di Indonesia. Ukuran lane meter yang digunakan berdasarkan penerapan yang ada di Eropa dan ukuran kendaraan yang diangkut berdasarkan aturan pemerintah Indonesia. Lane meter yang digunakan dalam perbandingan adalah lane meter dengan ukuran lebar 3 meter. Perbandingan antara jumlah kapasitas kendaraan berdasarkan kapasitas lane meter dengan kapasitas saat ini menghasilkan rata-rata selisih sebesar 33, sehingga kapasitas angkut kendaraan setelah diterapkannya lane meter menjadi 67%. Load factor rata-rata seluruh kapal yang beroperasi adalah 41%, yang bernilai lebih rendah dari kapasitas rata-rata lane meter yang diestimasikan, sehingga penerapan ukuran lane meter tidak mempengaruhi tarif yang berlaku.","PeriodicalId":263381,"journal":{"name":"Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim","volume":"95 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-05-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.29122/jurnalwave.v15i2.4840","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Kapal Ro-Ro penyeberangan di Indonesia menjadikan ukuran GT sebagai patokan untuk menentukan kapasitas kendaraan yang dapat diangkut oleh kapal. Namun, ukuran GT yang digunakan belum bisa merepresentasikan kapasitas angkut sebuah kapal Ro-Ro penyeberangan, karena nilai jual kapal penyebrangan berupa luasan main deck/car deck dan berat muatan. Ukuran lane meter digunakan untuk menentukan kapasitas kendaraan yang dapat diangkut oleh kapal Ro-Ro penyeberangan. Lane meter merupakan suatu metode untuk mengukur kapasitas ruangan kapal Ro-Ro, di mana setiap unit ruang diwakili oleh panjang dan lebar dek yang secara umum memiliki ukuran 1 x 2 meter. Analisis korelasi antara ukuran utama kapal dilakukan, karena lane meter belum pernah diterapkan di Indonesia. Ukuran lane meter yang digunakan berdasarkan penerapan yang ada di Eropa dan ukuran kendaraan yang diangkut berdasarkan aturan pemerintah Indonesia. Lane meter yang digunakan dalam perbandingan adalah lane meter dengan ukuran lebar 3 meter. Perbandingan antara jumlah kapasitas kendaraan berdasarkan kapasitas lane meter dengan kapasitas saat ini menghasilkan rata-rata selisih sebesar 33, sehingga kapasitas angkut kendaraan setelah diterapkannya lane meter menjadi 67%. Load factor rata-rata seluruh kapal yang beroperasi adalah 41%, yang bernilai lebih rendah dari kapasitas rata-rata lane meter yang diestimasikan, sehingga penerapan ukuran lane meter tidak mempengaruhi tarif yang berlaku.
对印度尼西亚滚装船适用航道米尺寸的分析
印尼的轮渡船只采用GT的标准来确定车辆的运输能力。然而,使用的GT尺寸并不能代表一艘轮渡船的运输能力,因为人行横道的销售价值远远超过了主甲板的宽限率和载重。用于确定车辆的容量,以便通过轮渡。Lane表是一种测量船用roro船的舱室容量的方法,每一个单位的空间由通常大小为1×2米的甲板的长度和宽度所代表。对船舶的主要尺寸之间的相关性进行了分析,因为lane表在印尼从未实施过。欧洲使用车道表的尺寸,以及根据印尼政府规定运输车辆的尺寸。比较中使用的车道表是3米宽的车道表。基于lane表容量和当前容量的车辆数量的比较平均间隔为33条,使车辆在铺设路面后的运输能力为67%。整艘船的平均载重上限为41%,这比膨胀巷米的平均容量低,因此采用lane表表并不影响现行汇率。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:481959085
Book学术官方微信