{"title":"Penyutradaraan Lakon Citra Karya Usmar Ismail Saduran Edy Suisno","authors":"T. Larasati","doi":"10.26887/cartj.v4i2.2514","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Proses penciptaan lakon Citra karya Usmar Ismail dilakukan dengan menggunakan konsep Realisme, yakni aliran seni yang berusaha mencapai ilusi atas penggambaran kenyataan. Melalui pertunjukan realisme seorang sutradara mencoba untuk mengangkat realita kehidupan yang sebenarnya.Pertunjukan lakon Citra mengusung genre tragedi untuk menyempurnakan klimaks dalam garapan. Tragedi dikategorikan dalam drama serius dengan topik yang bermakna kemanusiaan sebagai temanya, dimana tokoh utama selalu melawan penderitaan, dan melibatkan keruntuhan atau kehancuran tokoh yang statusnya tinggi. Untuk menghadirkan tragedi lakon di atas panggung, maka seluruh tokoh harus bermain secara kolektif agar suasana kesedihan tersebut dapat dibangun secara utuh sehingga membuat penonton merasakan kesedihan dan duka yang nyata.Adapun metode penciptaan yang digunakan untuk mewujudkan garapan ke atas pangggung, melalui beberapa tahapan seperti; (1) Tahap pencarian, (2) Reading, (3) Tahap pemberian isi, (4) Tahap pengembangan, (5) Blocking,dan (6) Tahap pemantapan. Lakon Citra memiliki pesan moral yang tinggi, yang mengajarkan untuk berhati-hati dalam menaruh kepercayaan terhadap orang lain dan jangan pernah mau dibutakan oleh cinta. Apalagi sampai memberikan kehormatan kepada lelaki, dan hanya akan menimbulkan penyesalan dikemudian hari.","PeriodicalId":197568,"journal":{"name":"Creativity And Research Theatre Journal","volume":"53 1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-12-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Creativity And Research Theatre Journal","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.26887/cartj.v4i2.2514","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Proses penciptaan lakon Citra karya Usmar Ismail dilakukan dengan menggunakan konsep Realisme, yakni aliran seni yang berusaha mencapai ilusi atas penggambaran kenyataan. Melalui pertunjukan realisme seorang sutradara mencoba untuk mengangkat realita kehidupan yang sebenarnya.Pertunjukan lakon Citra mengusung genre tragedi untuk menyempurnakan klimaks dalam garapan. Tragedi dikategorikan dalam drama serius dengan topik yang bermakna kemanusiaan sebagai temanya, dimana tokoh utama selalu melawan penderitaan, dan melibatkan keruntuhan atau kehancuran tokoh yang statusnya tinggi. Untuk menghadirkan tragedi lakon di atas panggung, maka seluruh tokoh harus bermain secara kolektif agar suasana kesedihan tersebut dapat dibangun secara utuh sehingga membuat penonton merasakan kesedihan dan duka yang nyata.Adapun metode penciptaan yang digunakan untuk mewujudkan garapan ke atas pangggung, melalui beberapa tahapan seperti; (1) Tahap pencarian, (2) Reading, (3) Tahap pemberian isi, (4) Tahap pengembangan, (5) Blocking,dan (6) Tahap pemantapan. Lakon Citra memiliki pesan moral yang tinggi, yang mengajarkan untuk berhati-hati dalam menaruh kepercayaan terhadap orang lain dan jangan pernah mau dibutakan oleh cinta. Apalagi sampai memberikan kehormatan kepada lelaki, dan hanya akan menimbulkan penyesalan dikemudian hari.