{"title":"PROBLEMATIKA GURU DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TEMATIK SISWA KELAS VI SDN 34 PONTIANAK KOTA SEMESTER GANJIL TAHUN AJARAN 2021/2022","authors":"Dian Febriani, Siti Halidjah, Rio Pranata","doi":"10.26418/jppk.v11i6.55402","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mendeskripsikan problematika guru dalam pelaksanaan pembelajaran tematik siswa kelas VI Sekolah Dasar Negeri 34 Pontianak Kota. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Partisipan dalam penelitian ini yang utama yaitu guru kelas VI C dan Kelas VI E Sekolah Dasar Negeri 34 Pontianak Kota. Kepala sekolah, waka kurikulum, siswa dan staf lainnya sebagai informan tambahan yang melengkapi informasi terkait penelitian ini. Adapun dalam teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun dalam analisis data dalam penelitian ini, peneliti menggunakan analisis data Model Miles and Hubermen yang meliputi empat tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengalami kesulitan dalam menjalankan peran seorang guru sebagai korektor, inspirator, organisator, motivator, inisiator, fasilitator, pembimbing, demonstrator, pengelola kelas, mediator dan evaluator pada pembelajaran tematik. Selain itu guru juga mengalami kesulitan dalam menerapkan kompetensi pedagogik, kepribadian dan professional. Problematika lainnya yaitu dalam menerapkan prinsip-prinsip pembelajaran tematik serta dalam pengelolaan kelas. Adapun upaya mengatasi problematika guru tersebut yaitu pertama, dengan menjalin komunikasi yang baik dengan peserta didik maupun orang tua peserta didik. Kedua dengan melakukan pembaharuan dan memahami kembali bahan ajar atau materi ajar; mengikuti pelatihan dan pembekalan guru melalui KKG mandiri, mengikuti pembinaan bulanan yang dipimpin langsung oleh kepala sekolah. Ketiga, menciptakan pembelajaran yang kreatif dan inovatif serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Keempat memanfaatkan sarana dan prasarana sekolah dengan sebaik mungkin, memahami latar belakang dan karakteristik siswa, serta guru mampu menguasai strategi, menguasai media dan menguasai adminstrasi pembelajaran.Kata Kunci: Problematika Guru, Pelaksanaan, Pembelajaran Tematik","PeriodicalId":436492,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK)","volume":"8 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-06-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK)","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.26418/jppk.v11i6.55402","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mendeskripsikan problematika guru dalam pelaksanaan pembelajaran tematik siswa kelas VI Sekolah Dasar Negeri 34 Pontianak Kota. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Partisipan dalam penelitian ini yang utama yaitu guru kelas VI C dan Kelas VI E Sekolah Dasar Negeri 34 Pontianak Kota. Kepala sekolah, waka kurikulum, siswa dan staf lainnya sebagai informan tambahan yang melengkapi informasi terkait penelitian ini. Adapun dalam teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun dalam analisis data dalam penelitian ini, peneliti menggunakan analisis data Model Miles and Hubermen yang meliputi empat tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengalami kesulitan dalam menjalankan peran seorang guru sebagai korektor, inspirator, organisator, motivator, inisiator, fasilitator, pembimbing, demonstrator, pengelola kelas, mediator dan evaluator pada pembelajaran tematik. Selain itu guru juga mengalami kesulitan dalam menerapkan kompetensi pedagogik, kepribadian dan professional. Problematika lainnya yaitu dalam menerapkan prinsip-prinsip pembelajaran tematik serta dalam pengelolaan kelas. Adapun upaya mengatasi problematika guru tersebut yaitu pertama, dengan menjalin komunikasi yang baik dengan peserta didik maupun orang tua peserta didik. Kedua dengan melakukan pembaharuan dan memahami kembali bahan ajar atau materi ajar; mengikuti pelatihan dan pembekalan guru melalui KKG mandiri, mengikuti pembinaan bulanan yang dipimpin langsung oleh kepala sekolah. Ketiga, menciptakan pembelajaran yang kreatif dan inovatif serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Keempat memanfaatkan sarana dan prasarana sekolah dengan sebaik mungkin, memahami latar belakang dan karakteristik siswa, serta guru mampu menguasai strategi, menguasai media dan menguasai adminstrasi pembelajaran.Kata Kunci: Problematika Guru, Pelaksanaan, Pembelajaran Tematik