KAJIAN OBJEK WISATA SEJARAH BERDASARKAN KELAYAKAN LANSKAP SEJARAH DI KOTA PALEMBANG

Myrna Sukmaratri
{"title":"KAJIAN OBJEK WISATA SEJARAH BERDASARKAN KELAYAKAN LANSKAP SEJARAH DI KOTA PALEMBANG","authors":"Myrna Sukmaratri","doi":"10.30659/jpsa.v15i2.3071","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"ABSTRACTAs a city incorporated within the Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI), Palembang City certainly has the potential of historical and cultural assets that can be utilized as a tourist attraction. However, tourists who visit the historical attractions in Palembang is still dominated by domestic tourists and even local tourists. Though the historical tourist attraction actually has the potential to bring in more tourists when balanced with optimal development. The purpose of this study is to analyze the potential of historical attractions based on the feasibility of the historical landscape. Scoring analysis techniques used to evaluate the value of the feasibility historical landscape as a tourist attraction so the potential class is obtained. Scoring results obtained that Kawah Tengkurap and Kampung Kapitan included in the low category. Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, Makam Ki Gede Ing Suro, and Kampung Assegaf included in medium category. Meanwhile, the tourist attractions are included in the high category areBenteng Kuto Besak, Kampung Al Munawar, Taman Purbakala Kerjaan Sriwijaya, Bukit Siguntang, Museum Balaputra Dewa, and Jembatan Ampera.Keywords: History Tour, Landscape History, Palembang City  ABSTRAKSebagai kota yang tergabung di dalam Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI), Kota Palembang tentu memiliki potensi aset sejarah dan budaya yang dapat dimanfaatkan sebagai objek wisata. Namun, wisatawan yang berkunjung pada objek wisata sejarah di Palembang masih didominasi wisatawan nusantara bahkan wisatawan lokal. Padahal objek wisata sejarah tersebut sebenarnya memiliki potensi mendatangkan lebih banyak wisatawan manakala diimbangi dengan pengembangan yang optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis potensi objek wisata sejarah berdasarkan kelayakan lanskap sejarah. Teknik analisis skoring digunakan untuk mengevaluasi nilai kelayakan lanskap sejarah sebagai objek wisata sehingga didapatkan klas potensi. Dari hasil skoring didapatkan Kawah Tengkurap dan Kampung Kapitan termasuk dalam kategori rendah. Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, Makam Ki Gede Ing Suro, dan Kampung Assegaf termasuk dalam kategori sedang. Sedangkan, objek wisata yang termasuk dalam kategori tinggi yakni Benteng Kuto Besak, Kampung Al Munawar, Taman Purbakala Kerjaan Sriwijaya, Bukit Siguntang, Museum Balaputra Dewa, dan JembatanAmpera.Kata Kunci: Wisata Sejarah, Lanskap Sejarah, Kota Palembang","PeriodicalId":281694,"journal":{"name":"Jurnal Planologi","volume":"2 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2018-10-14","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"2","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Planologi","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.30659/jpsa.v15i2.3071","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 2

Abstract

ABSTRACTAs a city incorporated within the Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI), Palembang City certainly has the potential of historical and cultural assets that can be utilized as a tourist attraction. However, tourists who visit the historical attractions in Palembang is still dominated by domestic tourists and even local tourists. Though the historical tourist attraction actually has the potential to bring in more tourists when balanced with optimal development. The purpose of this study is to analyze the potential of historical attractions based on the feasibility of the historical landscape. Scoring analysis techniques used to evaluate the value of the feasibility historical landscape as a tourist attraction so the potential class is obtained. Scoring results obtained that Kawah Tengkurap and Kampung Kapitan included in the low category. Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, Makam Ki Gede Ing Suro, and Kampung Assegaf included in medium category. Meanwhile, the tourist attractions are included in the high category areBenteng Kuto Besak, Kampung Al Munawar, Taman Purbakala Kerjaan Sriwijaya, Bukit Siguntang, Museum Balaputra Dewa, and Jembatan Ampera.Keywords: History Tour, Landscape History, Palembang City  ABSTRAKSebagai kota yang tergabung di dalam Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI), Kota Palembang tentu memiliki potensi aset sejarah dan budaya yang dapat dimanfaatkan sebagai objek wisata. Namun, wisatawan yang berkunjung pada objek wisata sejarah di Palembang masih didominasi wisatawan nusantara bahkan wisatawan lokal. Padahal objek wisata sejarah tersebut sebenarnya memiliki potensi mendatangkan lebih banyak wisatawan manakala diimbangi dengan pengembangan yang optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis potensi objek wisata sejarah berdasarkan kelayakan lanskap sejarah. Teknik analisis skoring digunakan untuk mengevaluasi nilai kelayakan lanskap sejarah sebagai objek wisata sehingga didapatkan klas potensi. Dari hasil skoring didapatkan Kawah Tengkurap dan Kampung Kapitan termasuk dalam kategori rendah. Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, Makam Ki Gede Ing Suro, dan Kampung Assegaf termasuk dalam kategori sedang. Sedangkan, objek wisata yang termasuk dalam kategori tinggi yakni Benteng Kuto Besak, Kampung Al Munawar, Taman Purbakala Kerjaan Sriwijaya, Bukit Siguntang, Museum Balaputra Dewa, dan JembatanAmpera.Kata Kunci: Wisata Sejarah, Lanskap Sejarah, Kota Palembang
研究帕伦邦历史景观的可行性
【摘要】巨港市作为印尼JKPI (Jaringan Kota Pusaka Indonesia)内的一个城市,其历史和文化资产无疑具有潜力,可以作为一个旅游景点加以利用。然而,参观巨港历史景点的游客仍然以国内游客甚至当地游客为主。虽然历史旅游景点实际上有潜力带来更多的游客,当平衡与最佳发展。本研究的目的是在历史景观可行性的基础上,分析历史景点的潜力。采用评分分析的方法对历史景观作为旅游景点的可行性价值进行评价,从而得出潜在等级。得分结果得出,卡瓦登古拉和甘榜加皮列入低类别。博物馆Sultan Mahmud Badaruddin II, Makam Ki Gede Ing Suro和Kampung Assegaf被列入中等类别。与此同时,高级别的旅游景点包括本登库托贝萨、甘榜阿尔穆那瓦尔、塔曼普巴卡拉Kerjaan Sriwijaya、武吉思昆堂、巴拉普特拉杜瓦博物馆和詹巴丹安佩拉。【关键词】历史游览,景观历史,巨港市【摘要】巨港市(JKPI),巨港市(kota Palembang),巨港市(kota Palembang),巨港市(kota Palembang)尊敬的先生,尊敬的先生,尊敬的先生,尊敬的先生,尊敬的先生,尊敬的先生,尊敬的先生,尊敬的先生,尊敬的先生,尊敬的先生,尊敬的先生。Padahal objjek wisata sejarah tersebenarya memiliki potentii mendatangkan lebih banyak wisatawan manakala diimbangi dengan pengembangan yang optimal。图juan penelitian ini adalah untuk menganalis potential object wisata sejarah berdasarkan kelayakan lanskap sejarah。技术分析显示,在不同的情况下,不同的情况下,不同的情况下,不同的情况下,不同的情况下。达里哈西尔skoring didapatkan Kawah Tengkurap dan Kampung Kapitan termasuk dalam kategori rendah。博物馆Sultan Mahmud Badaruddin II, Makam Ki Gede Ing Suro, dan Kampung Assegaf termasuk dalam kategori sedang。Sedangkan, objek wisata yang termasuk dalam kategori tinggi yakni Benteng Kuto Besak, Kampung Al Munawar, Taman Purbakala Kerjaan Sriwijaya, Bukit Siguntang, Balaputra Dewa博物馆,dan JembatanAmpera。Kata Kunci: Wisata Sejarah, Lanskap Sejarah, Kota Palembang
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 求助全文
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
确定
请完成安全验证×
copy
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
右上角分享
点击右上角分享
0
联系我们:info@booksci.cn Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。 Copyright © 2023 布克学术 All rights reserved.
京ICP备2023020795号-1
ghs 京公网安备 11010802042870号
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术官方微信
小红书